Siku Kering? Ini 6 Cara Efektif untuk Mengatasinya

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Terdapat berbagai hal yang dapat menyebabkan siku kering. Kaporit dalam air, suhu yang kering dan dingin, suhu air mandi yang terlalu panas, atau iritasi terus menerus dari bahan sabun, parfum, dan bahkan lotion yang tidak cocok, adalah beberapa contoh penyebab kulit siku menjadi kering. Pada beberapa kasus, kulit siku yang kering juga dapat disebabkan oleh kondisi medis tertentu seperti eksim atau psoriasis. Namun, tidak peduli apa pun penyebabnya, Anda dapat melakukan beberapa hal untuk mengembalikan kelembutan kulit siku Anda.

1. Perbaiki kebiasaan mandi Anda

Terdapat beberapa kebiasaan mandi yang mungkin saja dapat menyebabkan siku Anda kering. Waktu mandi yang terlalu lama salah satunya. Cobalah untuk membatasi waktu mandi Anda. Anda juga dapat menurunkan suhu air yang Anda gunakan untuk mandi. Air mandi yang terlalu panas dapat mengurangi kelembaban dari kulit Anda, jadi jangan gunakan air yang terlalu panas untuk mandi.

Jika Anda menggunakan sabun mandi yang wangi, Anda mungkin dapat mempertimbangkan untuk beralih ke produk sabun yang tidak mengandung pengharum. Sabun yang mengandung pengharum biasanya cenderung membuat kulit kering. Sebagai tambahan, Anda juga dapat memilih produk yang mengandung pelembab di dalamnya.

2. Gunakan lotion yang mengandung bahan berikut

Anda dapat memakai lotion di siku Anda setelah mandi dan setiap Anda terpapar pada perubahan suhu yang cukup drastis (misalnya dari hawa panas ke ruangan ber-AC). Saat membeli lotion, pastikan Anda memilih produk yang mengandung bahan seperti:

  • minyak zaitun (olive oil)
  • minyak kelapa
  • petroleum jelly
  • cocoa butter
  • shea butter

3. Pilih bahan pakaian yang tepat

Jika Anda memliki kulit yang sensitif, beberapa bahan pakaian dapat menyebabkan iritasi sehingga mengakibatkan kulit kering. Perhatikan apa saja yang Anda kenakan. Apakah Anda memakai baju baru? Atau mengenakan selimut baru? Jika kulit siku Anda menjadi lebih kering atau mengalami pengelupasan setelah terpapar kain jenis tertentu, Anda mungkin memiliki kulit yang sensitif. Batasi paparan Anda terhadap bahan-bahan kain tertentu, dan ingat-ingat bahan kain jenis apa yang membuat gejala Anda timbul.

Penting juga bagi Anda untuk memastikan bahwa detergen yang Anda gunakan tidak mengandung bahan iritan yang dapat mengakibatkan kulit kering seperti:

  • bahan kimia tertentu
  • pengharum
  • nikel
  • potassium dichromate

4. Lindungi siku Anda dari perubahan lingkungan

Kebutuhan kulit Anda akan berubah seiring dengan perubahan cuaca. Sebagai contoh, terpapar matahari dalam waktu lama dapat membuat kulit Anda kering, terutama pada bagian siku. Jika Anda akan menghabiskan banyak waktu di bawah sinar matahari, pastikan Anda memakai tabir surya bebas pengharum (fragrance-free) dan menggunakan pakaian yang tertutup. Untuk proteksi yang optimal, pakai kembali tabir surya Anda setiap dua jam sekali, atau setelah berenang, atau jika Anda berkeringat.

Suhu yang sangat dingin juga dapat membuat kulit siku Anda kering. Jika Anda berlibur ke tempat dengan cuaca dingin dan kering, pastikan Anda selalu memakai pelembab pada siku Anda dan tutupi bagian tersebut dengan pakaian.

5. Pilihlah produk perawatan kulit yang cocok

Jika kulit kering Anda merupakan akibat dari kondisi medis tertentu seperti eksim atau psoriasis, Anda mungkin membutuhkan produk yang diformulasi khusus bagi keadaan Anda. Berkonsultasilah kepada dokter kulit mengenai produk kulit yang kira-kira cocok untuk Anda.

6. Tahu kapan harus ke dokter

Jika kondisi siku kering Anda tetap bertahan dan tidak membaik, Anda disarankan untuk berkonsultasi ke dokter atau spesialis kulit. Bisa saja Anda mengalami alergi yang tidak terdeteksi atau kondisi medis lainnya. Jika Anda mengalami gejala yang bertambah buruk seperti kemerahan atau bahkan berdarah pada kulit siku, Anda harus segera mencari pertolongan medis.

Kesimpulan

Walau siku kering sering kali membuat Anda merasa tidak nyaman, ingatlah bahwa kondisi ini tidaklah permanen. Mengubah rutinitas Anda dan mengenakan pelembab mungkin dapat menjadi jawaban dari masalah kulit Anda. Pada beberapa kasus, obat-obatan dari apotek juga dapat membantu mengobati kulit kering Anda. Jika gejala tidak membaik, segeralah berkonsultasi pada dokter atau dokter kulit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tanpa Disadari, Hal-Hal Ini Bisa Menyebabkan Bulu Mata Rontok

Bulu mata membantu membangun karakter wajah seseorang. Tidak heran jika bulu mata rontok bisa bikin Anda minder. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Masker Alami untuk Mengecilkan Pori-pori Wajah

Pori-pori wajah yang besar dan tidak rata bisa mengganggu penampilan. Masker alami bisa mengecilkan pori-pori, Anda bisa memilih sesuai dengan tipe kulit.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Penuaan

Setiap orang akan mengalami penuaan. Gaya hidup dan riwayat kesehatan membuat orang bisa mengalami penuaan lebih dini. Apa saja tandanya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Lansia 12 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Pilihan Cara Menghilangkan Selulit yang Mengganggu

Banyak yang menyangka penyebab selulit adalah tumpukan lemak di tubuh, namun ini ternyata kurang tepat. Lalu, bagaimana cara menghilangkan selulit?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit



Direkomendasikan untuk Anda

skincare anti-aging usia 50 tahun

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
tips waxing di rumah

Tips Melakukan Waxing di Rumah Dengan Bahan-bahan Alami

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
cara menghilangkan hitam di leher

Leher Hitam? Atasi dengan Cara Mudah Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
brazilian blowout

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit