Apa Itu Leukemia Limfositik Akut?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Definisi

Apa itu leukemia limfoblastik akut?

Leukemia limfoblastik akut (LLA) adalah penyakit kanker yang menyerang darah dan sumsum tulang. LLA termasuk ke dalam kelompok kanker darah yang bisa berkembang sangat cepat dan bisa jadi fatal jika tak ditangani dengan cepat. Oleh karena mudah dan cepat berkembang, kanker darah ini disebut dengan akut.

Penyakit ini terjadi karena sumsum tulang memproduksi terlalu banyak limfosit (salah satu jenis sel darah putih). Kondisi ini juga biasanya dapat memengaruhi organ tubuh lainnya, seperti kelenjar getah bening, hati, sistem saraf pusat, dan testis pada pria.

Sel darah putih yang biasanya terpengaruh oleh leukemia limfoblastik akut adalah limfosit tipe B dan tipe T. Apabila kedua sel tersebut tidak berkembang secara sempurna, keduanya berpotensi tumbuh menjadi sel kanker.

Seberapa umum leukemia limfoblastik akut?

Leukemia limfoblastik akut merupakan jenis kanker yang umum terjadi. Penyakit ini lebih banyak menyerang anak-anak di bawah 15 tahun. Namun, pada beberapa kasus, penyakit ini juga dapat ditemukan pada orang dewasa dan lansia berusia di atas 70 tahun.

Selain itu, anak-anak berusia di bawah 5 tahun lebih berisiko terserang penyakit ini dibanding anak-anak yang berusia sedikit lebih tua.

Leukemia jenis ini lebih banyak ditemukan pada pasien pria dibanding wanita. Kelompok ras dengan kasus leukemia terbanyak adalah orang-orang berkulit putih.

Leukemia limfoblastik akut dapat ditangani dengan cara mengetahui faktor-faktor risiko yang ada. Anda dapat berdiskusi dengan dokter untuk mengetahui informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala leukemia limfoblastik akut?

Gejala leukemia limfoblastik akut yang paling sering dijumpai adalah sakit kepala, sakit perut, kelelahan, pucat atau memar. Selain itu, pasien juga dapat mengalami pembengkakan pada hati, pembesaran kelenjar limfa dan kehilangan ingatan.

Berikut adalah tanda-tanda dan gejala penyakit ini:

  • Kelelahan atau tubuh terasa lemas
  • Demam
  • Berkeringat di malam hari
  • Mudah muncul memar dan berdarah pada kulit
  • Munculnya petechiae
  • Napas lebih pendek
  • Berat badan menurun
  • Kehilangan nafsu makan
  • Rasa sakit di tulang atau perut
  • Rasa sakit atau sesak di bawah tulang rusuk
  • Muncul benjolan di leher, bawah lengan, perut, atau pangkal paha
  • Infeksi di beberapa titik di tubuh
  • Gusi berdarah
  • Kulit terlihat pucat

Kemungkinan ada beberapa tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, segera berkonsultasi dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Apabila Anda memiliki tanda-tanda atau gejala di atas, segera konsultasikan dengan dokter Anda. Meskipun Anda belum yakin apakah gejala yang Anda rasakan berhubungan dengan leukemia, akan lebih baik apabila Anda bertanya ke dokter.

Tubuh masing-masing orang menunjukkan tanda-tanda dan gejala yang bervariasi. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab leukemia limfoblastik akut?

Di dalam sumsum tulang, terdapat sel punca yang berperan dalam pembentukan sel-sel darah, termasuk sel darah putih, sel darah merah, dan trombosit.

Pada pengidap leukemia limfoblastik akut, DNA pada sumsum tulang rusak, sehingga memengaruhi produksi sel darah.

Sel-sel yang dihasilkan oleh sumsum tulang berkembang dan membelah diri dengan sangat cepat. Hal ini membuat pertumbuhan dan perkembangan sel menjadi tidak normal.

Sumsum tulang akan memproduksi sel darah putih yang belum matang secara sempurna, atau yang disebut dengan limfoblastik.

Hingga saat ini, masih belum diketahui secara pasti mengapa DNA dapat mengalami mutasi atau kerusakan. Namun, banyak dokter yang menemukan bahwa kebanyakan kasus kerusakan DNA tidak disebabkan oleh keturunan keluarga.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk terkena leukemia limfoblastik akut?

Leukemia limfoblastik akut adalah penyakit kanker darah yang dapat menimpa setiap orang dari berbagai golongan usia dan ras. Namun, terdapat berbagai faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini.

Berikut adalah beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan munculnya penyakit ini, yaitu:

1. Usia

Penyakit ini lebih banyak ditemukan pada pasien anak-anak, terutama yang berusia di bawah 5 tahun. Selain itu, lansia berumur di atas 50 hingga 70 tahun juga lebih berisiko terserang penyakit ini.

2. Jenis kelamin

Walaupun hingga saat ini penyebabnya belum diketahui, kasus leukemia limfoblastik akut lebih banyak terjadi pada pasien berjenis kelamin laki-laki dibanding perempuan.

3. Ras

Kanker darah jenis ini juga sangat sering ditemukan pada orang-orang berkulit putih, walaupun hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

4. Pernah menjalani pengobatan kanker

Anak-anak dan orang dewasa yang pernah menjalani kemoterapi dan radioterapi untuk pengobatan kanker lebih berisiko terserang penyakit leukemia jenis ini.

5. Pernah terpapar radiasi

Terpapar radiasi dalam jumlah yang cukup tinggi dapat meningkatkan risiko Anda terkena penyakit ini.

6. Kelainan genetik

Apabila seseorang menderita kelainan genetik, seperti down syndrome dan ataksia, hal tersebut dapat berpotensi memicu munculnya berbagai komplikasi, termasuk leukemia.

Beberapa kondisi lainnya yang berpotensi memicu munculnya penyakit leukemia limfoblastik akut meliputi:

  • Mempunyai anggota keluarga atau saudara dengan leukemia limfoblastik akut
  • Merokok
  • Berat badan berlebih atau obesitas
  • Memiliki sistem imun tubuh yang bermasalah

Diagnosis & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana leukemia limfoblastik akut didiagnosis?

Beberapa tes yang biasanya akan dilakukan dokter untuk mendiagnosis penyakit ini adalah:

1. Tes darah

Melalui tes ini, dokter akan mengecek kadar sel darah putih, sel darah merah, dan trombosit di dalam darah Anda. Tes ini juga dapat menunjukkan apabila ada sel-sel tidak wajar yang terdapat di sumsum tulang Anda.

2. Tes sumsum tulang

Tes ini dilakukan dengan cara memasukkan jarum di tulang pinggul atau tulang dada Anda. Kemudian, dokter akan mengambil sampel dari sumsum tulang Anda dan diteliti di laboratorium.

3. Tes pengambilan gambar

Tes X-ray, USG, dan CT scan biasanya juga akan dilakukan oleh dokter untuk memeriksa apakah sel-sel kanker telah menyebar ke bagian tubuh lain, misalnya otak dan saraf tulang belakang.

Bagaimana leukemia limfoblastik akut ditangani?

Kabar baiknya, leukemia limfoblastik akut dapat disembuhkan. Pengobatan LLA biasanya terdiri dari kombinasi beberapa terapi. Dari mulai kemoterapi, radioterapi, transplantasi, dan transfusi darah.

Kombinasi pengobatannya juga tergantung dengan masing-masing kondisi pasien. Kemoterapi dan radioterapi adalah pengobatan yang diandalkan untuk menghancurkan sel-sel kanker.

Terkadang dokter juga akan merekomendasikan proses transplantasi sumsum tulang, atau yang dikenal dengan transplantasi sel induk (sel punca).

Prosedur transplantasi sumsum tulang ini dilakukan dengan cara menyuntikkan sel induk ke dalam tubuh. Sel induk tersebut akan menghasilkan sel-sel baru yang sehat untuk menggantikan sel-sel abnormal.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi leukemia limfoblastik akut?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi leukemia limfoblastik akut:

  • Kunjungi dokter secara rutin untuk melihat perkembangan gejala dan kondisi kesehatan Anda.
  • Ikuti petunjuk dokter, jangan gunakan pengobatan tanpa berkonsultasi dengan dokter.
  • Jagalah selalu kebersihan mulut Anda. Kumur dengan air garam hangat dan gunakan sikat gigi yang lembut.
  • Minum banyak air.
  • Konsumsi makanan dan minuman berkalori tinggi jika Anda menjalani kemoterapi.
  • Gunakan perban, es dan kunjungi dokter jika Anda mengalami perdarahan abnormal.
  • Ketahuilah bahwa metode perawatan tergantung pada usia, genetik dan ketersediaan donor.
  • Hindari kontak dengan orang sakit karena Anda memiliki pertahanan tubuh yang lemah.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 29, 2019 | Terakhir Diedit: Juli 29, 2019

Yang juga perlu Anda baca