Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

7 Manfaat Lendir Siput untuk Kulit yang Sayang Dilewatkan

7 Manfaat Lendir Siput untuk Kulit yang Sayang Dilewatkan

Banyak cara dilakukan untuk mengolah bahan-bahan alami sebagai produk perawatan kulit. Kini, para produsen skincare menemukan sebuah terobosan baru yaitu memanfaatkan lendir siput. Lantas, memangnya apa manfaat lendir siput untuk kesehatan kulit?

Apa itu lendir siput?

Lendir siput berasal dari hasil dari ekskresi siput. Itu sebabnya senyawa ini juga dikenal sebagai filtrat seksresi siput (SSF).

Sederhananya, lendir ini dibuat secara alami oleh siput untuk melindung diri sendiri ketika merasa terancam.

Berkat kemajuan teknologi dan inovasi, kini lendir siput menjadi perawatan kulit yang telah digunakan di berbagai belahan dunia.

Manfaat lendir siput

produk skincare

1. Melembapkan kulit

Salah satu manfaat lendir siput untuk wajah yang sayang Anda lewatkan adalah melembapkan kulit.

Mengutip studi terbitan PLoS One (2020), lendir siput mengandung senyawa bernama mucopolysaccharide. Senyawa ini meningkatkan produksi asam hialuronat atau hyaluronic acid pada lapisan kulit.

Asam hialuronat bisa mengikat kadar air yang ada pada udara dan dibawa ke permukaan kulit. Hal ini membuat kulit pun tetap lembap dan terhidrasi.

2. Merangsang produksi kolagen

Lendir siput dipercaya dapat memicu pertumbuhan sel-sel kulit baru dan merangsang produksi kolagen.

Semakin banyak kolagen yang dihasilkan, kulit akan semakin kuat sehingga semakin sedikit kerutan yang tampak di kulit. Kulit Anda pun akan tampak lebih muda.

Selain itu, kandungan asam glikolat dan allantoin pada lendir siput pun menjadi alasan mengapa cairan ini diklaim dapat menghasilkan kolagen. Hal ini pun dipaparkan dalam studi terbitan Scientific Reports (2021).

3. Meredakan iritasi kulit

Tak hanya asam glikolat, kandungan lain yang membuat lendir siput memiliki manfaat berupa meredakan iritasi kulit, yakni allantoin.

Allantoin merupakan bubuk putih tak memiliki bau yang kerap digunakan dalam kosmetik dan produk perawatan kulit, seperti riasan mata dan produk mandi.

Senyawa tidak berbau ini memiliki sifat penyembuhan dan melindungi kulit dari berbagai masalah.

Jadi, ada kemungkinan lendir siput dapat menenangkan gejala iritasi, menghaluskan kulit, hingga merangsang regenerasi sel berkat allantoin di dalamnya.

4. Bantu menutrisi kulit

Manfaat lain dari lendir siput yang patut Anda coba yaitu membantu menutrisi kulit.

Bagaimana tidak, lendir siput kaya akan mineral yang baik untuk kulit, seperti seng dan mangan.

Kandungan peptida tembaga di dalamnya bahkan disinyalir mampu meningkatkan kolagen dan mengurangi kerutan.

Selain itu, kandungan polifenol pada lendir siput bisa mencegah dan melawan paparan polusi yang menyebabkan kerusakan kulit.

Jangan lupa pula vitamin A dan E pada lendir siput bersifat antioksidan yang tentu baik dalam menjaga kesehatan kulit, bukan?

5. Mencerahkan kulit

cara mencerahkan kulit

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, lendir siput mengandung asam glikolat yang menjadi primadona dalam berbagai produk perawatan kulit.

Asam glikolat merupakan asam alfa-hidroksi (AHA) terkecil yang artinya efektif untuk diserap kulit.

Senyawa asam ini cukup efektif dalam mengeksfoliasi kulit dan mengurangi garis-garis halus. Bila digunakan dengan benar, kandungan asam glikolat pada lendir siput bisa membantu mencerahkan wajah.

6. Memperkuat skin barrier

Manfaat lendir siput untuk kulit ini berasal dari kandungan mukopolisakarida.

Mukopolisakarida ini akan membuat lendir siput semakin lengket sehingga bisa memberi lapisan pelindung tambahan pada permukaan kulit atau skin barrier.

Lapisan ini membantu melindungi sel kulit dari paparan polusi atau bahan-bahan lain yang bisa membahayakan kulit.

