home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Cara Mencegah Emfisema yang Harus Dilakukan

Cara Mencegah Emfisema yang Harus Dilakukan

Emfisema adalah penyakit yang merusak kantung udara (alveolus) di dalam paru-paru. Penyakit ini membuat penderitanya kesulitan saat menarik atau mengembuskan napas. Mengingat sifatnya yang tidak bisa disembuhkan, maka akan lebih baik bila Anda melakukan pencegahan terhadap emfisema.

Cara mencegah emfisema

Emfisema merupakan penyakit progresif, artinya penyakit ini tidak terjadi secara mendadak. Banyak orang-orang dengan penyakit ini tidak menyadari bahwa telah ada kerusakan pada paru-paru dalam tubuh mereka yang terjadi selama bertahun-tahun.

Penyakit ini diawali dengan gejala sesak napas dan kelelahan yang mudah disalahartikan sebagai kondisi lainnya. Karena gejalanya sering tidak terdeteksi, biasanya pasien baru mencari pengobatan setelah sebagian dari paru-paru mereka rusak.

Emfisema sangat berisiko membahayakan kesehatan Anda. Namun, Anda bisa melakukan berbagai langkah pencegahan emfisema seperti di bawah ini.

1. Berhenti merokok

Perlu Anda ketahui, sekitar 80-90% dari total kasus emfisema yang dilaporkan disebabkan oleh rokok.

Sebatang rokok mengandung ribuan bahan kimia yang berbahaya. Racun dalam asap rokok dapat melemahkan pertahanan paru-paru terhadap infeksi, mempersempit saluran udara, menyebabkan pembengkakan di saluran udara, dan menghancurkan kantung udara.

Maka dari itu, salah satu cara yang terbaik untuk mencegah emfisema adalah dengan berhenti merokok atau tidak memulainya sama sekali. Coba untuk alihkan keinginan merokok dengan mengunyah permen atau melakukan aktivitas lain seperti berolahraga

Bila perlu, Anda juga bisa berkonsultasi kepada dokter mengenai alternatif atau obat yang bisa membantu Anda dari kecanduan nikotin.

2. Hindari asap rokok

Tak mesti jadi perokok aktif, Anda yang tidak merokok atau perokok pasif juga bisa berisiko terkena penyakit emfisema bila terus-terusan terkena paparan asapnya dari orang lain.

Anda bisa mencegah paparannya dengan membuat aturan bebas asap rokok pada mobil pribadi dan rumah. Beri pengertian pada orang lain untuk mengikuti aturan ini. Jangan sediakan asbak di rumah.

Saat bepergian ke luar rumah, pilihlah restoran, tempat perbelanjaan, atau tempat rekreasi yang bebas asap rokok bila memungkinkan.

Jika Anda tinggal atau bekerja dengan rekan yang merokok, mintalah pada mereka untuk tidak merokok di dekat Anda. Gunakan kipas angin dan biarkan jendela tetap terbuka.

3. Hindari polusi udara

Cara selanjutnya, Anda bisa mencegah emfisema dengan menghindari paparan polusi udara. Selain kebiasaan merokok, paparan terhadap polusi udara juga dapat menjadi faktor risiko emfisema.

Terutama bila Anda tinggal di kota-kota besar, Anda mungkin perlu melihat AQI (air quality index) untuk mengetahui tingkatan polusi udara. Bila polusi udara sedang tinggi, batasi kegiatan di luar ruangan.

Jika Anda benar-benar harus keluar rumah, pakai masker untuk menghalangi debu polusi udara agar tidak terhirup masuk ke saluran pernapasan.

4. Rutin membersihkan rumah secara menyeluruh

Hati-hati, debu yang menempel dan terhirup bisa membahayakan kesehatan pernapasan Anda, lho. Sebagai pencegahan emfisema, pembersihan rumah yang menyeluruh secara rutin sangatlah penting.

Bersihkan permukaan benda, furnitur, dan linen secara teratur. Ganti sprei tidur setidaknya dua minggu sekali. Untuk membersihkan karpet, gunakan alat penyedot debu yang telah dilengkapi dengan filter udara.

Selain itu, Anda juga harus menjaga kelembapan udara di rumah di bawah 50 persen. Sebab, tungau, debu, dan jamur senang tumbuh di ruangan yang sangat lembap.

Gunakan ventilasi pembuangan di kamar mandi sebelum dan sesudah mandi, biarkan jendela terbuka agar pertukaran udara berjalan dengan baik.

5. Konsumsi makanan yang bergizi

Bagi orang-orang yang memiliki penyakit paru-paru, kombinasi nutrisi yang tepat dapat membantu mereka untuk bernapas lebih mudah.

Tak hanya untuk pasien yang sedang sakit, makan makanan yang bergizi juga dapat memberikan dampak yang baik bagi Anda yang masih sehat.

Demi menjaga kesehatan paru-paru Anda, konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti roti gandum, buah-buahan, dan sayuran segar. Pilih lemak tak jenuh seperti minyak canola atau minyak jagung.

Pertimbangkan juga untuk mengonsumsi suplemen tambahan guna bantu menjaga daya tahan tubuh Anda.

Dengan melakukan berbagai cara untuk mencegah emfisema, Anda tak hanya menghindari penyakitnya tetapi juga menjaga kesehatan Anda secara keseluruhan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

COPD Causes and Risk Factors. (2021). American Lung Association. Retrieved 4 October 2021, from https://www.lung.org/lung-health-diseases/lung-disease-lookup/copd/what-causes-copd

Smoking and COPD. (2019). MedlinePlus Medical Encyclopedia. Retrieved 4 October 2021, from https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000696.htm

Air Pollution. (2020). Family Doctor. Retrieved 4 October 2021, from https://familydoctor.org/air-pollution/

Why COPD Sufferers Should Keep A Clean Home. (n.d.). National Emphysema Foundation. Retrieved 4 October 2021, from http://www.emphysemafoundation.org/index.php/about-uss/privacy/83-copd-emphysema-articles/480-why-copd-sufferers-should-keep-a-clean-home

Nutrition and COPD. (n.d.). American Lung Association. Retrieved 4 October 2021, from https://www.lung.org/lung-health-diseases/lung-disease-lookup/copd/living-with-copd/nutrition

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Winona Katyusha Diperbarui 27/10/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.