Mengenal Lapis Demi Lapis Struktur Kulit Manusia, Plus Fungsinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kulit merupakan organ terluas di tubuh manusia. Jika dibentangkan, kulit tubuh orang dewasa memiliki luas sekitar dua meter persegi — bisa menutupi sebuah pintu. Luasnya kulit kita berfungsi untuk melindungi setiap otot, jaringan, serta organ-organ penting dalam tubuh. Kulit juga berfungsi untuk membantu mengatur suhu tubuh sekaligus sebagai indra peraba. Selain itu, kulit manusia juga berperan sebagai produsen vitamin D yang penting untuk kesehatan tulang. Itu sebabnya kita harus selalu menjaga kesehatan kulit. Namun, apakah Anda sudah tahu dan memahami benar mengenai struktur anatomi kulit Anda sendiri? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Seperti apa anatomi kulit manusia?

Tebal-tipis dan warna-warni kulit bisa berbeda antar orang, tergantung dari banyak faktor — termasuk genetik, ras, usia, hingga jenis kelamin. Ada juga beberapa orang yang memiliki kulit lebih berbulu daripada yang lainnya.

Terlepas dari semua itu, pada dasarnya kulit terdiri dari 3 lapisan utama:

Epidermis

Sumber: Teach Me Anatomy

Epidermis adalah lapisan kulit pertama dan yang terluar, satu-satunya lapisan kulit yang bisa dilihat oleh mata telanjang. Anatomi kulit epidermis sebagian besar dibentuk oleh lapisan keratinosit, yang memproduksi keratin.

Epidermis itu sendiri kemudian dibagi lagi menjadi 5 lapisan, yaitu:

  • Stratum basal: tempat produksi keratinosit yang utama
  • Stratum spinosum: keratinosit yang terbentuk kemudian berikatan dengan sambungan interseluler yang disebut desmosom
  • Stratum granulosum: tempat sel-sel kulit menghasilkan lemak dan molekul lainnya
  • Stratum lucidum: berfungsi untuk memproduksi keratin yang lebih banyak
  • Stratum korneum: lapisan epidermis teratas, yang tetap memproduksi keratin

Keratinosit biasanya membutuhkan waktu antara 30 sampai 40 hari untuk melakukan perjalanan dari stratum basale ke stratum korneum.

Ada juga 3 lapisan sel non-keratinosit yang menghuni epidermis, yaitu:

  • Melanosit: bertanggung jawab dalam memproduksi melanin (pigmen pemberi warna kulit). Semakin banyak melanin yang diproduksi, warna kulit akan semakin gelap. Produksi melanin dipengaruhi oleh genetik Anda.
  • Sel langerhans: berfungsi sebagai sel penghubung dan sistem pertahanan kulit
  • Sel merkel: fungsinya sebagai salah satu reseptor kulit

Dermis

Sumber: Teach Me Anatomy

Dermis adalah lapisan kulit kedua setelah epidermis. Dermis berfungsi sebagai pelindung dalam tubuh. Strukturnya lebih tebal daripada dermis, meski hanya terdiri dari dua lapisan — lapisan papiler superfisial dan lapisan retikuler.

Lapisan retikuler jauh lebih tebal daripada lapisan papiler dan memiliki kumpulan serat kolagen.

Beberapa struktur sel yang dapat ditemukan di dermis, yaitu:

  • Fibroblas: berfungsi untuk memproduksi kolagen dan elastin
  • Sel mast: sel ini mengandung histamin granul yang berasal dari sistem kekebalan tubuh
  • Pelengkap kulit: tempat berkumpulnya folikel rambut, kelenjar sebasea (kelenjar minyak), dan kelenjar keringat. Pertumbuhan kuku juga dimulai di sini.

Subkutan (hipodermis)

Lapisan hipodermis adalah lapisan kulit paling terdalam, yang juga sering disebut dengan lapisan subkutan atau subkutis. Lapisan subkutan mengandung lemak paling banyak untuk melindungi tubuh serta membantu tubuh untuk menyesuaikan diri dengan suhu luar. Hipodermis juga berperan sebagai pengikat kulit ke otot dan berbagai jaringan yang ada di bawahnya.

Namun jangan khawatir, lemak yang terdapat dalam lapisan ini tidak sama dengan lemak viseral yang jahat akibat gaya hidup yang buruk. Lapisan lemak dalam lapisan subkutan akan selalu berada di bawah kulit. Jumlahnya pun bisa bervariasi pada setiap individu tergantung dari komposisi lemak dalam tubuh.

Selain mengandung lemak, di lapisan ini juga terdapat banyak pembuluh darah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Pedoman Praktis Makanan untuk Anak Usia 1-3 Tahun

Banyak ibu yang bingung memberikan anaknya makan ketika sudah memasuki usia 1 tahun. Jangan cemas, berikut pedoman praktis makanan anak 1-3 tahun.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Asam Lambung Naik Bisa Sebabkan Kanker Kerongkongan?

Asam lambung naik atau refluks yang terjadi secara kambuhan, kemungkinan bisa sebabkan kanker kerongkongan. Cari tahu alasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kanker Lainnya 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Meluruskan 6 Mitos Seputar Varises yang Banyak Dipercaya Masyarakat

Banyak orang menganggap varises terjadi jika Anda duduk atau berdiri terlalu lama. Padahal tidak demikian. Apa saja mitos varises lainnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Penyakit Jantung Lainnya 8 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

8 Tips Menjaga Bakteri Baik dalam Usus

Tahukah Anda bahwa di dalam tubuh terdapat 100 triliun bakteri usus? Bakteri ini baik untuk mencerna makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan 8 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit



Direkomendasikan untuk Anda

kondom dipakai dua kali

Kondom Dipakai Dua Kali, Apa Saja Risiko yang Mungkin Terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit
lidah gatal

7 Kondisi Penyebab Lidah Anda Terasa Gatal, dari Masalah Ringan Hingga Serius

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit
setelah cabut gigi

7 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Setelah Cabut Gigi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
posisi tidur

Posisi Tidur Mana yang Lebih Baik: Miring ke Kiri Atau Kanan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit