Berbagai Cara untuk Mencegah Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Makanan yang terkontaminasi oleh bakteri dapat mengakibatkan keracunan yang tentu berdampak buruk terhadap kesehatan. Banyak faktor yang menyebabkan kondisi ini, seperti kebersihan dapur dan keamanan bahan makanan yang kurang terjaga. Oleh karena itu, agar Anda tidak mengalami hal ini, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah keracunan makanan. 

Cara mencegah keracunan makanan

Keracunan makanan dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan, yang paling umum, diare dan muntah. Masalah ini rentan terjadi pada anak dan orang dewasa yang sistem imunnya lemah sehingga sedikit saja mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bisa berakibat fatal. 

Keracunan makanan bisa dicegah melalui beberapa hal sederhana. Sebagaimana dilansir dari CDC, berikut adalah beberapa cara mencegah keracunan makanan

1. Cuci tangan 

cuci tangan

Mencuci tangan adalah salah satu kebiasaan yang sangat penting serta cara paling sederhana untuk mencegah keracunan makanan. Tangan merupakan anggota tubuh yang paling rentan terpapar kuman karena seharian Anda akan beraktivitas dengan tangan menyentuh berbagai macam barang. 

Oleh karena itu, mencuci tangan sangat penting dilakukan sebelum dan sesudah makan. Cucilah tangan Anda dengan sabun antiseptik dan air mengalir selama 20 detik. Gosoklah telapak tangan dan sela-sela jari untuk memastikan semua area tangan Anda benar-benar bersih. 

Cuci tangan harus dilakukan terutama pada saat sebelum dan sesudah makan, setelah menggunakan kamar mandi, setelah membersihkan kotoran hewan, serta setelah membuang sampah.

2. Membersihkan meja dapur

lap dapur
Sumber: The Homemakers Dish

Usai mempersiapkan bahan makanan, terutama daging mentah dan telur, usahakan untuk selalu membersihkan meja dapur. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan bakteri pada bahan makanan yang menempel di meja dapur. 

Bila Anda tak ingin bakteri ini masuk ke dalam tubuh, maka bersihkan meja dapur Anda dengan air hangat dan kain bersih. Cara ini bisa mencegah Anda kena keracunan makanan.

3. Menggunakan alat-alat memasak yang bersih

alat masak anti lengket

Usahakan untuk selalu menggunakan peralatan masak yang sudah dibersihkan, baik pisau, talenan sendok, atau spatula. Penggunaan talenan juga sebaiknya dibedakan untuk daging mentah dengan sayuran atau makanan siap santap lainnya.

Hal ini merupakan cara efektif untuk mencegah keracunan makanan akibat kontaminasi silang di antara makanan. Bila Anda menggunakan alat yang sama, bakteri pada talenan yang baru saja digunakan untuk memotong makanan mentah bisa saja berpindah pada makanan matang yang akan dipotong setelahnya.

Selain itu, menjaga kebersihan spons cuci piring pun sangat dianjurkan, mengingat spons bertugas untuk menyeka bakteri pada alat masak dan makan yang kotor. Usahakan mengganti spons seminggu sekali atau merendamnya di dalam air desinfektan untuk mematikan bakteri. 

4. Menyimpan bahan makanan mentah terpisah

Selain menggunakan talenan yang berbeda, Anda pun perlu memisahkan letak penyimpanan bahan makanan mentah dengan makanan siap santap lainnya sebagai upaya pencegahan keracunan makanan. 

Ini dia beberapa tips menyimpan bahan makanan mentah, seperti daging dan telur mentah. 

  • Simpan daging dan ayam mentah di dalam wadah yang bersih dan tertutup.
  • Letakkan di rak kulkas yang paling bawah.
  • Perhatikan instruksi penyimpanan dan jangan memasak makanan mentah yang sudah kedaluwarsa

5. Memasak hingga mencapai suhu yang benar

Pada saat Anda memasak, pastikan makanan diolah sampai benar-benar matang. Terutama bila Anda memasak daging, ayam, atau sosis. Lihatlah warna daging yang sedang Anda masak. Bila daging sudah tidak berwarna pink, maka artinya makanan sudah matang.

Bila perlu, masaklah makanan pada temperatur yang sesuai. Hal ini perlu diperhatikan supaya bakteri yang ada di dalam makanan mati.

Misalnya, daging sapi segar harus dimasak dengan suhu internal 65 derajat selsius, sedangkan daging ayam harus dimasak dengan suhu internal 73 derajat selsius. Untuk mengetahuinya, Anda bisa menggunakan termometer khusus makanan.

6. Menjaga suhu kulkas

Tidak hanya memastikan bahan makanan tidak mengandung bakteri, Anda dapat mencegah keracunan makanan dengan cara menjaga suhu kulkas. 

Jika suhu kulkas tidak diatur dengan benar, bakteri dapat berkembang biak dengan cepat. Usahakan mengatur suhu kulkas Anda di bawah 5°C. 

Sebaiknya, jangan mengisi kulkas terlalu penuh agar sirkulasi udara di dalam kulkas tetap baik dan tidak memengaruhi suhu kulkas. 

7. Berhati-hati saat berbelanja bahan makanan

penderita diabetes harus hindari makanan kemasan

Cara selanjutnya yang tak kalah penting untuk bantu menghindari Anda dari risiko keracunan adalah berhati-hati saat memilih makanan yang akan dibeli.

Pastikan Anda memeriksa kembali tanggal kedaluwarsanya. Makanan kedaluwarsa menjadi salah satu penyebab keracunan makanan. Itu sebabnya, memeriksa tanggal kedaluwarsa harus dilakukan, termasuk sebelum Anda mulai mengolah makanan.

Sekalipun tampilan dan aromanya tidak berubah dan tampak normal, hindari makan bahan makanan yang kedaluwarsa. 

Selain itu, beberapa jenis makanan tertentu juga dapat menyebabkan keracunan, terutama untuk orang-orang yang lebih rentan seperti ibu hamil dan lansia. Maka dari itu, sebaiknya hindari membeli susu atau keju yang belum dipasteurisasi.

Sebenarnya, cara utama untuk mencegah keracunan makanan adalah dengan menjaga kebersihan. Baik itu kebersihan bahan makanan, dapur, dan diri sendiri. Dengan begitu, Anda bisa terhindar dari keracunan makanan.

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Menghindari Paparan Bakteri Salmonella dari Makanan

Masalah pencernaan dari mulai diare hingga tipes bisa disebabkan oleh bakteri salmonella dalam makanan, sehingga perlu dihindari. Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Penyakit Infeksi, Infeksi Bakteri 16 November 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Anda suka nekat makan daging ayam belum matang? Awas, akibatnya bisa fatal. Ini dia berbagai bahaya dan ciri-ciri daging ayam yang belum dimasak sempurna.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tips Makan Sehat, Nutrisi 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Makanan Sehari-hari yang Ternyata Sebenarnya Mengandung Racun

Tahukah bahwa singkong ternyata mengandung racun sianida yang membahayakan tubuh jika tidak diolah dengan benar? Makanan apa lagi yang ternyata beracun?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Fakta Gizi, Nutrisi 20 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Bahaya Makan Kotoran Manusia Terhadap Kesehatan Tubuh

Ada puluhan siswa dipaksa makan kotoran manusia oleh seniornya. Tindakan itu bisa mengganggu kesehatannya. Apa saja bahaya makan kotoran manusia?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan, Informasi Kesehatan 27 Februari 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pertolongan pertama keracunan makanan

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
makan telur mentah

Makan Telur Mentah, Sehat atau Malah Berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
keracunan makanan

Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit
ilustrasi mual gejala dan ciri-ciri keracunan makanan

Begini Gejala bagi Tubuh Anda yang Mengalami Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit