home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Benarkah Kunyit Manjur Atasi Masalah Jerawat?

Benarkah Kunyit Manjur Atasi Masalah Jerawat?

Kunyit sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional karena dianggap berkhasiat untuk kesehatan. Bahkan, kunyit juga sering dipakai sebagai bahan alami dalam produk perawatan kulit. Lantas, apakah kunyit ampuh untuk mengatasi jerawat?

Manfaat kunyit untuk mengatasi jerawat

manfaat kunyit

Jerawat sebenarnya mudah diatasi jika segera ditangani, termasuk dengan menggunakan sejumlah bahan alami untuk mengobati jerawat. Salah satunya yaitu kunyit. Mengapa demikian?

Kunyit mengandung salah satu senyawa aktif bernama kurkumin yang dikenal memiliki segudang manfaat, termasuk bersifat anti peradangan. Selain itu, kunyit juga mengandung antioksidan dan anti penuaan yang dapat dipakai untuk penyakit tertentu.

Jika dikaitkan dengan jerawat, kurkumin sebagai zat antiradang dalam kunyit berperan besar dalam mengusir bakteri penyebab jerawat.

Begini, jerawat yang meradang disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes (P. acnes). Sementara itu, penelitian dari Chemical and Pharmaceutical Bulletin melaporkan bahwa kurkumin ampuh membunuh bakteri P. acnes pada kulit hewan.

Bahkan, kurkumin juga disebut lebih efektif dibandingkan obat jerawat yang mengandung asam azelaic. Meski begitu, penelitian tersebut diujicobakan pada kulit hewan, sehingga ada kemungkinan efek kurkumin pada kunyit untuk jerawat manusia tidak sama.

Terlebih lagi, sifat anti-radang pada kunyit dan kurkumin belum terbukti secara ilmiah sebagai cara menghilangkan jerawat. Namun, beberapa ahli menyatakan bahwa kunyit dapat membantu memudarkan hiperpigmentasi atau bekas jerawat yang menghitam.

Efek samping penggunaan kunyit untuk jerawat

Kunyit memang merupakan bahan alami, tetapi bukan berarti aman dan cocok digunakan oleh semua orang. Pasalnya, peneliti menemukan fakta bahwa mengoleskan kunyit langsung ke kulit yang berjerawat dapat menimbulkan efek samping, seperti:

  • kulit memerah,
  • gatal-gatal, dan
  • kulit melepuh.

Oleh sebab itu, sebelum menggunakan obat alami jerawat sebaiknya diuji cobakan dahulu kecocokan rempah ini dengan kulit Anda. Anda bisa melakukannya dengan mengoleskan kunyit di bawah lengan selama 24 – 48 jam.

Kemudian, lihat apakah ada reaksi negatif yang muncul. Bila terjadi iritasi ringan atau kulit terasa gatal, sebaiknya kunyit tidak diaplikasikan ke wajah atau bagian kulit lainnya.

Selain itu, kunyit dapat meninggalkan noda kuning yang sulit hilang di kulit dan kuku Anda. Meski begitu, Anda bisa membersihkannya dengan menggosokan beberapa kali bagian yang terkena noda lebih sering.

Tips menggunakan kunyit untuk jerawat

Kunyit sebagai obat batuk alami untuk anak

Walaupun demikian, kandungan anti-radang dalam kunyit cukup tinggi, sehingga Anda mungkin bisa menggunakan rempah ini sebagai pendukung perawatan kulit berjerawat.

Di bawah ini merupakan beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memanfaatkan kunyit untuk mengatasi jerawat.

1. Menambahkannya ke masakan

Salah satu cara untuk mendapatkan manfaat kunyit bagi kesehatan kulit yaitu menggunakannya sebagai rempah dalam masakan.

Sudah bukan rahasia umum lagi bila berbagai masakan berbumbu dasar kunyit terkenal akan kesehatannya. Anda bisa mengolah kunyit ke dalam masakan seperti kari, sup, dan pepes untuk dinikmati.

2. Minum teh kunyit

Alternatif lain untuk mendapatkan manfaat kunyit untuk mengatasi jerawat adalah minum teh kunyit. Sekarang ini sudah banyak teh instan yang mengandung kunyit yang dapat diminum.

Anda pun dapat membuat teh kunyit dengan tambahan madu atau bahan lainnya sesuai selera.

3. Konsumsi suplemen kunyit

Jika Anda ingin pilihan yang lebih praktis, suplemen kunyit merupakan solusi. Namun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan suplemen ini, terutama ketika Anda sedang menjalani pengobatan tertentu.

Hal ini dikarenakan kurkumin di dalam kunyit dapat berinteraksi negatif pada obat-obatan tertentu. Dosis kurkumin yang tinggi juga dapat menyebabkan sakit perut.

4. Masker kunyit

Masker kunyit merupakan pilihan yang cukup populer ketika seseorang ingin mendapatkan manfaat anti-radang kunyit untuk kesehatan kulit, termasuk jerawat.

Selain membeli di toko atau produk kecantikan yang dijual pasaran, Anda juga dapat membuat masker ini sendiri.

Cara membuatnya:

  • Campurkan setengah sendok bubuk kunyit dengan 1 sdt madu atau sesuai selera.
  • Aduk hingga rata.
  • Oleskan campuran kunyit dan madu di kulit yang bersih dan kering.
  • Diamkan masker selama 10 – 20 menit, bilas hingga bersih.

Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar penggunaan kunyit untuk jerawat, konsultasikan dengan dokter spesialis kulit untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Vaughn, A. R., Branum, A., & Sivamani, R. K. (2016). Effects of Turmeric (Curcuma longa) on Skin Health: A Systematic Review of the Clinical Evidence. Phytotherapy research : PTR, 30(8), 1243–1264. https://doi.org/10.1002/ptr.5640. Retrieved 2 October 2020. 

Vollono, L., Falconi, M., Gaziano, R., Iacovelli, F., Dika, E., Terracciano, C., Bianchi, L., & Campione, E. (2019). Potential of Curcumin in Skin Disorders. Nutrients, 11(9), 2169. https://doi.org/10.3390/nu11092169. Retrieved 2 October 2020. 

Turmeric. (2020). National Center for Complementary and Integrative Health. Retrieved 2 October 2020, from https://www.nccih.nih.gov/health/turmeric 

Liu, C., & Huang, H. (2013). In Vitro Anti-Propionibacterium Activity by Curcumin Containing Vesicle System. Chemical And Pharmaceutical Bulletin, 61(4), 419-425. doi: 10.1248/cpb.c12-01043. Retrieved 2 October 2020.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Tanggal diperbarui 03/03/2021
x