7. Mempercepat penyembuhan luka

Manfaat lendir siput untuk kulit ini berasal dari kandungan allantoin.

Mengutip studi terbitan jurnal Orphanet Journal of Rare Diseases (2020), allantoin mampu mempercepat penyembuhan luka dengan beberapa cara sebagai berikut.

  • Mengurangi peradangan.
  • Memberantas bakteri penyebab infeksi.
  • Merangsang produksi kolagen sehingga membentuk jaringan baru memperbaiki jaringan yang terluka.

Selain itu, manfaat lendir siput yang bisa melembapkan kulit pun turut mempercepat perbaikan luka. Saat kulit lembap, kulit berada dalam kondisi yang optimal.

Jika kulit dalam kondisi optimal, sel-sel kulit yang rusak segera diperbaiki dan diganti dengan sel yang baru. Hal ini membuat kulit yang terluka lebih cepat pulih.

Efek samping lendir siput

Manfaat lendir siput memang berguna untuk mengurangi risiko berbagai masalah kulit dan aman digunakan.

Meski begitu, bahan produk perawatan kulit ini bisa memicu reaksi alergi terhadap beberapa orang.

Bila Anda mengalami gatal dan iritasi setelah menggunakan lendir siput, segera hentikan penggunaan.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, Anda bisa menguji beberapa tetes lendir siput di lengan bawah atau belakang telinga sebelum mengoleskannya ke seluruh wajah. Lalu, tunggu selama 48 jam.

Tunda pemakaian jika Anda mengalami gejala alergi kulit pada bagian yang dioles, seperti:

  • ruam,
  • gatal,
  • kemerahan,
  • bentol,
  • bengkak, dan
  • kulit mengelupas.

Tips menggunakan lendir siput

Untuk memaksimalkan manfaat lendir siput untuk kecantikan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika menggunakan produk perawatan ini. Simak di bawah ini penjelasannya.

  • Memilih krim malam yang mengandung lendir siput.
  • Mengoleskan produk setiap malam pada kulit yang sudah dicuci bersih.
  • Menggunakan lendir siput sebagai langkah pemakaian skincare malam di urutan terakhir.

Perlu diingat bahwa penggunaan lendir siput akan tergantung pada kondisi kulit Anda.

Bila bingung, tanyakan kepada dokter kulit atau ahli dermatologi untuk memahami apakah kandungan lendir siput cocok untuk kulit Anda.

Verifying...


Pernah alami gangguan menstruasi?

Gabung bersama Komunitas Kesehatan Wanita dan dapatkan berbagai tips menarik di sini.


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Gentili, V., Bortolotti, D., Benedusi, M., Alogna, A., Fantinati, A., & Guiotto, A. et al. (2020). HelixComplex snail mucus as a potential technology against O3 induced skin damage. PLOS ONE, 15(2), e0229613. doi: 10.1371/journal.pone.0229613

Gugliandolo, E., Cordaro, M., Fusco, R., Peritore, A., Siracusa, R., & Genovese, T. et al. (2021). Protective effect of snail secretion filtrate against ethanol-induced gastric ulcer in mice. Scientific Reports, 11(1). doi: 10.1038/s41598-021-83170-8

Skin: Layers, Structure and Function. (2022). Retrieved 12 April 2022, from https://my.clevelandclinic.org/health/articles/10978-skin

Sharad, J. (2013). Glycolic acid peel therapy & – a current review. Clinical, Cosmetic And Investigational Dermatology, 281. doi: 10.2147/ccid.s34029

Skin Allergy | Dermatology. (2022). Retrieved 12 April 2022, from https://intermountainhealthcare.org/services/dermatology/conditions/skin-allergy/

Pickart, L., & Margolina, A. (2018). Regenerative and Protective Actions of the GHK-Cu Peptide in the Light of the New Gene Data. International Journal of Molecular Sciences, 19(7), 1987. doi: 10.3390/ijms19071987

Paller, A., Browning, J., Nikolic, M., Bodemer, C., Murrell, D., & Lenon, W. et al. (2020). Efficacy and tolerability of the investigational topical cream SD-101 (6% allantoin) in patients with epidermolysis bullosa: a phase 3, randomized, double-blind, vehicle-controlled trial (ESSENCE study). Orphanet Journal of Rare Diseases, 15(1). doi: 10.1186/s13023-020-01419-3

Patch tests: Skin Contact Allergy Tests Explained – DermNet . (2022). Retrieved 12 April 2022, from https://dermnetnz.org/topics/patch-tests

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ajeng Quamila Diperbarui May 09
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro