Definisi

Apa itu diare wisatawan?

Diare wisatawan adalah suatu kondisi diare pada orang yang sering bepergian atau baru saja kembali dari perjalanan. Pasien sering mengalami mencret 3 kali atau lebih dalam waktu 24 jam. Dalam kebanyakan kasus, diare tidak menyebabkan komplikasi, dengan 90% kasus sembuh dalam waktu seminggu, dan 98% dalam waktu satu bulan.

Seberapa umumkah diare wisatawan?

Seperti namanya, penyakit ini terjadi pada orang yang bepergian atau baru saja kembali dari perjalanan. Setiap tahun ada sekitar 20% sampai 50% dari wisatawan internasional, atau sekitar 10 juta orang yang menderita diare wisatawan.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala diare wisatawan?

Sebagian besar gejala mulai secara tiba-tiba; termasuk diare (tinja yang tidak dibentuk), kram atau sakit perut, dan kadang-kadang mual atau demam. Tinja mungkin berisi air, lendir atau darah. Anak-anak (mengalami buang air besar yang sering) dapat menderita diare jika mereka buang air besar lebih sering dari biasanya dalam kurun waktu 2 sampai 3 hari

Kemungkinan ada tanda­-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-­tanda atau gejala­-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-­masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab diare wisatawan?

Biasanya, penyebab penyakit ini adalah bakteri, tetapi virus dan parasit juga dapat menyebabkan diare. Penyakit ini sering berkembang ketika Anda bepergian ke negara-negara berkembang di mana persediaan air terkontaminasi. Penyebab paling umum dari diare adalah Escherichia coli (E.coli). Bakteri ini menempel pada mukosa dan melepaskan racun usus yang menyebabkan diare, kram perut.

Jadi mengapa orang pribumi di negara-negara berisiko tinggi ini tidak terkena penyakit ini? Biasanya, tubuh mereka telah terbiasa dengan bakteri tersebut dan mereka dapat menghasilkan sistem imun terhadap bakteri tersebut.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk diare wisatawan?

Ada banyak faktor risiko untuk penyakit ini seperti:

  • Anak muda: defisiensi imun, mereka lebih tertarik dalam pemilihan tempat wisata dan tempat makan dan kurang waspada terhadap kontaminasi makanan.
  • Orang dengan kekebalan tubuh yang lemah: karena lebih rentan terhadap infeksi.
  • Orang dengan diabetes atau IBD.
  • Pasien yang memakai inhibitor sekresi asam atau penahan asam. Asam lambung cenderung menghancurkan mikroorganisme, sehingga mengurangi asam lambung dapat menyebabkan kondisi yang lebih rentan terhadap infeksi.
  • Perjalanan pada musim tertentu: misalnya risiko tertinggi di Asia Selatan pada musim panas sebelum musim hujan

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk diare wisatawan?

Pencegahan adalah yang hal terbaik yang bisa dilakukan. Minumlah air kemasan. Hindari menggunakan es batu ketika bepergian. Diare wisatawan sering berhenti setelah 5 sampai 7 hari tanpa efek yang lama. Minum air yang cukup sangat penting, karena diare dapat menyebabkan dehidrasi; terutama untuk bayi dan anak-anak. Jenis suplemen yang mengandung elektrolit mungkin disarankan. Wanita hamil, orang tua dan orang-orang dengan penyakit lain perlu berhati-hati tentang hidrasi.

Untuk gejala yang parah atau memburuk, dokter dapat meresepkan obat antibiotik atau lainnya. Beritahu dokter ke mana Anda pergi dapat membantu dokter memilih obat yang paling tepat.

Kadang-kadang, dokter mungkin menganjurkan Anda untuk periksa ke spesialis pencernaan jika diare tidak membaik.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk diare wisatawan?

Dokter menduga terjadinya diare berdasarkan riwayat kesehatan, tempat wisata yang baru Anda kunjungi dan pemeriksaan fisik.

Untuk diare berat atau tinja yang berdarah, dokter akan melakukan tes sampel tinja. Dalam tes ini, sejumlah kecil tinja akan diperiksa untuk menemukan penyebabnya. Tes lain juga dapat dilakukan.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi diare wisatawan?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi diare wisatawan:

  • Minumlah air yang cukup.
  • Waspada akan kekurangan cairan tubuh bagi anak-anak, orang tua, wanita hamil dan orang yang menderita penyakit lainnya.
  • Cuci tangan Anda setiap kali pergi ke toilet.
  • Pastikan Anda tidak meminum air yang terkontaminasi. Di tempat-tempat tertentu di dunia, gunakanlah air kemasan yang diberi label dengan jelas. Hati-hati dengan air langsung dari keran, es, susu yang tidak dipasteurisasi, dan produk susu lainnya.
  • Cuci buah dan sayuran dengan hati-hati menggunakan air bersih. Hindari makan daging mentah atau makanan laut

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan