5 Fakta Unik Kulit Manusia yang Perlu Anda Tahu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Banyak yang beranggapan kalau fakta tentang kulit itu hanya menyerupai masalah jerawat, ruam merah, dan mengenai penyakit kulit lainnya. Tapi tahukah Anda bahwa kulit punya peranan penting dalam tubuh manusia? Yuk, simak penjelasan mengenai fakta penting tentang kulit berikut ini.  

Beberapa fakta tentang kulit manusia

1. Kulit adalah organ terbesar tubuh

Kulit adalah organ terbesar pada tubuh manusia. David Bank, seorang direktur pada Pusat Dermatologi dan Bedah Kosmetik di New York mengatakan bahwa kulit pada orang dewasa memiliki panjang dan lebar sekitar 1,73 meter persegi, dan berfungsi untuk menutupi tulang dan manusia. Lalu, berat badan Anda dipengaruhi oleh 16% berat kulit secara keseluruhan.

2. Kulit berperan penting untuk mengatur suhu tubuh

Tahukah Anda, jika kulit berperan penting dalam mengatur suhu tubuh manusia? Nyatanya memang benar kalau kulit berfungsi sebagai thermostat tubuh, dan berfungsi mengatur kelenjar keringat untuk mendinginkan tubuh saat cuaca sedang panas.

Pada kondisi normal, biasanya keringat yang keluar berjumlah 1 liter per harinya. Selain itu, ketika Anda berada di suhu yang sangat dingin, pembuluh darah di kulit akan mengencang dengan sendirinya dan membatasi jumlah darah mencapai permukan kulit. Hal itu ditujukan guna mencegah hilangnya panas pada tubuh.

Pori-pori pada kulit pun juga akan mengecil dengan sendirinya saat berada di suhu yang dingin, sehingga tubuh Anda tidak merasakan kedinginan yang ekstrim.

3. Warna kulit terbuat dari pigmen yang disebut melanin

Mengapa terkadang warna kulit bisa tiba-tiba cerah dan kadang juga pucat? Pada dasarnya warna kulit manusia dihasilkan oleh pigmen melanin dalam tubuh. Setiap manusia punya jumlah sel dengan jumlah sama untuk menghasilkan melanin, dan dibuat oleh lapisan epidermis pada kulit. Tapi, semakin banyak tubuh menghasilkan melanin, semakin gelap pula warna kulit Anda.

Pernah bingung tidak, kenapa kalau panas-panasan warna kulit jadi gelap? Menurut Journal of American Medical Association, paparan sinar matahari membuat tubuh lebih banyak menghasilkan melanin untuk melindungi kulit dari sinar UV (ultra violet). Tidak jarang kalau Anda berjemur di bawah sinar matahari kulit jadi sedikit menggelap dan merah. Hal tersebut merupakan salah satu perlindungan melanin kulit terhadap bahaya sinar UV yang dihasilkan.

4. Jutaan bakteri hidup di kulit

Permukaan kulit pada tubuh manusia banyak dihinggapi berbagai bakteri, dan secara umum dikenal sebagai mirkrobiota kulit. Bakteri-bakteri tersebut biasanya banyak tumbuh subur akibat manusia yang lalai atau jarang membersihkan sel-sel kulit mati yang menumpuk.

Ada baiknya Anda rutin melakukan eksfoliasi (mengangkat sel kulit yang mati) pada kulit untuk mendapatkan warna kulit yang cerah bersih. Andre Bank menganjurkan, bila kulit Anda termasuk tipe sensitif, lakukan satu kali eksfoliasi per minggunya menggunakan oatmeal guna mencegah adanya jerawat dan bakteri yang bertandang ke permukaan kulit.

5. Debu sebenarnya terdiri dari sel kulit mati

Debu merupakan salah satu hasil fakta tentang kulit yang terbuat dari sel kulit mati. Biasanya kulit akan mengelupas dengan sendirinya tiap 28 hari sekali dan berbaur berubah menjadi debu. Tak hanya itu, debu juga terbuat dari faktor lain contohnya pasir, bulu binatang, serangga dan akhirnya kulit Anda yang mati dan mengelupas dengan sendirinya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Trik Jitu Agar Tak Mudah Tergoda Makan Junk Food

Anda tidak bisa berhenti makan junk food? Tenang, ada siasat khusus untuk menghindari godaan makan makanan tak sehat. Intip caranya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tips Makan Sehat, Nutrisi 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Lemas habis makan mungkin masih wajar. Tapi kalau Anda gemetaran atau berkeringat, bisa jadi tanda gula darah turun. Hal ini disebut hipoglikemia reaktif.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Penyakit Diabetes, Gula Darah Normal 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kenapa, Sih, Kita Tidak Bisa Mencium Bau Badan Sendiri?

Anda bisa mencium bau badan atau wangi parfum yang dipakai orang lain dengan mudah. Tapi kenapa, ya, kita tidak bisa mencium bau badan sendiri?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Cacingan, toksoplasmosis, dan malaria adalah contoh penyakit infeksi parasit yang cukup umum di Indonesia. Bagaimana cara mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit Infeksi, Infeksi Jamur dan Parasit 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit



Direkomendasikan untuk Anda

radiasi wi-fi

Benarkah Radiasi dari Wi-Fi Bisa Memicu Kanker Anak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
tremor bisa sembuh

Apakah Tremor Bisa Disembuhkan? Apa Saja Pengobatannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
manfaat minyak kutus kutus

Benarkah Minyak Kutus Kutus Baik untuk Kesehatan? Cek Faktanya di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
fakta tentang hati manusia

3 Fakta Tentang Hati (Liver) Manusia yang Ternyata Menakjubkan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit