Bau Tak Sedap di 5 Bagian Tubuh Ini Bisa Mendeteksi Masalah Kesehatan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Penyebab bau badan bukan hanya karena Anda tidak mandi berhari-hari atau karena sedang berkeringat saja. Nyatanya, ada beberapa tanda masalah kesehatan yang bisa muncul lewat aroma dari macam-macam bagian tubuh Anda. Bau yang seperti apa maksudnya? Simak penjelasan yang disari dari Men’s Health berikut ini. 

Penyebab bau badan oleh kondisi kesehatan tertentu

1. Bau kaki bisa jadi kutu air

Jika sepatu, kaus kaki, dan kaki Anda terus-menerus berbau tidak sedap, bahkan tanpa Anda memakai sepatu olahraga sekalipun, Anda bisa saja mengidap kutu air. Kutu air adalah infeksi jamur yang bisa membuat kaki Anda dan daerah yang terinfeksi lainnya sangat tidak nyaman dan berbau.

Jika saat memeriksa kaki Anda, Anda melihat kulit kering dan bersisik, kemerahan, atau lecet, ini bisa menjadi tanda kutu air. Tanda lainnya termasuk lapisan keabu-abuan pucat atau kulit mati, biasanya di antara jari-jari kaki. Kulit ini mungkin juga lembab, lembut, dan sangat berbau busuk. Anda bisa mengatasinya dengan obat antijamur. Namun, jika sudah parah konsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

2. Bau feses busuk

Tidak dipungkiri kalau semua feses mengeluarkan bau yang tidak sedap. Namun, jika bau yang keluar sudah terlalu busuk dan menyengat, berarti ada yang salah dari usus Anda. Menurut dr. Ryan Ungaro, asisten profesor gastroenterologi di Mount Sinai Hospital di New York, penyebab bau dari feses ini terjadi ketika usus kecil Anda tidak menghasilkan cukup enzim yang disebut laktase. Usus jadi tidak dapat mencerna laktosa, gula yang ditemukan dalam produk susu.

Jadi ketika usus kecil Anda mencerna laktosa langsung ke usus besar Anda, tapi tidak cukup bisa mencernanya, hal ini dapat menyebabkan perut jadi kembung dan feses yang keluar berbau busuk. Hal ini juga biasa dikenal dengan intoleransi laktosa

3. Urine yang berbau menyengat bisa jadi gejala infeksi saluran kencing 

Bau khas pada urin yang sehat dan normal biasanya tidak menyengat. Namun, jika Anda mengalami infeksi saluran kencing (ISK), Anda bisa menghasilkan urine yang berbau tajam menyengat hampir berbau kimiawi, menurut Jamin Brahmbhatt, M.D., seorang ahli urologi di Orlando Health.

Biasanya hal ini terjadi setelah bakteri E. coli menyerang saluran kemih dan uretra Anda. Bakteri ini berkembang biak di kandung kemih Anda dan menyebabkan infeksi. ISK lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria. Ini karena saluran yang mengalirkan kandung kemih lebih pendek pada wanita.

4. Bau napas orang diabetes

Diabetes terjadi ketika kadar insulin bekerja tidak normal dalam tubuh Anda. Tubuh pun jadi tidak bisa menghasilkan energi untuk beraktivitas sehari-hari. Maka, tubuh akan mulai memecah asam lemak untuk bahan bakar. Sehingga tubuh akan menciptakan pembentukan zat kimia yang disebut keton dalam darah Anda.

Salah satu asam yang keluar ini bisa menjadi salah satu penyebab bau pada napas Anda, lho. Selain itu, keluarnya keton dalam tubuh Anda dapat membuat Anda muntah dan sering buang air kecil, bahkan menyebabkan tubuh Anda kehilangan cairan berlebih.

5. Napas kurang sedap juga bisa jadi tanda sleep apnea

Penyebab bau badan yang bisa dideteksi lewat napas, bisa menandakan sleep apnea. Sleep apnea juga bisa membuat Anda mendengkur berlebihan dan jadi membuat Anda bernapas melewati mulut, demikian menurut Raj Dasgupta, M.D., asisten profesor kedokteran klinis di University of Southern California.

Kondisi bernapas lewat mulut akan membuat mulut jadi kering. Maka, bakteri pun berkembang biak dengan lebih mudah di dalamnya. Tak jarang, napas pun jadi bau saat Anda bangun tidur. Gangguan tidur ini biasanya berhubungan dengan diabetes, tekanan darah tinggi, hingga penyakit jantung.

Ada baiknya segera konsultasikan ke dokter. Jika demikian benar adanya, dokter bisa merekomendasikan alat bantu napas CPAP untuk menjaga agar saluran udara tetap terbuka saat Anda tidur. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Micellar water populer di kalangan makeup artist dan pencinta produk skincare. Namun, apakah produk ini aman dan bermanfaat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

Lutut manusia bertugas untuk menopang aktivitas Anda sehari-hari. Yuk, cari tahu berbagai fakta menarik soal kesehatan lutut berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Penyebab BAB berdarah bukan cuma ambeien alias wasir saja. Darah pada feses bisa jadi pertanda adanya kanker pada salah satu organ saluran cerna Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Kanker, Kanker Lambung 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Ragam Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan yang enak, gurih, dan lebih sehat. Simak beragam resep membuat bakwan yang mudah berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Resep Sehat, Nutrisi 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit dari tikus

Hati-hati! Ini 6 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
keluar air mani

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
efek bleaching gigi

Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
mie instan atau nasi

Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit