4 Tanda Usus Anda Kotor, dan Bagaimana Cara Membersihkannya

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tahukah Anda bahwa usus bisa jadi kotor akibat makanan dan minuman yang Anda konsumsi tiap hari? Setiap makanan dan minuman tersebut memang akan dicerna di dalam perut Anda, tetapi sebagian dari sisanya menumpuk menjadi sampah dan bisa membahayakan kesehatan. Memang, tubuh akan mengeluarkan sampah-sampah tersebut secara perlahan. Tetapi ada yang lebih memilih untuk membersihkan usus dengan berbagai cara.

Apa ciri dan tanda jika usus Anda kotor?

Sebelum Anda memutuskan untuk membersihkan usus yang Anda anggap kotor, sebaiknya ketahui dulu apakah memang usus Anda penuh dengan kotoran.

Berikut adalah tanda jika Anda mempunyai usus yang kotor:

1. Anda susah buang air besar (sembelit)

Apabila Anda mengalami sembelit, ini menandakan bahwa usus Anda penuh dengan sisa-sisa makanan. Makanan yang tidak sehat, stres, serta sering mengonsumsi obat-obatan dapat mengakibatkan usus tidak memproduksi banyak lendir. Padahal, lendir ini berfungsi untuk melancarkan saluran di dalam usus, dan sampah-sampah makan  tersebut mudah dikeluarkan dari perut.

2. Merasa nyeri dan sakit di berbagai bagian tubuh

Bukan hanya sakit perut saja. Nyeri yang ditimbulkan akibat usus kotor termasuk sakit kepala, sakit tulang belakang, dan nyeri yang menjalar dari punggung hingga tubuh bagian bawah, seperti paha, betis, sert tumit. Biasanya rasa sakit ini timbul akibat usus Anda terinfeksi jamur yang muncul karena usus yang kotor.

3. Kelelahan

Racun akibat sisa-sisa makanan yang membuat usus kotor, ternyata dapat masuk ke dalam darah melalui saluran limfa. Kondisi ini mengakibatkan Anda cepat lelah, sistem kekebalan tubuh menurun, dan berisiko mengalami penyakit infeksi.

4. Bau mulut

Bau mulut adalah tanda yang paling umum terjadi apabila usus Anda kotor akibat sisa makanan. Makanan sisa yang menumpuk tersebut mengeluarkan gas yang berbau kurang sedap. Bau gas tersebut bisa membuat napas Anda menjadi berbau tidak enak.

Lalu, apakah perlu membersihkan usus kotor dengan obat?

Membersihkan usus yang kotor sebenarnya bisa dilakukan dengan beberapa cara, yaitu dengan tindakan medis seperti kolonoskopi atau menggunakan obat-obatan – seperti obat laksatif atau enema – yang dapat ‘menguras’ isi usus Anda keluar dalam satu waktu. Awalnya, orang-orang mulai membersihkan usus yang mereka anggap kotor karena ingin mengurangi risiko kanker usus akibat tumpukan racun yang ada di dalam usus. Namun, sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa memang membersihkan usus dapat mengurangi risiko kanker usus.

Usus kotor memang harus dibersihkan agar Anda terhindar dari berbagai gangguan kesehatan, terutaman gangguan sistem pencernaan. Tapi, apakah membersihkan usus harus menggunakan obat-obatan atau dengan melakukan tindakan medis? Apakah efektif? Berbagai ahli menyatakan bahwa upaya-upaya tersebut tidak efektif membuat usus bersih, justru menimbulkan berbagai risiko, seperti:

  • Dehidrasi
  • Mual dan muntah
  • Elektrolit tubuh tidak seimbang
  • Merusak bakteri baik dalam usus
  • Berisiko meningkatkan cairan di dalam paru-paru (jika membersihkan usus dengan melakukan tindakan medis)
  • Berpeluang mengalami gangguan fungsi jantung

Jadi, apa yang bisa saya lakukan jika usus saya kotor?

Apabila Anda merasa usus kotor – karena mengalami beberapa gejala yang telah disebutkan sebelumnya – maka Anda tidak butuh pembersih khusus untuk menghilangkan tumpukan sampah tersebut. Hal yang paling Anda butuhkan hanyalah makanan dan minuman sehat, serta pola hidup yang baik. Berbagai jenis sayur dan buah adalah makanan sumber serat yang Anda perlukan untuk membuat usus Anda bersih kembali.

Lagi pula, tubuh Anda tidak akan membiarkan racun mengendap di dalam usus Anda dan menyebabkan berbagai penyakit. Tubuh yang normal dan sehat, memiliki respon yang baik untuk mengatasi dan mengeluarkan racun dari sisa makanan – peran ini dilakukan oleh organ hati dan ginjal. Sehingga jangan khawatir racun akan menumpuk di dalam usus Anda, yang perlu Anda lakukan adalah menerapkan pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan yang baik untuk kesehatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

Zat aditif ada dalam setiap makanan kemasan. Biasanya sengaja ditambahkan untuk tujuan tertentu. Namun, apakah berbahaya bila dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Fakta Gizi, Nutrisi 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi sakit punggung

Saraf Kejepit, Apa Penyebab dan Bagaimana Gejalanya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit