Serba Serbi Obat Tidur yang Perlu Anda Ketahui (Plus Penyebab Kenapa Susah Tidur)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 14 menit
Bagikan sekarang

Bagi Anda yang susah tidur, mungkin Anda pernah terpikir untuk mencoba obat tidur apotek. Akan tetapi, sebelum mencoba obat ini sebaiknya pahami betul bagaimana cara kerja masing-masing obat, penyebab Anda susah tidur, bahkan efek obat tidur yang bisa terjadi. Minum obat untuk tidur tidak seperti minum air putih, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan agar obat bereaksi dengan aman dalam tubuh. Jika Anda masih ragu, Anda juga bisa menggunakan obat tidur alami, kok. Yuk simak semua ulasan tentang obat untuk tidur di bawah ini

Penyebab susah tidur

susah tidur menjelang haid

Ada banyak sekali penyebab orang susah tidur, mulai dari depresi yang berujung insomnia, stres, makanan, hingga kondisi kesehatan tubuh Anda. Berikut ini penyebab susah tidur yang bisa terjadi:

1. Stres

Stres bisa membuat Anda jadi susah tidur. Kelenjar adrenal akan melepaskan beberapa hormon yakni hormon adrenalin dan kortisol saat stres.

Hormon ini memiliki sifat membuat Anda tetap terjaga dan merasa sangat susah tidur meskipun Anda berjuang untuk melakukannya. Maka itu, mengelola stres sangat penting agar tidak membuat Anda susah tidur.

Menghilangkan stres memang hampir tidak mungkin, tetapi bagaimana Anda menempatkan diri menghadapi segala kesibukan dan tekanan stres membantu malam hari Anda lebih tenang, sehingga Anda lebih mudah untuk tidur. Stres akan memicu Anda untuk mengalami insomnia lebih mudah.

2. Depresi

Depresi adalah sebuah penyakit mental yang bisa memengaruhi suasana hati, stamina, selera makan, konsentrasi, bahkan pola tidur. Orang yang depresi akan cenderung merasa sedih dan cemas.

Kondisi ini membuat zat kimia di otak, yakni serotonin yang memengaruhi mood, emosi, dan waktu tidur jadi tidak stabil. Inilah kemudian yang membuat Anda mengalami insomnia atau susah tidur.

3. Minum kafein

Kafein adalah zat yang bisa bertahan dalam aliran darah dalam jangka waktu yang cukup lama. Kurang lebih bisa bertahan 8-14 jam setelah Anda makan atau minum sesuatu yang mengandung kafein. Setelah 8-14 jam, tubuh baru mulai menyaring kafein dalam darah.

Keberadaan kafein inilah yang membuat Anda tetap terjaga. Tidak heran kalau beberapa orang yang minum kopi setelah itu jadi susah tidur. Bahkan ada beberapa orang yang minum kopi jauh sebelum di waktu tidur, seperti di pagi hari tapi tetap merasa susah tidur pada malam harinya.

4. Perubahan hormon

Hormon reproduksi mengalami perubahan terutama pada wanita saat menstruasi, hamil, atau memasuki usia menopause. Kondisi ini semua bisa memengaruhi zat kimia di otak yang mengendalikan waktu tidur.

Rasa tidak nyaman atau sakit yang dirasakan para wanita pada fase ini pun juga membuatnya lebih susah tidur dari sebelumnya.

5. Minum alkohol

Ternyata kadar alkohol yang tinggi bisa membuat Anda susah tidur. Dilansir dalam laman WebMD, alkohol mengurangi waktu tidur dalam tahap REM, yaitu tahap ketika Anda paling pulas. Alkohol juga meningkatkan fase tidur non-REM, yang merupakan fase tidur yang tidak pulas.

Dengan begitu kualitas tidur Anda akan terganggu. Beberapa orang mengalami susah tidur sebab mudah sekali terbangun.

6. Makanan yang kurang tepat

Ternyata makanan juga bisa membuat Anda susah tidur, terutama makanan yang Anda makan sebelum tidur. Makan berlebihan atau terlalu sedikit bisa mengganggu waktu tidur Anda.

Selain itu, makan malam terlalu dekat dengan waktu tidur bisa membuat Anda merasa tidak nyaman. Sebab, bisa terjadi naiknya (refluks) makanan dari lambung kembali ke kerongkongan. Ini yang membuat seperti ada rasa terbakar, nyeri, atau batuk-batuk sebelum tidur.

Jika seperti itu kondisinya, tentu akan membuat Anda semakin susah tidur dan mengurangi waktu istirahat yang seharusnya.

Obat tidur alami untuk mengatasi susah tidur

manfaat teh chamomile

Alih-alih langsung menggunakan obat untuk tidur secara medis, Anda bisa mencoba dahulu obat tidur alami. Perlu Anda ketahui bahwa obat berbahan kimia, memiliki efek samping yang akan memengaruhi tubuh Anda. Maka itu, coba beberapa obat alami dahulu. Ini beberapa obat tidur alami yang bisa Anda gunakan saat mengalami susah tidur:

1. Chamomile

Chamomile adalah salah satu obat tidur alami yang bisa Anda gunakan dan temukan dengan mudah. Pasalnya, di pasaran chamomile banyak tersedia dalam bentuk teh, ekstrak atau salep topikal.

Anda bisa menggunakan chamomile sebelum tidur untuk mengatasi insomnia atau susah tidur yang Anda alami.

2. Akar valerian

Akar valerian tanaman herbal asli dari benua Eropa ini juga bisa menjadi obat tidur alami Anda. Beberapa ahli mengatakan bahwa mengonsumsi 300-900 mg akar valerian sebelum tidur dapat menimbulkan rasa kantuk lebih cepat, sekaligus valerian juga meningkatkan kualitas tidur Anda.

Dilansir dalam American Journal of Medicine tahun 2015, asupan valerian dalam jangka pendek masih tergolong aman dan jarang peserta pada penelitian ini yang mengeluh akan efek samping yang serius.

3. Makanan yang memicu produksi melatonin

Makanan yang bisa memicu produksi melatonin seperti kacang almond, kacang walnut, susu, keju, yogurt, buah ceri, selada, ikan tuna bisa jadi obat tidur alami Anda agar tidak susah tidur. Meningkatnya kadar melatonin dalam otak bisa mempercepat Anda untuk tidur.

4. Makanan yang mengandung magnesium

Magnesium adalah mineral penting di dalam tubuh yang membantu fungsi kerja otak dan jantung. Selain itu, mineral magnesium juga memiliki efek relaksasi yang bisa mengatur jam biologis Anda, termasuk jam tidur Anda.

Sementara itu, penelitian lainnya menemukan bahwa orang yang kekurangan kadar magnesium cenderung mengalami gangguan tidur seperti insomnia.

Magnesium termasuk obat tidur alami yang mudah ditemukan dalam kacang-kacangan, alpukat, susu, bayam, brokoli, sawi hijau, serta ikan.

5. Lavender

Bunga cantik berwarna ungu ini memiliki aroma khas yang unik dan menenangkan. Tidak heran kalau lavender banyak dimanfaatkan sebagai aroma terapi untuk menenangkan tubuh sekaligus mempercepat tidur. Bahkan beberapa mengungkapkan bahwa mencium aroma lavender 30 menit sebelum tidur bisa membantu meningkatkan kualitas tidur Anda.

Maka itu, obat tidur alami satu ini bisa jadi pilihan praktis yang diletakan di dalam kamar Anda. Menghirup aroma terapi lavender dalam kamar juga mengharumkan ruangan tidur Anda.

Obat tidur apotek (Obat tanpa resep)

penyebab mata kering

Jika obat tidur alami tak mempan, Anda bisa menggunakan obat yang membuat Anda mengantuk tanpa resep dokter. Meskipun bisa didapatkan tanpa resep, obat untuk tidur dari apotek ini tidak boleh digunakan dalam jangka waktu lama dan dosis berlebihan.

Obat tidur apotek ini hanya bisa digunakan dalam jangka waktu pendek sekitar 7 hari. Baca anjuran pakai obat tidur apotek ini sebelum Anda menggunakannya, dan ikuti instruksinya dengan baik. Sebab, jika tidak obat tidur apotek ini bisa mengubah metabolisme tubuh Anda dan gaya hidup Anda.

Obat tidur apotek yang bisa Anda dapatkan yakni:

  • Diphenhydramine (dengan nama merek obat tidur apotek  Nytol, Sominex, Sleepinal, Compoz, Excerdin PM, Tylenol PM)
  • Doxylamine (dengan nama merek obat tidur apotek Unisom, Nighttime, Sleep aid)

Beberapa merek obat tidur ini memiliki kandungan antihistamin dengan pereda rasa sakit acetaminophen. Kandungan antihistamin ini memberikan berbagai macam efek samping obat tidur yang perlu Anda waspadai.

Adakah obat untuk tidur lainnya selain obat tidur apotek?

terlalu banyak minum obat

Selain obat tidur apotek yang Anda beli tanpa resep, ada beberapa obat tidur yang memang diresepkan dari dokter. Umumnya dokter menggunakan obat tidur menggunakan pil GABA.

Pil ini bekerja pada reseptor GABA di otak yang mengontrol rasa kantuk dan rileks. Obat-obatan yang tergolong dalam obat GABA adalah:

  • Ambien (zolpidem tartrate)
  • Ambien CR (zolpidem tartrate)
  • Lunesta (eszopiclone)
  • Sonata (zaleplon)

Obat yang bekerja pada reseptor GABA di otak ini tidak memengaruhi semua reseptor, karena itu, obat tidur jenis ini dianggap lebih aman dibandingkan obat tidur benzodiazepin, yakni obat tidur yang sudah ada sejak dulu.

Obat tidur jenis GABA ini juga memiliki efek samping yang lebih rendah. Pada kebanyakan orang pengguna obat tidur ini, GABA diproses lebih cepat dalam tubuh sehingga di pagi hari ketika bangun efeknya sudah tidak terlalu terlihat.

Selain itu, ada juga obat tidur terbaru yang digunakan untuk mengatasi susah tidur. Obat ini adalah Ramelteon (Rozerm). Ramelteon akan memengaruhi langsung jam biologis tubuh termasuk siklus tidur dan bangun seseorang.

Siklus tidur bangun seseorang dikendalikan oleh bagian otak yang disebut dengan hipotalamus. Ramelton akan mengikat reseptor melatonin di area hipotalamus ini untuk mendorong Anda agar lekas tertidur.

Karena efek Ramelton ini hanya pada satu bagian otak, obat tidur ini memiliki sedikit efek samping dibandingkan obat lain yang bertindak lebih umum ke beberapa bagian otak.

Akan tetapi ini bukan berarti tidak ada ketergantungan sama sekali, ketergantungan tetap bisa terjadi pada obat ini namun keparahannya cenderung lebih rendah.

Apa saja efek obat tidur yang bisa muncul?

obat tidur alami

Efek obat tidur apotek yang mengandung antihistamin paling umum adalah menyebabkan sakit kepala dan mudah lupa. Selain itu, efek obat tidur apotek yang mengandung antihistamin jika digunakan dalam dosis dan jangka waktu yang salah akan menimbulkan:

  • Mengantuk berat pada keesokan harinya
  • Membuat penggunanya merasa ada kejanggalan dalam hidupnya
  • Konstipasi
  • Sulit berkemih (sulit mengeluarkan urine)
  • Mulut dan tenggorokan yang kering
  • Mual

Maka itu, meskipun obat untuk tidur dari apotek bisa dibeli bebas, Anda perlu sangat berhati-hati dengan efek obat tidur ini.

Bukan hanya obat tidur yang mengandung antihistamin saja yang menimbulkan efek samping, secara keseluruhan efek obat tidur lainnya juga bisa terjadi jika tanpa kontrol dokter. Berikut ini efek obat tidur lainnya:

1. Meningkatnya risiko kematian dan kecelakaan

Mengonsumsi obat tidur apotek atau obat tidur berdasarkan resep dokter membuat tubuh terbiasa dengan reaksi obat sebelum tidur. Jika Anda mengonsumsi obat tidur lebih dari dosis yang disarankan, akan menimbulkan tekanan pada sistem pernapasan sehingga menimbulkan risiko kematian. Ini adalah efek obat tidur yang paling berbahaya.

Efek mengantuk pada obat tidur juga perlu dijadikan pertimbangan jika Anda akan mengemudi. Pasalnya, efek mengantuk pada keesokan harinya yang timbul setelah minum obat tidur meningkatkan risiko kecelakaan di jalan.

2. Gangguan tidur

Efek obat untuk tidur lainnya adalah menimbulkan berbagai gangguan dalam tidur Anda, seperti mengigau, atau tidur sambil berjalan.

3. Hilang keseimbangan

Efek samping lainnya adalaha menumpulkan sensor sistem saraf pada kaki. Padahal kaki berfungsi penting untuk menopang tubuh dan menjaga tubuh tetap seimbang.

Maka itu efek obat tidur apotek atau obat tidur lainnya bisa membuat Anda lebih mudah terjatuh. Efek obat ini akan lebih berisiko pada lansia yang meminum obat tidur.

Bagaimana cara kerja obat untuk tidur?

penataan kamar

Secara garis besar, ada dua jenis obat untuk tidur, yang pertama adalah obat tidur ringan, yang memberikan rasa kantuk. Yang kedua, adalah obat tidur kuat yang dibuat khusus sebagai alat bantu agar orang yang mengalami kesulitan tidur bisa tertidur dengan jauh lebih mudah.

Cara kerja obat untuk tidur ini sangat memengaruhi kerja otak untuk memicu rasa kantuk.

Cara kerja obat untuk tidur yang ringan sebenarnya tidak langsung membuat Anda merasa ngantuk. Rasa kantuk ini akan muncul setelah obat ini sudah diminum dan dicerna dalam tubuh. Reaksi kantuk yang ditimbulkan ini merupakan efek samping dari reaksi obat dalam tubuh.

Sementara itu, cara kerja obat untuk tidur kategori berat adalah memengaruhi reseptor GABA (gamma-aminobutyric acid) di otak yang bertanggung jawab untuk menghambat fungsi sistem saraf.

Terhambatnya fungsi sistem saraf akan merangsang rasa kantuk atau rasa relaksasi dalam tubuh, sehingga orang yang meminum obat untuk tidur ini mengantuk. Obat jenis ini membantu seseorang untuk tidur lebih cepat dibandingkan dengan obat tingkat ringan.

Lakukan kebiasaan ini sebelum tidur untuk mengurangi penggunaan obat untuk tidur

minum kopi sebelum tidur siang

Penggunaan obat untuk tidur bukan satu-satunya cara mengatasi susah tidur yang Anda alami. Berikut ini beberapa kebiasaan tidur yang baik agar Anda tidak mengalami susah tidur:

  • Tidak minum kafein
  • Hindari alkohol dan nikotin 3 jam sebelum tidur
  • Gunakan kamar tidur hanya untuk beristirahat agar Anda tidak mudah terganggu dan memikirkan banyak hal
  • Olahraga secara teratur, selesaikan beberapa jam sebelum tidur
  • Selesaikan makan Anda setidaknya 2-3 jam sebelum tidur
  • Ciptakan lingkungan tidur yang tenang dari suara bising, cahaya yang terlalu mencolok mata, dan suhu ekstrem (terlalu dingin atau terlalu panas)

Jangan main-main, ini cara mengonsumsi obat untuk tidur dengan aman

minum air putih sebelum tidur

Segala obat untuk tidur bisa membuat ketergantungan, dan efek samping yang sangat mungkin mengganggu kondisi normal tubuh Anda.

Saat Anda mulai menggunakan obat untuk tidur, lalu selanjutnya tidak menggunakannya lagi, ini membuat Anda cemas dan jadi susah tidur, meskipun sebenarnya fisik tidak membutuhkannya lagi tetapi psikis masih menginginkannya.

Jika rasa ketergantungan ini jadi semakin parah, konsultasikan ke dokter Anda segera. Apalagi jika Anda sudah mengonsumsi obat untuk tidur dalam jangka waktu lama, jangan pernah berhenti tiba-tiba.

Temui dokter Anda untuk berhenti menggunakan obat untuk tidur dan mengurangi efek obat tidur.

Maka itu, Anda tidak bisa menggunakan obat untuk tidur sembarangan. Berikut ini hal yang perlu Anda perhatikan saat minum obat tidur:

  • Perhatikan segala efek samping yang muncul, catat, dan laporkan semua efek samping yang Anda rasakan pada dokter.
  • Jangan menambah, mengurangi, atau mengubah jumlah pil tanpa saran dari dokter. Sebab dosis yang berlebihan bisa membuat Anda merasa tremor dan grogi di hari keesokannya.
  • Jangan mencampur penggunaan obat untuk tidur dari resep dokter dengan obat dari toko.
  • Jangan beraktivitas setelah mengonsumsi obat, misalnya berkendara, makan, atau mengoperasikan alat berat.
  • Konsumsi obat dilakukan 20 sampai 30 menit sebelum tidur.
  • Jangan mencampurkan obat untuk tidur dengan alkohol atau obat sedatif lain.
  • Jika tanpa obat dokter, sebaiknya gunakan dosis yang paling rendah. Setelah itu, lihat efek obat tidur yang Anda minum setelahnya.
  • Penggunaan obat untuk tidur yang aman adalah ketika Anda tidur setidaknya 7-8 jam sehari. Kalau tidak, Anda akan merasakan kantuk yang sangat berat di keesokan harinya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit