home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Ini Risikonya Bila Ibu Minum Obat Maag Saat Hamil

Ini Risikonya Bila Ibu Minum Obat Maag Saat Hamil

Saat hamil, tak jarang para ibu mengalami gejala-gejala penyakit yang membuat tidak nyaman pada bagian tubuh tertentu, termasuk maag. Bagi wanita yang menderita maag, saat hamil akan berpotensi besar mengalami maag yang lebih sering kambuh. Namun, tahukah bahwa minum obat maag saat hamil sebenarnya memiliki risiko bagi janin?

Risiko yang bisa terjadi akibat minum obat maag saat hamil

Risiko yang mungkin terjadi saat ibu hamil minum obat maag adalah plasenta yang menghubungkan ibu dengan bayi dalam kandungan tidak mampu menyaring obat yang masuk dan diserap. Ada berbagai risiko bagi janin, termasuk risiko yang paling fatal yaitu keguguran.

Berikut beberapa risiko minum obat maag pada ibu hamil:

1. Gangguan pernapasan pada janin

Jika ibu hamil minum obat maag, maka akan meningkatkan risiko gangguan pernapasan pada janin. Gangguan kesehatan pada bayi ini diakibatkan dari reaksi alergi yang ada pada bahan obat maag tersebut. Tidak sedikit kasus bayi terlahir menderita beberapa gangguan kesehatan. Bahkan asma hingga gangguan pernafasan lainnya dapat menjadi bawaan penyakit lahir calon bayi Anda

2. Kurangnya berat badan bayi selama kehamilan dan setelah lahir

Kondisi maag umum dialami oleh ibu hamil pada awal-awal kehamilan. Minum obat maag saat hamil memang mengurangi risiko sakit pada lambung dan ulu hati Anda. Namun, minum obat maag juga akan membuat nafsu makan Anda akan berkurang karena efek obat tersebut. Maka, asupan nutrisi pada Anda dan juga janin juga akan berkurang sehingga kemungkinan adanya bayi kahir dengan ukuran berat berat badan di bawah normal dapat terjadi. Bayi juga berpotensi mengalami cacat lahir akibat kurangnya berat badan di dalam kandungan.

3. Berpotensi memicu perdarahaan

Mengonsumi obat maag ketika hamil juga bisa berisiko menyebabkan masalah pendarahan pada sistem pencernaan bagian dalam. Hal ini ditimbulkan oleh peningkatan produksi asam yang terjadi secara terus menerus, dan dengan obat maag ini malah asam lambung akan semakin tinggi.

Pada saat asam lambung sedang dipenuhi oleh asam yang tinggi, maka kondisi tersebut dapat menyebabkan lapisan menipis dan mengakibatkan terjadinya luka atau lambung bocor sehingga terjadinya pendarahan pada lambung serta usus ibu. Apabila kondisi sudah begini, maka akan sangat berbahaya bagi ibu dan janin.

Hal yang perlu dilakukan jika harus minum obat maag saat hamil

Jika memang terpaksa minum maag pada ibu hamil, sebaiknya lakukan konsultasi menggunakan bidan atau dokter kandungan. Disarankan untuk Anda para ibu hamil meminum obat dengan kandungan yang aman untuk bayi. Akan tetapi obat ini wajib diminum paling tidak 3 jam selesainya makan atau sebelum tidur. Obat maag yang Anda minum mampu mengakibatkan efek samping seperti merasakan mual dan diare.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Gastrointestinal Disease and Pregnancy http://emedicine.medscape.com/article/186225-overview Diakses pada 30 Januari 2017

How To Relieve Gastritis Symptomps During Pregnancy http://www.simple-remedies.com/pregnancy/gastritis-symptoms-during-pregnancy.html Diakses pada 30 Januari 2017

Is It Safe To Treat a Stomach Ulcer During Pregnancy http://www.ulcerresourcecenter.com/is-it-safe-to-treat-a-stomach-ulcer-during-pregnancy Diakses pada 30 Januari 2017

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Novita Joseph Diperbarui 23/12/2020
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team