Apa itu frostbite (radang dingin)?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu frostbite (radang dingin)?

Frostbite adalah kondisi di mana jaringan tubuh membeku dan rusak oleh paparan suhu rendah (dingin). Frostbite adalah kondisi yang sering disebut juga sebagai radang dingin dan umumnya terjadi pada tangan, kaki, hidung, dan telinga.

Frostbite bisa menjadi luka yang sangat serius. Penyakit ini memakan waktu beberapa minggu untuk pulih. Pasien mungkin saja kehilangan kulit, jari, dan kaki serta mengalami kecacatan dan perubahan warna pada kulit. Frostbite bisa berkembang menjadi hipotermia.

Seberapa umumkah frostbite?

Frostbite adalah kondisi yang bisa dialami siapa pun. Namun, anak-anak dan orang lanjut usia lebih berisiko terkena radang dingin daripada orang dewasa. Tubuh masing­-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala frostbite (radang dingin)?

Frostbite adalah kondisi yang paling sering terjadi pada jari, jari kaki, hidung, telinga, pipi, dan dagu. Tanda-tanda dan gejala frostbite adalah kulit dingin, terasa seperti menusuk-nusuk, sensasi kesemutan, mati rasa, dan kulit kemerahan.

Jika terdeteksi dan diobati sesegera mungkin, pasien hanya akan mengalami sedikit pembengkakan dan pengelupasan.

Tahap kedua dari kondisi radang dingin ditandai dengan kulit menjadi pucat dan mulai memutih atau berwarna pucat. Permukaan kulit Anda mungkin tampak berbintik-bintik, biru, atau ungu. Pasien dapat merasakan sensasi menyengat, terbakar, dan pembengkakan. Ketika kulit mengalami radang dingin, dapat muncul lecet dan jaringan mati yang berwarna hitam, biru, atau abu-abu gelap.

Pada tahap akhir, frostbite memengaruhi semua lapisan kulit, termasuk jaringan di bawahnya. Pasien akan mengalami kebas/ mati rasa, tak lagi merasakan dingin, muncul rasa nyeri, atau ketidaknyamanan di daerah yang terkena. Sendi atau tubuh tidak aktif lagi. Ketika kulit terkena radang dingin, muncul lepuhan yang besar setelah 24-48 jam. Kemudian daerah tersebut akan berubah menjadi hitam dan keras seperti jaringan mati.

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda perlu menghubungi dokter untuk memeriksa tanda-tanda dan gejala radang dingin seperti yang telah dijelaskan di atas. Anda juga bisa  memeriksa munculnya gejala lainnya seperti kulit pucat, mati rasa, bengkak, kemerahan, nyeri yang tajam.

Anda harus mencari bantuan medis darurat jika Anda merasa memiliki hipotermia, hal ini adalah kondisi di mana tubuh kehilangan panas lebih cepat secara tiba-tiba. Tubuh masing­-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab frostbite (radang dingin)?

Penyebab radang dingin yang paling umum adalah paparan cuaca dingin, karena kontak langsung dengan es, logam dingin, atau cairan yang sangat dingin. Beberapa penyebab tertentu yang menyebabkan luka radang dingin:

  • Memakai pakaian yang tidak sesuai untuk udara dingin, tidak melindungi tubuh untuk melawan dingin, angin, atau air.
  • Terpapar angin dingin dan kuat terlalu lama. Risiko luka karena frostbite akan naik ketika suhu udara turun di bawah -15 derajat Celsius, bahkan walaupun angin tidak kuat.
  • Paparan bahan seperti es, bahan-bahan beku, atau logam beku.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko kena frostbite (radang dingin)?

Faktor-faktor tertentu yang meningkatkan risiko Anda mengalami frostbite adalah:

  • minum minuman beralkohol
  • kehilangan cairan
  • penggunaan beta-blocker (obat-obatan untuk penyakit jantung)
  • merokok
  • memiliki beberapa penyakit seperti diabetes, penyakit pembuluh darah perifer, neuropati perifer, dan sindrom Raynaud

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan frostbite (radang dingin)?

Langkah utama dalam penanganan frostbite adalah pencegahan. Kenakan pakaian yang sesuai dengan cuaca dan pastikan anak-anak mengenakan pakaian yang hangat di cuaca dingin.

Minumlah banyak cairan non-alkohol dan kafein. Batasi paparan terhadap udara dingin jika memungkinkan.

Jika frostbite terjadi, carilah perlindungan dan kehangatan segera. Rendam kulit yang dalam air hangat yang bersuhu 40 derajat Celsius. Jangan gunakan air panas karena air panas dapat membuat luka semakin parah.

Jika memungkinkan, hangatkan seluruh tubuh, minumlah banyak air dan angkatlah kulit yang terkena frostbite setelah dihangatkan.

Jika lecet terjadi, jangan rendam bagian tersebut. Gunakan kasa perban kering, bersihkan area yang mengalami pembengkakan dan segera pergi ke IGD.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk frostbite?

Dokter Anda akan mendiagnosis frostbite berdasarkan riwayat penggunaan obat dengan suhu pembekuan dan pemeriksaan gejala fisik pada kulit Anda.

Dokter Anda dapat melakukan tes seperti rontgen, scan tulang atau tes pencitraan, serta magnetic resonance imaging (MRI) untuk menentukan keparahan frostbite dan untuk memeriksa tulang atau otot yang belum terluka. Dokter Anda mungkin menjalankan tes jika Anda dicurigai mengalami hipotermia, yang merupakan kondisi yang sering terjadi ketika mengalami frostbite.

Pengobatan di rumahdal

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan untuk mengatasi frostbite (radang dingin)?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi frostbite:

  • minum banyak air putih
  • tingkatkan suhu udara pada kulit yang terbakar setelah dihangatkan
  • hangatkan seluruh tubuh jika mungkin
  • lepaskan semua pakaian basah sesegera mungkin
  • ikuti anjuran dokter, jangan menggunakan obat tanpa izin dokter atau tidak menggunakan obat resep yang diresepkan untuk Anda

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Agustus 7, 2018 | Terakhir Diedit: Agustus 7, 2018

Yang juga perlu Anda baca