Definisi

Apa itu sindrom night terror (teror tidur)?

Sindrom night terror adalah kondisi yang muncul beberapa jam pertama setelah seseorang tertidur. Penderita akan terbangun dan mulai menjerit, panik, dan berkeringat. Setelah benar-benar terbangun, mereka hanya bisa mengingat gambaran yang mengerikan atau sama sekali tidak mengingat apa-apa. Sindrom teror tidur bukan mimpi buruk (mimpi buruk biasanya terjadi pada dini hari, dengan pergerakan mata cepat dan melibatkan mimpi yang tidak mengenakkan atau menyeramkan).

Seberapa umumkah sindrom night terror (teror tidur)?

Sindrom night terror sangat langka dan biasanya hanya populer di kalangan anak-anak berumur 4-12 tahun. Sebagian besar mengalaminya ketika dalam masa pertumbuhan. Anda bisa mengurangi peluang mengalami situasi ini dengan mengurangi faktor risiko. Konsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala sindrom night terror (teror tidur)?

Gejala sindrom night terror termasuk: menjerit, berkeringat, kebingungan, melihat hal-hal menakutkan, tachycardia, menggerakkan tangan dan kaki serta kadang-kadang berjalan dalam tidur. Beberapa orang tidak menyadari lingkungan di sekitar mereka atau sulit ditenangkan. Sekali penyakit muncul, mereka sering tidak bisa menjelaskan atau mengingat apa yang telah terjadi.

Mungkin masih ada gejala lain yang tidak tercantum. Jika ada pertanyaan tentang tanda-tanda penyakit, konsultasi dengan dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda perlu menemui dokter jika Anda memiliki gejala sindrom teror tidur yang berlangsung selama 1 bulan atau lebih, berkali-kali setiap malam. Juga, beritahu dokter bila sampai menyakiti diri sendiri dan orang lain saat tertidur atau mengulangi aksi. Selalu diskusikan dengan dokter untuk mencari tahu metode diagnosis dan perawatan terbaik untuk Anda.

Penyebab

Apa penyebab sindrom night terror (teror tidur)?

Penyebab sindrom night terror belum jelas, tapi sering terkait dengan stres emosional, kelelahan atau demam. Penyakit ini dapat muncul ketika pasien minum obat baru atau tidak tidur di rumah. Selain itu, sindrom ini juga bisa terjadi karena genetik atau alkohol.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk sindrom night terror (teror tidur)?

Faktor yang meningkatkan risiko sindrom night terror adalah:

  • ada anggota keluarga yang mengidap sindrom ini
  • depresi
  • rasa cemas
  • stres

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk sindrom night terror (teror tidur)?

Membangunkan anak 30 menit sebelum sindrom night terror menyerang mungkin bisa membantu. Bisa juga menghibur dan menenangkan pasien agar mereka merasa aman. Seminggu setelah perawatan, sindrom night terror sering bisa sembuh dengan sendirinya. Obat tidur hanya diberi untuk kasus yang lebih parah.

Sindrom teror tidur pada orang dewasa kadang-kadang merupakan gejala shock psikologis. Dokter mungkin meresepkan obat-obatan dan menyarankan terapi yang pantas untuk mengobati kondisi ini.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk sindrom night terror (teror tidur)?

Sindrom ini umumnya tidak memerlukan tes untuk diagnosis. Tes hanya dilakukan untuk mengesampingkan kemungkinan adanya penyakit lain, dan hanya diperlukan jika sindrom teror malam berlangsung lebih dari 1 bulan dan berulang kali setiap malam. Pasien dengan sindrom ini mungkin memerlukan pemeriksaan lebih mendalam oleh dokter.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi sindrom night terror (teror tidur)?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi sindrom night terror :

  • kebiasaan dan gaya hidup di bawah akan membantu Anda mengurangi gejala-gejalanya
  • pastikan bahwa ruang di sekitar Anda bebas dari benda tajam yang dapat melukai Anda. Ini sangat penting karena pasien dengan sindrom ini tidak menyadari keadaan di sekitarnya dan bisa melukai diri sendiri dan orang lain
  • tidur cukup
  • ketika gejala muncul, jaga dan tenangkan pasien

Bila ada pertanyaan, konsultasikan dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016