Apa itu sciatica?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu sciatica?

Sciatica adalah nyeri yang disebabkan oleh saraf rusak atau terjepit. Saraf panggul adalah saraf terpanjang yang ada di tubuh, dimulai dari pinggul dan bawah tulang belakang ke bagian belakang kaki. Sciatica adalah gejala dari penyakit saraf, bukan penyakit yang terpisah, dan biasanya menghilang setelah 4-8 minggu perawatan.

Seberapa umumkah sciatica?

Pasien sciatica sendiri meliputi orang lanjut usia, yang memiliki penyakit diabetes kronis dan orang kegemukan. Sciatica dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala sciatica?

Gejala sciatica yaitu:

  • Nyeri, rasa terbakar, mati rasa, lelah otot, dan kebas serta kesemutan dari pinggang bawah ke pantat dan bagian belakang kaki. Biasanya hanya satu kaki
  • Gejala tersebut akan terasa lebih parah saat Anda berjalan, menekuk, duduk lama, batu, atau bersin, namun akan hilang jika Anda berbaring
  • Nyeri dapat terasa ringan maupun nyeri terbakar atau kesemutan dan nyeri yang lebih parah lagi

Sciatica yang parah dapat menyulitkan Anda berjalan atau bahkan tidak dapat berjalan sama sekali.

Mungkin ada beberapa tanda atau gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir dengan gejalanya, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda sebaiknya menghubungi dokter Anda jika Anda memiliki gejala seperti:

  • Nyeri atau sakit setelah beristirahat atau setelah menggunakan obat penghilang rasa sakit
  • Nyeri terasa lebih dari 1 minggu atau lebih

Anda harus segera dirawat jika Anda:

  • Menderita nyeri parah atau mati rasa, lelah otot di bagian pinggang
  • Merasakan nyeri karena Anda menderita cedera yang serius seperti kecelakaan lalu lintas
  • Memiliki masalah buang air besar dan kecil

Penyebab

Apa penyebab sciatica?

Penyebab sciatica biasanya piringan sendi yang menonjol dan menekan langsung ke saraf. Piringan sendi terbuat dari subtansi mirip jelly yang dikelilingi oleh lapisan keras dari serat luar. Piringan sendi memiliki tugas untuk mengurangi guncangan tulang belakang, tetapi di beberapa kasus, piringan sendi justru menindih hernia dan saraf.

Kasus lainnya meliputi: osteoarthritis menyebabkan iritasi kepada saraf dan pembengkakan, bahkan jika saraf lebih jarang disisipi oleh tumor; pendarahan, infeksi, dan komplikasi dari cedera seperti retak pinggul. Tekanan yang disebabkan oleh penyempitan tulang belakang kepada saraf dapat menyebabkan sciatica.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk sciatica?

Ada banyak faktor risiko dari penyakit ini seperti:

    • Usia tua: Kondisi tulang belakang yang menua seperti menjadi penyebab umum dari sciatica
    • Kegemukan: Kelebihan berat badan meningkatkan tekanan terhadap tulang belakang yang berkontribusi menyebabkan sciatica
    • Diabetes: Diabetes dapat meningkatkan risiko dari kerusakan saraf
    • Duduk lama atau tidak berpindah-pindah: Duduk terlalu lama dan tidak berpindah-pindah dapat meningkatkan kemungkinan terkena sciatica

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk sciatica?

Pengobatan untuk sciatica tergantung kepada penyebab dan tingkat nyerinya. Di beberapa kasus, Anda dapat sembuh tanpa perawatan.

Perawatan tanpa operasi meliputi:

Kompres dengan air panas atau dingin di lokasi yang bengkak. Anda harus mengompres dengan dalam jangka waktu 48-72 jam kemudian gunakan kompres air panas. Anda dapat menggunakan obat seperti anti radang nonsteroidal untuk mengurangi pembengkakan dan melepaskan rasa nyeri. Dokter Anda dapat memberikan Anda pengobatan relaksasi otot, steroid, atau suntikan epidural steroid.

Jika Anda merasakan nyeri yang parah, Anda membutuhkan pengobatan yang jauh lebih berat, mengandung narkotik, untuk jangka waktu yang pendek. Dokter Anda akan memberikan rekomendasi pemijatan untuk mengurangi sakit dan kesemutan di otot. Namun, Anda harus perhatikan kalau semua obat penghilang rasa sakit dan pembengkakan memiliki efek samping. Obat anti radang dapat menyebabkan gangguan pencernaan, diare, maag, sakit kepala, menggigil, kesulitan mendengar. Relaksasi otot dapat menyebabkan pusing dan rasa mengigil.

Dokter Anda juga bisa merekomendasikan terapi fisik yang dikombinasikan dengan berolahraga untuk membantu menghilangkan nyeri.

Jika semua metode di atas tidak bekerja dan gejala semakin parah, Anda harus segera menjalani operasi untuk mengangkat cabang tulang atau bagian dari piringan yang terjepit oleh saraf panggul.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk sciatica?

Para dokter memberikan diagnosis berdasarkan riwayat medis dan uji fisik atas gejala yang Anda rasakan. Tes tersebut dan tes lainnya biasanya tidak begitu dibutuhkan. Namun, dokter Anda bisa mengajukan ask tomography (CT), magnetic resonance imaging (MRI) dan tes lainnya kalau gejalanya tetap ada setelah perawatan, dan dokter akan mempertimbangkan untuk melakukan operasi.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi sciatica?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan berikut dapat membantu Anda mengatasi penyakit ini:

    • Konsumsi obat sesuai dengan resep
    • Turunkan berat badan jika kelebihan
    • Jangan terlalu mengurangi kegiatan. Terlalu lama berdiam diri bisa memperparah kondisi
    • Latihan peregangan dan kebugaran setiap hari. Anda dapat meminta petunjuk dokter
    • Duduk atau berdiri dengan benar
    • Jangan menyerah. Jika Anda tidak merasa lebih baik, minta dokter untuk menjalani perawatan khusus.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Yang juga perlu Anda baca