home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Ciri-Ciri dan Cara Membersihkan Usus Kotor

Ciri-Ciri dan Cara Membersihkan Usus Kotor

Setiap makanan dan minuman yang Anda konsumsi memang akan dicerna di dalam perut, tetapi sebagian sisanya menumpuk menjadi sampah dan bisa membahayakan kesehatan. Lantas, apa ciri-ciri usus kotor dan bagaimana cara membersihkannya?

Apa ciri dan tanda jika usus Anda kotor?

endometritis

Sebelum Anda memutuskan untuk membersihkan pencernaan, sebaiknya ketahui dulu apakah memang organ usus Anda penuh dengan kotoran. Oleh karena itu, Anda harus mengenali berbagai tandanya di bawah ini.

1. Anda susah buang air besar (sembelit)

Apabila Anda mengalami penyakit sembelit, ini menandakan bahwa usus Anda penuh dengan sisa-sisa makanan. Makanan yang tidak sehat, stres, serta sering mengonsumsi obat-obatan dapat mengakibatkan usus tidak memproduksi banyak lendir.

Padahal, lendir ini berfungsi untuk melancarkan saluran di dalam usus agar sampah-sampah makan tersebut mudah dikeluarkan dari perut.

2. Merasa nyeri dan sakit di berbagai bagian tubuh

Bukan hanya sakit perut saja, nyeri yang timbul akibat usus kotor dapat termasuk sakit kepala, sakit tulang belakang, dan nyeri yang menjalar dari punggung hingga tubuh bagian bawah, seperti paha, betis, serta tumit.

Biasanya rasa sakit ini timbul akibat infeksi jamur yang muncul karena pencernaan yang kotor.

3. Kelelahan

Racun akibat sisa-sisa makanan yang membuat usus kotor, ternyata dapat masuk ke dalam darah melalui saluran limfa. Kondisi ini mengakibatkan Anda cepat lelah, sistem kekebalan tubuh menurun, dan berisiko mengalami penyakit infeksi.

4. Bau mulut

Bau mulut termasuk tanda paling umum apabila usus Anda kotor akibat sisa makanan. Makanan sisa yang menumpuk tersebut mengeluarkan gas yang berbau kurang sedap. Bau gas tersebut bisa membuat napas Anda menjadi berbau tidak enak.

Jadi, bagaimana caranya untuk membersihkan usus yang kotor?

anatomi dan fungsi usus besar

Apabila Anda merasakan beberapa gejala yang telah tertera sebelumnya, kemungkinan Anda harus melakukan beberapa langkah untuk membersihkan usus. Di bawah ini berbagai caranya.

1. Jalani pola makan yang sehat

Membersihkan usus yang kotor tak selalu membutuhkan obat khusus atau melakukan cuci usus. Sebab, tubuh tidak akan membiarkan racun mengendap dalam usus.

Tubuh yang normal dan sehat memiliki respons yang baik untuk mengatasi dan mengeluarkan racun dari sisa makanan. Peran ini akan dibantu oleh organ hati dan organ ginjal.

Sehingga, Anda tak perlu merasa terlalu khawatir. Anda cukup mengubah kebiasaan makan Anda sehari-hari menjadi lebih sehat. Cobalah untuk lebih banyak konsumsi makanan kaya serat untuk pencernaan seperti buah dan sayur.

Serat sendiri dikenal baik untuk pencernaan dan pencegahan sembelit karena zat gizi ini dapat meningkatkan ukuran dan massa kotoran serta menyerap air, sehingga kotoran lebih mudah dikeluarkan dari tubuh.

Selain itu, kurangi konsumsi daging merah dan makanan yang digoreng. Begitu juga dengan makanan olahan seperti sosis dan daging asap. Perlu Anda ketahui, konsumsi keduanya kerap dikaitkan dengan meningkatnya risiko kanker usus.

2. Olahraga untuk cegah usus kotor

Ternyata, banyaknya massa lemak tubuh Anda dapat berpengaruh terhadap risiko kanker usus. Bila persentase lemak tubuh Anda tinggi, risiko Anda terkena kanker usus akan lebih besar.

Oleh karena itu, pertahankan berat badan yang sehat dengan menjaga persentase lemak tubuh tetap ideal. Salah satu caranya yaitu dengan berolahraga.

Olahraga atau aktivitas fisik dapat meningkatkan aliran darah ke otot dalam sistem pencernaan. Hal ini akan membuat otot bekerja lebih cepat dan efektif dalam menggerakkan makanan di sepanjang saluran pencernaan.

3. Minum obat

Bila sembelit yang Anda alami mulai mengganggu, minum obat laksatif atau pencahar mungkin bisa menjadi solusinya. Obat ini dapat membantu ‘menguras’ kotoran yang menumpuk.

Obat laksatif bekerja dengan menarik air dari tubuh Anda ke dalam usus. Air ini akan diserap tinja untuk memudahkan pengeluarannya.

4. Menjalani hidroterapi

Pembilasan dengan cara hidroterapi biasanya akan direkomendasikan bagi pasien dengan sembelit parah yang sudah tidak bisa ditangani dengan obat-obatan.

Prosedur hidroterapi melibatkan pembilasan usus besar dengan memasukkan cairan dalam jumlah yang besar. Nantinya, cairan ini akan mengairi usus besar dan mengeluarkan tinja yang masih menumpuk.

Sayangnya, prosedur ini dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti:

Maka dari itu, bila Anda memiliki kekhawatiran akan gejala yang Anda rasakan, baiknya Anda konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Colon cleansing: Is it helpful or harmful? (2020). Retrieved 26 April 2021, from http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/consumer-health/expert-answers/colon-cleansing/faq-20058435

Colon Cleansing: Health or Hype? (2015). MD Anderson Cancer Center. Retrieved 26 April 2021, from https://www.mdanderson.org/publications/focused-on-health/FOH-colon-cleansing.h12-1589835.html

4 Things You Should Know About Colon Cleansing. (2020). Cleveland Clinic. Retrieved 26 April 2021, from https://health.clevelandclinic.org/colon-cleansing-is-it-safe/

Dietary Fiber: Essential for a Healthy Diet. (2021). Mayo Clinic. Retrieved 26 April 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/fiber/art-20043983

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M Diperbarui 02/08/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro