Tanpa Disadari, Hal-Hal Ini Bisa Menyebabkan Bulu Mata Rontok

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Jika mata adalah jendela jiwa, rasanya pas jika bulu mata dikatakan sebagai tirainya. Panjang-pendeknya bulu mata membantu membangun karakter wajah Anda. Namun, apa artinya jika bulu mata rontok (lepas)?

Beberapa penyebabnya mungkin sepele, tapi ada yang membutuhkan perhatian medis khusus. Apa pun penyebab bulu mata Anda lepas, tentu hal ini bisa bikin minder. Simak cara menyiasatinya berikut ini.

Berbagai penyebab bulu mata rontok

kutu bulu mata

Beberapa dari Anda mungkin kerap mengucek mata lalu mendapati bahwa beberapa bulu mata Anda ikut terlepas. Jika hanya sesekali, rontoknya bulu mata termasuk normal. Namun, perlu diwaspadai jika kerontokan bulu mata terjadi terus-terusan.

Di bawah ini adalah potensi penyebab dari bulu mata Anda yang rontok.

1. Penggunaan maskara

Penggunaan produk maskara memang bisa membuat bulu mata terlihat lebih tebal dan lentik. Akan tetapi, hal ini sebenarnya bisa menjadi alasan mengapa bulu mata asli Anda sering lepas.

Apalagi, jika Anda hobi pakai maskara waterproofPasalnya, maskara waterproof mengandung bahan kimia yang menyebabkan bulu mata jadi lebih kaku.

Tinta maskara yang menempel erat dan bikin bulu mata kaku membuat Anda membutuhkan tenaga lebih untuk menghilangkannya. Perlakuan tersebut berisiko membuat bulu mata lebih rentan lepas.

Selain itu, dalam beberapa kasus, ada orang yang alergi kosmetik terutama produk maskara tertentu. Hal ini yang kemudian membuat bulu mata rontok dan akhirnya menipis.

2. Kebiasaan mengucek mata

Tanpa Anda sadari, kebiasaan mengucek mata sebenarnya membuat bulu mata berjatuhan satu per satu. Maka itu, usahakan untuk tidak mengusap bagian mata terlalu keras.

Tidaak hanya membuat kerontokan bulu mata, tapi juga tidak baik untuk kesehatan mata Anda. Tangan yang Anda gunakan untuk mengucek mungkin saja dipenuhi dengan bakteri dan parasit yang bisa menyebabkan iritasi mata.

3. Menggunakan penjepit bulu mata

Banyak wanita yang menggunakan penjepit bulu mata untuk semakin memperindah tampilan akhir riasan matanya. Namun, tanpa Anda sadari, penggunaan penjepit khusus ini justru membuat bulu mata Anda gampang rontok.

Apalagi, jika alat ini digunakan ketika Anda memakai maskara. Bulu mata jadi lebih lengket dan akhirnya ketika dijepit, bulu akan menempel pada permukaan penjepit. Bulu mata pun rontok.

4. Radang pada bagian kelopak mata

Radang atau infeksi yang terjadi pada kelopak mata disebut dengan blefaritis. Biasanya, kondisi ini disebabkan oleh infeksi kuman, cedera, atau reaksi alergi.

Salah satu dampak yang ditimbulkan ketika radang kelopak mata terjadi adalah rontoknya bulu mata. Bila hal ini disertai dengan rasa sakit di area mata, maka sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

5. Alopecia

Bila Anda merasa bulu mata terus rontok dan sulit tumbuh, mungkin Anda mengalami penyakit autoimun yang disebut dengan alopecia.

Alopecia (kebotakan) biasanya ditandai dengan kerontokan rambut kepala yang bisa menyebabkan botak. Meski begitu, bulu mata dan alis serta bulu halus di bagian tubuh lainnya juga bisa terpengaruh.

Jika memang hal ini terjadi pada Anda, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

6. Sedang menjalani kemoterapi

Jangan kaget jika saat Anda menjalani kemoterapi, semua bulu dan rambut Anda rontok termasuk bulu mata Anda. Meskipun efek samping ini tergantung dari jenis dan dosis obatnya, umumnya kemoterapi dapat membuat beberapa helai bulu mata Anda rontok.

Namun, jangan khawatir. Setelah pengobatan kanker Anda usai, bulu mata Anda akan kembali tumbuh normal seperti sebelumnya.

Meski rontok, Anda bisa membuat pertumbuhan bulu mata lebih cepat

Sebenarnya, bulu mata sama seperti rambut Anda yang bisa tumbuh panjang. Rata-rata orang dewasa memiliki bulu mata bagian atas sekitar 100 – 150 bulu, tapi dengan panjang yang berbeda-beda.

Sementara itu, pertumbuhan bulu mata memerlukan waktu sekitar 5 – 11 bulan. Mau mempercepat tumbuhnya bulu mata? Berikut tips yang bisa Anda lakukan.

  • Konsumsi makanan yang sehat. Beberapa nutrisi yang bisa membantu pertumbuhan bulu mata seperti, protein, biotin, vitamin B3, zat besi, dan berbagai macam mineral.
  • Gunakan serum penyubur bulu mata. Saat ini sudah banyak produk penyubur bulu mata yang dikemas seperti maskara, tapi pastikan kalau produk yang Anda gunakan itu aman.

Bagaimana cara mencegah agar bulu mata tidak rontok lagi?

Agar bulu mata Anda tidak rontok lagi di kemudian hari, Anda sebaiknya melakukan beberapa tips di bawah ini.

  • Gunakan maskara yang baru, hal ini untuk menghindari alergi pada bulu mata.
  • Berhati-hati saat membersihkan make up, terutama di bagian mata.
  • Jangan lupa bersihkan makeup sebelum Anda beristirahat.
  • Jangan terlalu sering menggunakan alat penjepit bulu mata.
  • Lepas bulu mata palsu atau extension dengan perlahan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

Penyebab payudara sakit kerap dikaitkan dengan kanker. Namun, apakah anggapan itu benar? Bagaimana penjelasan lengkapnya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kanker Payudara, Kanker 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit



Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit