Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Kenapa Kuku Tidak Sakit Saat Dipotong? Simak 7 Fakta Penting Tentang Kuku

    Kenapa Kuku Tidak Sakit Saat Dipotong? Simak 7 Fakta Penting Tentang Kuku

    Apa yang Anda ketahui tentang kuku selain bahwa kuku adalah bagian dari tubuh manusia yang tumbuh di ujung jari? Tahukah Anda tentang fungsi kuku? Atau, tahukah Anda kenapa potong kuku tidak terasa sakit?

    Tidak mengherankan jika banyak orang, atau mungkin termasuk Anda tidak mengetahuinya, karena ukuran kuku yang kecil sering kali membuat orang beranggapan bahwa kuku adalah pelengkap untuk jari tangan dan kaki. Padahal, meskipun kuku memiliki ukuran yang kecil, bukan berarti bahwa kuku tidak memiliki fungsi penting bagi Anda. Berikut adalah beberapa fakta tentang kuku yang perlu Anda ketahui.

    1. Kuku terbuat dari apa?

    Bentuk kuku yang unik dengan tekstur yang licin seringkali membuat orang bertanya-tanya tentang “bahan dasar” kuku. Kuku tersusun dari lapisan berlapis protein yang disebut keratin. Keratin tumbuh dari lapisan sel yang berada di bawah kutikel, yang terlihat sebagai lapisan putih tipis di dasar kuku.

    2. Kenapa potong kuku tidak sakit?

    Anda tidak akan pernah merasakan sakit ketika kuku dipotong karena kuku terbuat dari sel-sel mati yang mengeras, sehingga tidak ada jaringan saraf yang terbentuk di dalamnya.

    3. Apa fungsi kuku?

    Kulit ari pada pangkal kuku Anda berfungsi untuk melindungi dari kotoran. Fungsi utama kuku adalah untuk melindungi ujung jari yang lembut dan penuh urat saraf agar tetap aman dari cedera, serta meningkatkan daya sentuh.

    4. Menggigit kuku akan meningkatkan risiko Anda terinfeksi bakteri

    Kebiasaan menggigit kuku dapat merusak kuku sehingga membuat kuku Anda tampak aneh. Bahkan, hal tersebut dapat memungkinkan bakteri atau jamur masuk ke dalam tubuh Anda dan menyebabkan infeksi.

    Untuk mengurangi atau menghentikan kebiasaan tersebut, Anda perlu memangkas pendek kuku Anda sehingga Anda tidak memiliki alasan untuk menggigitnya.

    5. Jangan terlalu sering menggunakan cat kuku

    Terlalu sering menggunakan cat kuku atau kuteks dapat membuat lapisan kuku Anda kering, sehingga meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri atau jamur tumbuh di bawahnya. Jika Anda senang gonta-ganti cat kuku, pastikan ada minimal waktu satu minggu untuk kuku Anda bebas bernapas di sela-sela pergantian warna cat kuku.

    6. Ada kulit yang sobek di sisi kuku? Jangan ditarik!

    Kulit yang sobek di pinggir kuku sering kali membuat Anda “gatal” untuk menarik dan menyobeknya. Tapi, jangan lakukan hal ini! Karena, jika salah, maka Anda akan mengalami infeksi.

    Jika Anda menemukan kulit sobek di pinggir kuku, jangan tarik ke belakang karena dapat merobek lapisan atas kulit, sehingga menyebabkan pendarahan dan infeksi. Anda dapat menggunakan gunting yang bersih atau gunting kuku untuk mencabutnya dengan perlahan.

    7. Kenapa kuku tampak lebih panjang pada orang yang sudah meninggal?

    Setelah Anda meninggal, dehidrasi akan membuat kulit dan jaringan lunak lainnya menyusut dan tubuh Anda akan berhenti memproduksi hormon pertumbuhan sehingga membuat kuku Anda tidak akan tumbuh lagi. Kuku atau rambut Anda mungkin akan terlihat lebih panjang setelah meninggal, namun bukan karena kuku dan rambut Anda terus tumbuh, melainkan karena kulit di sekitarnya mengerut sehingga kuku dan rambut tampak memanjang.


    Pernah alami gangguan menstruasi?

    Gabung bersama Komunitas Kesehatan Wanita dan dapatkan berbagai tips menarik di sini.


    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Novi Sulistia Wati Diperbarui Sep 06, 2017
    Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri