Apa Itu Penyakit Ginjal Polikistik?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu penyakit ginjal polikistik?

Penyakit ginjal polikistik adalah suatu kelainan genetik yang menyebabkan banyaknya (poli) kista yang tumbuh di ginjal. Kista ginjal adalah kantung abnormal yang berisi cairan. Kista-kista ginjal ini dapat membuat membesar dan mengubah struktur normal ginjal akibat perubahan ukuran yang mungkin terjadi.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan penyakit ginjal kronis yang akan menyebabkan penurunan fungsi ginjal dari waktu ke waktu. Penyakit kronis itu dapat menyebabkan gagal ginjal. Gagal ginjal merupakan stadium akhir dari penyakit ginjal, atau dikenal juga dengan sebutan ESRD (End Stage Renal Disease). Pasien dengan kondisi ini biasanya harus melalui cuci darah (dialisis) atau melakukan transplantasi ginjal untuk kesembuhannya.

Terdapat dua jenis kista ginjal, yaitu penyakit ginjal polikistik autosom dominan dan penyakit ginjal polikistik autosom resesif. Berbeda dengan kista “sederhana” biasanya yang umumnya tidak berbahaya dan umum ditemui, ginjal polikistik menyebabkan ginjal memiliki kista yang jumlahnya lebih banyak dan dapat menyebabkan komplikasi, seperti tekanan darah tinggi, kista di hati, dan masalah pembuluh darah di otak dan jantung.

Seberapa umumkah penyakit polikistik ginjal terjadi?

Jumlah terjadinya penyakit ini berkisar antara satu dari 400 hingga 1.000 orang. Penyakit ginjal polikistik terjadi di seluruh dunia dan pada semua ras. Kelainan ini terjadi secara seimbang pada pria dan wanita, meskipun pria lebih berisiko terkena gagal ginjal akibat penyakit yang satu ini.

Wanita dengan penyakit polikistik ginjal dan tekanan darah tinggi yang pernah menjalani tiga kali kehamilan juga dapat berisiko tinggi terkena gagal ginjal.

Namun, kondisi ini dapat diatasi dengan mengurangi mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikanlah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala ginjal polikistik?

Banyak orang hidup dengan penyakit polikistik ginjal selama bertahun-tahun tanpa mengalami gejala apa pun. Biasanya, gejala yang muncul juga bergantung pada ukuran kista. Gejala akibat kista dari ginjal polikistik umumnya muncul setelah kista bertumbuh sebesar 1 sentimeter atau lebih.

Beberapa gejala umum yang dikaitkan dengan penyakit ini, meliputi:

  • Nyeri atau sakit di perut
  • Darah dalam urin
  • Sering buang air kecil
  • Nyeri di samping tubuh
  • Infeksi saluran kemih (ISK)
  • Batu ginjal
  • Nyeri atau berat di punggung
  • Kulit yang mudah memar
  • Warna kulit pucat
  • Kelelahan
  • Nyeri sendi
  • Kelainan kuku

Anak-anak yang mengalami penyakit ini dengan jenis autosom resesif dapat mengalami gejala yang meliputi:

  • Tekanan darah tinggi
  • Sering buang air kecil

Gejala pada anak-anak juga dapat menyerupai gangguan lain.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Diagnosis dan pengobatan dini dapat mencegah memburuknya penyakit polikistik ginjal dan mencegah keadaan darurat medis lainnya. Konsultasikan ke dokter sesegera mungkin untuk mencegah kondisi serius ini.

Jika Anda mengalami tanda atau gejala yang disebutkan di atas, atau memiliki pertanyaan apa pun, diskusikan dengan dokter. Tubuh setiap orang bereaksi dengan cara berbeda. Selalu lebih baik untuk mendiskusikan apa yang terbaik untuk keadaan Anda dengan dokter.

Penyebab

Apa penyebab ginjal polikistik?

Kelainan gen alias cacat genetik merupakan penyebab terjadinya penyakit ini. Dengan kata lain, ini adalah penyakit menurun di keluarga. Meski jarang terjadi, mutasi genetik dapat menjadi penyebab kista ginjal polikistik.

Terdapat dua jenis utama penyakit ginjal polikistik, yang disebabkan oleh kelainan genetik yang berbeda, yaitu:

1. Penyakit ginjal polikistik autosom dominan (ADPKD)

Tanda-tanda dan gejala ADPKD sering muncul di antara usia 30 dan 40 tahun. Pada zaman dulu, penyakit jenis ini disebut dengan penyakit ginjal polikistik dewasa, tetapi anak-anak juga dapat terkena gangguan ini. Hanya dibutuhkan salah satu orangtua yang memiliki penyakit ini sehingga bisa menurunkannya kepada anak-anaknya. Kemungkinan sang anak terkena penyakit ini apabila salah satu orangtua memilikinya adalah sebesar 50 persen. Jenis ini berkontribusi sebesar 90 persen terhadap terjadinya penyakit ginjal polikistik.

2. Penyakit ginjal polikistik autosom resesif (ARPKD)

Jenis ini jauh lebih jarang terjadi dibandingkan ADPKD. Tanda-tanda dan gejalanya sering muncul segera setelah kelahiran. Terkadang, gejala tidak muncul hingga akhirnya masa kanak-kanak atau remaja.

Faktor Pemicu

Apa yang membuat Anda berisiko terkena penyakit ini?

Penyakit polikistik ginjal merupakan penyakit yang diturunkan. Artinya, apabila tidak ada satu anggota pun keluarga Anda yang memilikinya, maka Anda tidak berpotensi terkena penyakit ini.

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana penyakit ini didiagnosis?

Untuk mndiagnosis kondisi ini, tes-tes tertentu dapat mendeteksi ukuran dan jumlah kista ginjal yang Anda miliki dan dapat mengevaluasi jumlah jaringan ginjal yang sehat. Beberapa tes yang dapat Anda lakukan, antara lain:

Pemeriksaan USG

Dalam USG, alat seperti tongkat yang disebut transduser ditempatkan pada tubuh Anda. Alat ini memancarkan gelombang suara tak terdengar yang dipantulkan kembali ke transduser—seperti sonar. Komputer menerjemahkan gelombang suara yang dipantulkan kembali ke dalam gambar ginjal Anda.

Computerized tomography (CT) scan

Seiring Anda berbaring di meja bergerak, Anda dipandu ke dalam alat berbentuk donat besar yang memproyeksikan sinar X sangat tipis ke tubuh Anda. Dokter dapat melihat gambar penampang ginjal Anda.

Magnetic Resonance Imaging (MRI) scan

Pemeriksaan ini mengharuskan Anda untuk berbaring dalam silinder besar, medan magnet, dan gelombang radio yang akan menunjukkan gambar penampang ginjal Anda.

Apa saja pengobatan untuk ginjal polikistik?

Tujuan dari dilakukannya pengobatan polikistik ginjal adalah mengatasi gejala yang muncul dan mencegah komplikasi. Memantau tekanan darah tinggi adalah bagian terpenting dari rangkaian pengobatan.

Beberapa pilihan pengobatan dapat meliputi:

  • Obat nyeri, kecuali ibuprofen karena dapat memperburuk penyakit ginjal
  • Obat tekanan darah
  • Antibiotik untuk mengobati ISK
  • Diet rendah garam
  • Diuretik (pil air) untuk membantu mengeluarkan kelebihan cairan dari tubuh
  • Operasi untuk mengeringkan kista dan membantu meringankan gejala

Untuk penyakit ginjal polikistik stadium lanjut yang menyebabkan gagal ginjal, mungkin diperlukan dialisis dan transplantasi ginjal. Satu atau kedua ginjal mungkin perlu diangkat.

Pencegahan

Apa saja yang dapat saya lakukan di rumah untuk mengatasi polikistik ginjal?

Salah satu hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi penyakit polikistik ginjal adalah melalui pola makan. Seorang ahli gizi dapat membantu orang yang memiliki penyakit ini untuk memilih makanan yang tepat dan merencanakan menu sehat. Orang dengan penyakit ginjal jenis apa pun, termasuk penyakit ginjal polikistik, harus berkonsultasi pada ahli gizi mengenai makanan yang boleh dan yang menjadi pantangan.

Penyakit ginjal polikistik juga mungkin memerlukan pengaturan makan tertentu untuk mengontrol tekanan darah. Penyakit darah pada umumnya juga memerlukan perubahan diet tertentu.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: Januari 8, 2019 | Terakhir Diedit: Januari 9, 2019

Yang juga perlu Anda baca