Muka Merah Habis Minum Alkohol Bisa Jadi Tanda Kelainan, Bukan Karena Tak Biasa Minum

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda hobi minum bir atau minuman keras sampai wajah memerah? Hati-hati, kulit yang memerah setelah minum alkohol, terutama di bagian wajah, tidak bisa dianggap sepele. Hal ini bisa menjadi pertanda tubuh Anda tidak mampu mencerna alkohol sebagaimana mestinya. Sebuah penelitian di Korea Selatan menemukan fakta bahwa efek minum alkohol bisa sangat serius, terutama pada orang yang kulitnya memerah setelah mengonsumsinya.

Penyebab muka merah setelah minum alkohol

Efek minum alkohol yang cukup banyak terjadi yakni muka merah dan terasa panas. Kondisi di mana kulit memerah setelah meminum alkohol disebut dengan alcohol flush reaction (AFR). Kondisi ini terjadi pada orang yang tubuhnya memiliki kelainan genetik yang menyebabkan gangguan enzim pada liver (hati). Hal ini menyebabkan tubuh tidak mampu memecah asetaldehida, yakni alkohol yang teroksidasi.

Pasalnya, tubuh harus berada dalam keadaan normal untuk memecah asetaldehida menjadi asetat. Dalam kasus AFR, enzim ALDH2 yang memecah asetaldehida menjadi asetat tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya saat alkohol diminum pun tekanan darah meningkat dan asetaldehida yang tidak dapat dipecah menumpuk dan menyebabkan pembuluh darah membesar. Karena itulah kulit wajah menjadi merah dan mungkin terasa hangat atau panas.

Kondisi ini umumnya terjadi pada wanita dan orang-orang Asia Timur. Namun, faktanya sekitar 500 juta orang di seluruh dunia juga mengalami hal yang sama.

Karena itu, jangan anggap remeh jika wajah Anda berubah merah dan panas setelah minum alkohol. Hal ini sebenarnya bukan karena Anda tidak biasa minum. Jadi jangan malah menambah porsi minumnya atau minum alkohol lebih sering dari sebelumnya.

Efek minum alkohol selain muka merah dan panas

Biasanya orang yang wajahnya langsung memerah dan panas setelah minum alkohol juga akan mengalami beberapa efek minum alkohol lainnya seperti:

  • Kemerahan di leher, bahu, dan di seluruh tubuh (hanya dalam kasus yang langka)
  • Denyut jantung meningkat
  • Sakit kepala
  • Mual

Selain itu, penelitian di Korea Selatan yang melibatkan 1.763 peserta ini menemukan fakta bahwa 527 orang mengalami AFR (kemerahan setelah mengonsumsi alkohol), 948 tidak mengalami reaksi AFR setelah minum, dan 288 tidak minum alkohol.

Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa pria yang minum lebih dari 4 gelas alkohol seminggu memiliki risiko hipertensi 2 kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan pria yang tidak mengalami AFR dan yang tidak minum alkohol sama sekali. Hal ini menjadi risiko awal orang dengan AFR untuk mengalami komplikasi penyakit lainnya seperti jantung, stroke, dan masalah kesehatan lainnya yang berkaitan dengan hipertensi.

minum bir setelah olahraga

Bagaimana caranya agar muka tidak merah dan panas setelah minum alkohol?

Untuk mencegah efek minum alkohol yang tidak diinginkan seperti muka merah dan panas, tentu saja hal pertama yang perlu dilakukan adalah membatasi konsumsi alkohol Anda.

Masalahnya, jika dikonsumsi sembarangan alkohol bisa membawa dampak buruk bagi tubuh. Dampaknya antara lain memicu kerusakan otak, gangguan fungsi hati, meningkatkan risiko kanker, dan jika dikonsumsi oleh ibu hamil akan mengganggu perkembangan janin.

Oleh karena itu, usahakan untuk membatasi minuman alkohol per harinya. Tidak perlu minum berlebihan untuk mendapatkan sensasi rileks, apalagi sampai mabuk. Semakin besar kadar alkoholnya, maka Anda takarannya harus semakin dibatasi.

Selain itu, jangan pernah minum bir atau minuman keras lainnya dalam keadaan perut kosong. Minum alkohol dengan perut kosong bisa mengiritasi lapisan lambung. Sedangkan minum alkohol setelah makan lebih aman dan bisa mencegah hangover (teler) serta muka merah dan panas.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Micellar water populer di kalangan makeup artist dan pencinta produk skincare. Namun, apakah produk ini aman dan bermanfaat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

Lutut manusia bertugas untuk menopang aktivitas Anda sehari-hari. Yuk, cari tahu berbagai fakta menarik soal kesehatan lutut berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Penyebab BAB berdarah bukan cuma ambeien alias wasir saja. Darah pada feses bisa jadi pertanda adanya kanker pada salah satu organ saluran cerna Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Kanker, Kanker Lambung 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Ragam Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan yang enak, gurih, dan lebih sehat. Simak beragam resep membuat bakwan yang mudah berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Resep Sehat, Nutrisi 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit



Direkomendasikan untuk Anda

penyakit dari tikus

Hati-hati! Ini 6 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
keluar air mani

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
efek bleaching gigi

Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
mie instan atau nasi

Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit