Berbagai Obat Alergi Dingin yang Perlu Anda Ketahui

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Banyak orang ingin berlibur ke daerah yang dingin agar bisa menikmati kesejukan udara. Namun, nyatanya tidak semua orang bisa bebas berlibur ke tempat-tempat seperti itu karena kondisi kesehatannya. Bagi orang-orang yang memiliki alergi dingin alias urtikaria dingin, suhu rendah di lingkungan tersebut dapat memicu gejala alergi mereka kambuh. Lantas, adakah obat dokter atau obat alami yang bisa digunakan untuk mengatasi alergi dingin ketika kambuh?

Obat alergi dingin dari dokter 

Sebenarnya tidak ada satu obat yang khusus ditujukan untuk alergi dingin. Dokter biasanya dapat meresepkan kombinasi dari beberapa jenis obat alergi umum untuk menghentikan reaksinya. Terapi obat untuk alergi dingin juga dapat dikombinasikan dengan obat lainnya, misalnya obat antinyeri, obat penurun demam, atau obat pilek sesuai dengan gejala alergi yang muncul. 

Dilansir dari DermNet New Zealand, ada beberapa obat-obatan yang biasa digunakan untuk mengatasi gejala alergi dingin, yaitu:

1. Antihistamin

Antihistamin adalah obat yang paling umum digunakan untuk meredakan kulit gatal dan bengkak akibat biduran pada kasus alergi dingin. 

Beberapa contoh obat antihistamin untuk gatal biduran adalah diphenhydramine, loratadine, dan cetirizine. Antihistamin bisa didapatkan dalam bentuk tablet, krim, atau suntikan. Namun, untikan hanya diberikan pada kasus alergi yang parah.

2. Kortikosteroid sistemik

Kortikosteroid sistemik adalah obat antiradang kuat yang biasa diresepkan dokter dalam bentuk obat oral atau suntik untuk mengatasi gejala alergi dingin. Contoh obat jenis steroid sistemik adalah prednisone dan prednisolone.

Prednisone paling sering diberikan pada pagi hari untuk 2-4 minggu pertama, selanjutnya akan dilihat lebih lanjut hasilnya – apakah perlu menyesuaikan lagi dosisnya atau sudah cukup.

Penggunaan obat ini harus dikonsultasikan lebih dulu kepada dokter, sebab ada efek samping yang bisa terjadi sejak minum obat ini. Khususnya jika Anda minum dalam dosis yang tinggi (lebih dari 20 mg per hari) dalam jangka panjang.

Efek samping yang bisa ditimbulkan antara lain:

  • Gangguan tidur
  • Nafsu makan meningkat
  • Kenaikan berat badan
  • Peningkatan gula darah 2 jam setelah makan
  • Efek psikologis tertentu

3. Leukotriene antagonis

Obat ini disebut juga dengan antileukotriene, yang pada dasarnya umum digunakan dalam pengobatan asma.

Obat ini bekerja menghambat produksi zat leukotrien yang menimbulkan peradangan pada kulit berupa biduran karena alergi dingin. Antileukotriene juga memiliki manfaat lain, yakni:

  • Pengobatan alergi musiman (hay fever) yang dipicu oleh alergen dari luar seperti serbuk sari dari pohon, rumput, atau gulma.
  • Pengobatan alergi yang dipicu oleh alergen dalam ruangan seperti debu tungau, spora jamur, atau bulu binatang.

4. Omalizumab

Omalizumab atau disebut juga Xolair adalah terapi obat lini kedua untuk pengobatan biduran. Dilansir dari laman Mayo Clinic, obat ini akan diresepkan untuk orang dengan alergi dingin yang tidak berhasil menggunakan obat antihistamin atau obat steroid sistemik.

Obat ini tidak bisa digunakan sembarangan, diberikan dengan suntikan di permukaan kulit setiap 4 minggu sekali. Obat ini bisa digunakan untuk remaja dan juga orang dewasa.

5. Suntikan epinefrin

Epinefrin adalah suntikan obat darurat untuk menangani risiko fatal dari alergi dingin, yaitu syok anafilaksi. Obat ini bekerja dengan mempersempit pembuluh darah dan membuka saluran udara di paru-paru. 

Efek suntikan ini dapat mengembalikan kondisi tekanan darah rendah, sesak napas mengi, gatal-gatal kulit yang parah, dan reaksi alergi lain yang dapat mengancam jiwa. 

Meskipun jarang ditemukan kasus syok anafilaksis dari alergi dingin, namun orang yang punya riwayat alergi parah apapun wajib membawa suntikan ini kemana-mana. 

Suntikan epinefrin wajib diberikan oleh dokter alergi. Selalu periksa tanggal kedaluwarsa obat agar khasiatnya bekerja efektif ke tubuh Anda. 

Pilihan obat alami untuk mengatasi alergi dingin

Selama gejala muncul dan Anda masih dalam pengobatan, dokter biasanya menyarankan Anda untuk menghindari paparan dingin. Jika keduanya masih belum cukup membantu, Anda dapat mencoba beberapa obat alami di bawah ini untuk meredakan gejala alergi dingin:

1. Lidah buaya 

Sensasi dingin dan adem dari gel lidah buaya dapat menenangkan kulit yang gatal meradang karena alergi dingin. Sifat antiradang dari lidah buaya juga dipercaya dapat memudarkan ruam merah di kulit.  

Cara pakai lidah buaya sebagai obat alami alergi dingin mudah. Cukup dioles saja ke kulit yang gatal. Pilih yang kandungan lidah buayanya paling banyak. Pastikan juga bahwa Anda tidak alergi terhadap lidah buaya sebelum mengoleskan ke kulit yang gatal. 

2. Minyak pohon teh (tea tree oil)

Dikutip dari Medical News Today, minyak pohon teh mengandung sifat antijamur, antivirus, dan antibakteri yang diyakini bisa mengatasi gatal pada kulit akibat alergi. Minyak pohon teh juga dipercaya dapat mengurangi pembengkakan dan kemerahan pada kulit akibat peradangan alergi.

Namun perlu dicatat, tidak semua orang dengan alergi dingin bisa pakai obat alami ini. Pasalnya minyak pohon teh ini juga dapat menyebabkan dermatitis kontak pada sebagian orang.

Anda wajib konsultasi ke dokter dulu sebelum pakai obat alami ini untuk meredakan gatal. Minyak ini juga hanya boleh digunakan dengan cara dioles ke kulit, tidak diminum atau ditetes ke mata. 

3. Mandi oatmeal

Oatmeal adalah salah satu bahan alami yang bisa dijadikan obat kulit gatal karena alergi dingin. 

Gandum mengandung zat antioksidan dan antiradang yang dipercaya dapat menenangkan gatal pada kulit yang meradang. 

Anda dapat membuat bubur oatmeal dengan cara menggiling atau mem-blender gandum bersama sedikit air sampai menjadi pasta. Anda juga dapat menambahkan witch hazel ke dalam bak mandi sebagai obat alami penenang gatal saat alergi dingin. 

Berikut tata cara mandi oatmeal yang benar:

  • Tambahkan 1 cangkir tepung oatmeal ke dalam bak berisi air hangat. Ingat, harus air hangat, bukan air panas. Air panas dapat membuat kulit yang sedang gatal semakin iritasi. 
  • Campur oatmeal secara menyeluruh ke dalam air mandi.
  • Masuk ke dalam bak dan rendam tubuh Anda sepenuhnya.
  • Setelah 30 menit, bilas diri Anda dengan mandi air suhu biasa sampai bersih.

4. Quercetin

Quercetin adalah salah satu jenis zat antioksidan yang ditemukan secara alami dalam bawang bombay dan apel. Penelitian tahun 2013 dari jurnal International Immnunopharmacology menunjukkan bahwa  quercetin dapat menjadi salah satu antihistamin alami untuk alergi.

Cara kerjanya dengan menekan histamin H1 receptor dan quercetin masih harus dipancing dengan obat antihistamin kimia.

Obat alami ini baru diuji pada tikus. Meski begitu, Anda bisa mencoba makan apel atau bawang bombay setelah minum obat antihistamin untuk membantu meredakan gejala alergi dingin yang muncul. 

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Juli 9, 2018 | Terakhir Diedit: Desember 9, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca