5 Cara Mengatasi IBS (Irritable Bowel Syndrome) di Rumah

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda menderita irritable bowel syndrome atau IBS? Gejalanya mengganggu aktivitas Anda? Kondisi ini memang dapat membuat sangat tidak nyaman. Perut kram, perut kembung, gas di usus, dan diare memang sangat tidak menyenangkan. Namun, tahukah Anda bahwa beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan di rumah dapat meringankan gejala Anda? Walaupun setiap orang berbeda-beda, namun begitu Anda menemukan satu jenis pengobatan sederhana yang dapat mengatasi IBS, Anda dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA: 6 Makanan yang Harus Dihindari Saat Diare

5 Langkah mudah mengatasi IBS

1. Berolahraga

Berolahraga telah terbukti dapat menurunkan stress, depresi, dan kecemasan—terutama bila dilakukan secara teratur. Segala aktivitas yang dapat menurunkan stress dapat membantu meringankan gangguan pencernaan dengan mengatur kontraksi otot usus. Jika Anda tidak terbiasa berolahraga, pastikan Anda memulai dengan olahraga yang ringan terlebih dahulu, kemudian meningkatkan intensitas dan frekuensinya perlahan-lahan. American Heart Associaton menganjurkan berolahraga selama 30 menit sehari, 5 hari dalam satu minggu.

2. Makan makanan berserat

Serat memiliki efek yang beragam bagi penderita IBS. Serat dapat meringankan gejala termasuk sembelit, namun dapat juga memperparah gejala lainnya seperti kram perut, dan meningkatkan gas. Akan tetapi, makanan tinggi serat seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan, tetap dianjurkan untuk dikonsumsi secara teratur selama beberapa minggu oleh penderita IBS. Pada beberapa kasus, dokter mungkin akan meminta Anda untuk mengonsumsi suplemen serat sebagai pengganti serat alami.

3. Kurangi mengonsumsi produk susu

Beberapa penderita intoleransi laktosa dapat mengalami IBS. Oleh karena itu, Anda dapat mencoba mengganti susu dengan yogurt, atau mengonsumsi produk enzim tertentu untuk membantu Anda mencerna laktosa. Dokter mungkin menyarankan Anda untuk menghindari produk susu seutuhnya, jika demikian maka Anda harus memastikan bahwa kebutuhan kalsium dan protein Anda tercukupi melalui makanan lain. Anda dapat berkonsultasi pada ahli gizi untuk merencanakan rencana makan Anda.

BACA JUGA: 4 Dampak Negatif yang Mungkin Terjadi Akibat Susu

4. Jangan sembarangan minum obat diare

Anda sering membeli obat di apotek untuk meringankan gejala IBS Anda? Hati-hati, obat tersebut dapat membantu meringankan gejala IBS, namun juga dapat memperburuk gejala, bergantung dari bagaimana Anda memakainya. Mayo Clinic menganjurkan untuk berhati-hati jika Anda mengonsumsi obat diare yang dijual secara bebas seperti Kaopectate atau Imodium; atau obat laksatif seperti polyethylene glycol. Beberapa obat perlu diminum 20-30 menit sebelum makan untuk mencegah munculnya gejala. Agar lebih aman, selalu baca terlebih dahulu petunjuk pemakaian yang terdapat dalam kemasan obat.

5. Cerdas memilih makanan

Bukan hal yang mengejutkan bahwa beberapa makanan dapat memperburuk gangguan pencernaan. Selalu perhatikan jenis-jenis makanan yang membuat gejala Anda muncul, dan cobalah untuk menghindarinya. Beberapa makanan dan minuman yang sering menyebabkan memburuknya gangguan pencernaan antara lain:

  • Kacang-kacangan
  • Kubis
  • Kol
  • Brokoli
  • Alkohol
  • Cokelat
  • Kopi
  • Soda
  • Produk susu

Meski terdapat makanan yang harus Anda hindari, terdapat pula makanan yang dapat Anda konsumsi untuk membantu mengatasi IBS. Produk makanan yang mengandung probiotik atau bakteri atau ragi biasanya baik bagi pencernaan. Makanan jenis ini dapat membantu meringankan gejala kembung dan mengurangi gas pada pencernaan Anda.

BACA JUGA: 7 Makanan Sumber Probiotik, Bakteri Baik untuk Kesehatan

Lakukan apa yang dapat Anda lakukan

IBS dapat sangat menyakitkan dan tidak menyenangkan, namun Anda dapat melakukan hal-hal sederhana untuk mencegah dan meringankan gejalanya. Berusaha mengontrol tingkat stress Anda dan mengatur pola makan adalah dua cara terbaik untuk meringankan gejala IBS. Anda dapat berkonsultasi dengan tenaga medis atau dokter Anda jika masih belum yakin mengenai pola hidup mana yang harus Anda ubah untuk meringankan gejala IBS Anda.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Berlari tidak boleh sembarangan. Ada sejumlah kesalahan saat lari yang patut dihindari supaya waktu berolahraga Anda tak terbuang sia-sia.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Olahraga Kardio, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

polip hidung

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit