Cara Jitu Mengatasi Mengi (Napas Berbunyi), Tanpa Obat-obatan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17/06/2020 . 7 menit baca
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda mendengar istilah mengi? Mengi, atau yang disebut juga dengan wheezing, adalah suara khas yang dihasilkan ketika udara mengalir melalui saluran napas yang menyempit. Suara mengi, yang terdengar seperti siulan yang sangat lirih, akan jadi semakin keras saat Anda menghembuskan atau menghirup napas.

Tanpa Anda sadari, munculnya kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa Anda mengalami masalah pernapasan, seperti alergi, asma, bronkitis, dan pneumonia. Pelajari berbagai cara mengatasi mengi dalam ulasan berikut ini.

Apa penyebab terjadinya mengi?

Umumnya, suara mengi terjadi ketika ada penyumbatan atau penyempitan pada saluran pernapasan. Selain itu, penyempitan pada pita suara juga bisa memicu terdengarnya mengi. Suaranya bisa saja bervariasi, tergantung pada bagian sistem pernapasan mana yang tersumbat atau menyempit.

Jika masalahnya terletak pada sistem pernapasan bagian atas, suara yang muncul mungkin akan terdengar lebih serak atau kasar. Sementara itu, bila sistem pernapasan bagian bawah yang terdampak, Anda akan mendengar suara mengi yang lebih menyerupai siulan.

Lalu, apa penyebab dari tersumbatnya saluran pernapasan? Biasanya, penyebab paling umum dari mengi berulang adalah asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Pasalnya, penyakit-penyakit tersebut menyebabkan penyempitan dan kejang otot (bronkospasme) di saluran udara kecil paru-paru Anda.

Selain kedua penyakit tersebut, ada beberapa kondisi kronis lainnya yang dapat menjadi pemicu dibalik sesak napas yang menyebabkan mengi, seperti:

  • emfisema
  • refluks asam lambung (GERD)
  • penyakit jantung
  • penyakit paru-paru
  • sleep apnea

Kondisi ini juga bisa jadi pertanda adanya penyakit akut lain, yang meliputi:

  • bronkitis
  • pneumonia
  • infeksi saluran pernapasan
  • reaksi dari merokok
  • menghirup zat asing
  • anafilaksis

Untuk mengetahui penyebab mengi, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui seberapa sering dan penyebab terjadinya.

Siapa saja yang lebih berisiko mengalami kondisi ini?

Siapa saja, mulai dari bayi hingga lansia, dapat mengalami kondisi ini. Namun, tentunya ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami mengi.

Kondisi ini sering kali ditemukan pada anak-anak yang menderita asma. Selain itu, mengi juga cukup umum terjadi pada bayi. Menurut Cleveland Clinic, sekitar 25 hingga 30 persen bayi mengalami kondisi ini pada 1 tahun pertama hidupnya.

Salah satu alasan mengapa kondisi ini banyak dialami oleh bayi adalah bentuk saluran pernapasannya yang lebih kecil. Ditambah lagi, anak-anak berusia di bawah 2 tahun lebih rentan terkena kondisi yang disebut dengan bronkioltis. Kondisi ini disebabkan oleh infeksi virus pada saluran pernapasan, sehingga mengi dapat terjadi.

Pada usia dewasa, orang-orang yang aktif merokok serta menderita penyakit kronis akan lebih mudah mengalami kondisi ini.

Cara mengatasi mengi tanpa obat

Mengi yang muncul tiba-tiba tentu membuat Anda merasa terganggu. Namun, tidak perlu khawatir karena Anda bisa mencegah dan mengatasi mengi dengan cara-cara di bawah ini.

1. Oleskan minyak esensial di dada

minyak esensial untuk flu

Beberapa minyak esensial (essential oil) diketahui dapat mengurangi kambuhnya mengi. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan yang efektif justru pada saat mengi belum kambuh. Beberapa minyak esensial yang diketahui bermanfaat adalah minyak daun mint, minyak kayu putih, minyak bunga lavender, dan minyak cengkeh.

Berikut adalah tips dalam memakai minyak esensial:

  • Campurkan dua tetes minyak essensial ke dalam seperempat cangkir takar carrier oil yang akan mengencerkan essential oil.
  • Balurkan di dada dan hirup selama 15-20 menit, kemudian lap hingga bersih dari dada Anda. Khusus minyak lavender dan minyak kayu putih, campurkan 2-3 tetes minyak ke dalam baskom berisi air panas.
  • Posisikan wajah Anda di atas air (dengan mata terpejam supaya tidak iritasi) tanpa menyentuh air. Kemudian tutup kepala Anda dengan handuk sehingga seluruh uap masuk ke dalam saluran pernapasan Anda.

Akan tetapi, beberapa orang terlalu sensitif pada bau-bau tertentu dan justru dapat memicu mengi. Jadi gunakan dengan hati-hati dan hentikan pemakaian apabila gejala bertambah parah.

2. Mandi air hangat

ablutophobia adalah

Anda juga bisa meletakkan handuk hangat di dada Anda selama sekitar 30 menit lalu mandi air hangat selama 15 menit. Panas dan uap dari air hangat yang Anda gunakan dapat membantu melegakan pernapasan.

Selain itu, hal ini juga akan membuat tubuh Anda rileks dan lebih nyaman, terutama kalau Anda mandi air hangat sebelum tidur. Anda jadi bisa tidur lebih nyenyak tanpa bunyi napas yang mengganggu.

3. Menggunakan humidifier

minyak esensial untuk bayi

Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi bunyi-bunyian ketika Anda bernapas adalah menggunakan humidifier. Alat ini berguna untuk memperlancar pernapasan Anda, terutama jika Anda berada di ruangan atau lingkungan yang terlalu kering.

Ditambah lagi, Anda juga bisa menambahkan beberapa tetes minyak esensial ke dalam alat humidifier Anda untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Namun, pastikan Anda cek terlebih dahulu apakah humidifier yang Anda miliki dapat digabungkan dengan minyak esensial atau tidak.

4. Minum minuman hangat

minum kopi saat sahur

Mengi juga bisa Anda redakan dengan minum minuman dengan temperatur hangat. Dengan menyesap minuman hangat, saluran pernapasan Anda akan lebih rileks dan suara mengi pun dapat berkurang.

Anda bisa menambahkan berbagai macam bahan ke dalam minuman Anda, mulai dari teh hijau, madu, hingga susu. Sebuah penelitian pada tahun 2017 menunjukkan bahwa mengonsumsi madu 2 kali sehari dapat membantu meringankan penyumbatan pada tenggorokan.

5. Melakukan latihan pernapasan

bernapas berlebihan hiperventilasi

Orang-orang yang menderita PPOK, bronkitis, asma, atau penyakit pernapasan lainnya tentu sudah tidak asing dengan gejala mengi. Maka itu, latihan pernapasan sangat dianjurkan untuk dilakukan, terutama bagi mereka yang mengidap penyakit-penyakit di atas.

Umumnya, teknik pernapasan terdiri dari menarik napas dalam-dalam, bernapas seperti biasa, kemudian menghembuskan napas. Dokter Anda bisa membantu memberikan pilihan teknik pernapasan yang sesuai dengan kondisi Anda.

6. Hindari asap rokok

perokok pasif wanita mandul

Merokok dapat memicu terjadinya masalah pernapasan. Salah satu efek samping dari merokok atau menghirup asap rokok sebagai perokok pasif adalah mengi. Anda yang sudah punya kondisi ini juga akan merasakan gejala yang tambah parah bila menghirup asap rokok.

Jika mengi yang Anda alami tidak diketahui penyebabnya, terjadi berulang, dan berat, maka Anda pelru segera berkonsultasi ke dokter untuk segera mendapatkan penanganan yang tepat.

7. Minum obat-obatan

obat sakit jantung pengobatan penyakit jantung

Cara-cara di atas tentunya kurang efektif apabila tidak dibarengi dengan konsumsi obat-obatan yang dapat mengatasi sesak napas. Tergantung dari apa penyakit atau kondisi kesehatan yang Anda derita, obat-obatan dapat membantu meringankan penyempitan saluran pernapasan.

Jika mengi yang timbul diakibatkan oleh alergi, Anda mungkin diresepkan oleh dokter obat-obatan dekongestan, kortikosteroid, serta antihistamin. Lain halnya dengan Anda yang menderita asma atau PPOK. Obat-obatan yang perlu Anda konsumsi bisa berupa bronkodilator.

Yang terpenting adalah, pastikan Anda selalu minum obat sesuai dengan dosis dan aturan yang diberikan oleh dokter. Dengan demikian, kemungkinan mengi untuk kambuh di lain waktu pun lebih kecil.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan. Ada cara cuci tangan yang baik untuk benar-benar efektif bunuh kuman.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 4 menit baca

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

Setelah melakukan pengobatan yang cukup panjang dan kanker dinyatakan sembuh, rasanya sangat melegakan. Namun, bagaimana kalau kanker kembali muncul?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Hidup Sehat, Tips Sehat 21/06/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 menit baca
mengatasi mimpi buruk

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . 5 menit baca
mitos fakta cacingan

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . 5 menit baca
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca