Definisi

Apa itu hidrokel?

Hidrokel adalah penumpukan cairan berair yang tidak menyakitkan di sekitar satu atau kedua testis, yang menyebabkan skrotum atau area selangkangan membengkak. Pembengkakan ini mungkin tidak enak dipandang dan tidak nyaman, tapi biasanya tidak menyakitkan dan pada umumnya tidak berbahaya.

Seberapa umumkah hidrokel?

Kebanyakan hidrokel muncul saat lahir. Antara 1 dan 2 persen bayi baru lahir mengalami hidrokel. Pada pria, hidrokel biasanya mempengaruhi pria berumur lebih dari 40 tahun.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala hidrokel?

Hidrokel seringkali tidak menyebabkan gejala. Anda mungkin menyadari adanya pembesaran skrotum. Gejala, ketika muncul, mungkin termasuk nyeri, bengkak, atau merah pada skrotum atau perasaan tertekan pada dasar penis. Hidrokel mungkin terjadi pada satu atau kedua sisi. Jika ingin bertanya tentang gejala, konsultasikan kepada dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Hubungi dokter jika:

  • Anda atau anak mengalami pembengkakan skrotum. Penting untuk mengesampingkan penyebab lain pembengkakan yang mungkin membutuhkan pengobatan.
  • Hidrokel bayi tidak menghilang setelah setahun.
  • Anda atau anak mendadak mengalami nyeri atau pembengkakan skrotum yang parah, terutama dalam beberapa jam setelah cedera pada skrotum. Ini darurat.

Penyebab

Apa penyebab hidrokel?

Penyebab sebagian besar hidrokel tidak diketahui. Hidrokel pada bayi baru lahir mungkin berarti terdapat celah antara perut dan skrotum. Biasanya celah tersebut menutup sebelum lahir atau segera sesudahnya.

Hidrokel yang muncul nantinya mungkin disebabkan oleh cedera atau operasi scrotum atau area selangkangan. Atau mungkin disebabkan oleh radang atau infeksi epididimis atau testis. Dalam kasus langka, hidrokel mungkin terjadi bersamaan dengan kanker pada testis atau ginjal kiri. Jenis hidrokel ini dapat terjadi pada semua umur tapi paling umum pada pria berumur lebih dari 40 tahun.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk hidrokel?

Bayi yang lahir prematur lebih berisiko mengalami hidrokel.

Pada pria, hidrokel paling banyak mempengaruhi berumur lebih dari 40 tahun. Faktor risiko berkembangnya hidrokel nantinya termasuk:

  • Cedera skrotum
  • Infeksi, termasuk infeksi menular seksual (IMS)

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk hidrokel?

Untuk bayi laki-laki, hidrokel umumnya menghilang sendiri dalam setahun. Jika hidrokel tidak hilang setelah setahun atau terus membesar, hidrokel mungkin harus dihilangkan melalui operasi.

Untuk pria dewasa, hidrokel sering hilang sendiri dalam 6 bulan. Hidrokel membutuhkan perawatan hanya jika membesar sampai menyebabkan ketidaknyamanan atau kelainan bentuk. Kemudian, mungkin harus dihilangkan melalui operasi.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan ke dokter Anda untuk dapat lebih mengerti solusi terbaik untuk Anda.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk hidrokel?

Dokter akan mulai dengan pemeriksaan fisik, yang mungkin akan meliputi:

  • Memeriksa kelunakan pada skrotum yang membesar.
  • Menekan perut dan skrotum untuk memeriksa adanya hernia inguinal.
  • Memancarkan sinar melalui skrotum (transiluminasi). Jika Anda mengalami hidrokel, transiluminasi akan menandakan adanya cairan jernih yang mengelilingi testis.

Sesudahnya, dokter mungkin menyarankan:

  • Tes darah dan urin untuk membantu menentukan apakah Anda mengalami infeksi, misalnya epididimitis.
  • Ultrasound (USG) untuk membantu mengesampingkan hernia, tumor testis atau penyebab pembengkakan scrotum lainnya.

 

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan