Awas, Salah Posisi Tidur Bisa Bikin Pencernaan Terganggu

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sejak Anda kecil, Anda mungkin sudah berkali-kali diingatkan untuk tidak langsung tidur setelah makan. Banyak yang bilang, tiduran setelah makan bisa menghambat pencernaan Anda. Mungkin Anda jadi bertanya-tanya, memangnya sebesar apa sih, pengaruh posisi tidur terhadap sistem pencernaan tubuh? Ternyata, para ahli setuju bahwa posisi tidur memengaruhi pencernaan Anda. Jadi, sebelum Anda beristirahat malam ini, coba perhatikan dulu informasi berikut ini.

Bagaimana bisa posisi tidur memengaruhi pencernaan?

Sistem pencernaan Anda, mulai dari kerongkongan, usus, hingga lambung sudah dirancang sedemikian rupa untuk bekerja dengan baik jika posisi Anda duduk atau berdiri tegak. Inilah mengapa Anda tidak dianjurkan untuk langsung tidur setelah makan.

Meskipun Anda tidak langsung berbaring atau tidur sehabis makan, sistem pencernaan Anda akan tetap bekerja selama Anda tidur di malam hari. Jika Anda punya masalah pencernaan seperti penyakit asam lambung (maag), salah posisi tidur bisa memicu asam lambung untuk masuk hingga kerongkongan. Anda pun akan merasakan gejala seperti mual atau dada terasa sakit. Maka, mencari posisi tidur yang terbaik bisa membantu agar sistem pencernaan Anda tetap bekerja seperti ketika Anda sedang duduk atau berdiri.

Posisi tidur yang baik untuk mencegah masalah pencernaan

Karena posisi tidur memengaruhi pencernaan, Anda harus tahu posisi apa saja yang baik dan yang perlu dihindari. Berdasarkan sejumlah penelitian yang dilakukan para ahli dan tenaga kesehatan, ada beberapa posisi tidur yang harus dihindari kalau tak mau masalah pencernaan Anda kumat. Posisi-posisi tersebut yaitu tidur telentang tanpa bantal dan menyamping ke kanan. Sementara itu, ada tiga posisi tidur yang baik untuk mencegah gangguan pencernaan. Simak berikut ini.

Kepala diangkat

Kalau Anda habis menyantap makanan yang berat, pedas, atau memicu maag, sebaiknya Anda tidur dengan posisi kepala agak tinggi. Ganjal kepala dengan bantal sampai jarak kepala Anda dengan kasur berkisar pada 15-22 sentimeter. Anda juga bisa menyandarkan kepala ke papan sandaran tempat tidur. Dengan posisi ini, gaya gravitasi akan mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.

Tidur miring ke samping kiri

Sebuah penelitian yang dimuat dalam The Journal of Clinical Gastroenterology menguak bahwa tidur menyamping ke kiri adalah posisi terbaik untuk Anda yang punya masalah pencernaan. Ketika Anda tidur menyamping ke kiri, persimpangan antara lambung dan kerongkongan Anda akan tetap berada di atas cairan asam lambung. Sementara kalau Anda tidur menyamping ke kanan, lingkaran otot yang menahan asam lambung akan merenggang sehingga cairan asam lambung bisa mengalir ke kerongkongan.

Jika di malam hari Anda sering berganti posisi tidur, cobalah untuk mengganjal punggung dengan guling atau bantal. Dengan begitu, Anda pun jadi lebih susah untuk ganti posisi dan tidur menyamping ke kanan.

Tengkurap

Menurut seorang profesor yang juga menjabat sebagai kepala Sleep Assessment and Advisory Service di Inggris, Chris Idzikowsi, tidur tengkurap juga baik untuk mencegah berbagai keluhan seputar pencernaan Anda. Anda bisa meletakkan kedua tangan di sisi kepala supaya posisi ini jadi lebih nyaman. Namun, pastikan bahwa bantal Anda tidak terlalu tinggi kalau Anda tidur sambil tengkurap.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

Penyebab payudara sakit kerap dikaitkan dengan kanker. Namun, apakah anggapan itu benar? Bagaimana penjelasan lengkapnya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kanker Payudara, Kanker 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit