Hepatitis A disebabkan oleh infeksi virus HAV yang menyerang organ hati dan bisa menular kepada orang lain. Kabar baiknya, melakukan pencegahan hepatitis A bisa mengurangi risiko terkena penyakit ini. Bagaimana caranya?
Hepatitis A disebabkan oleh infeksi virus HAV yang menyerang organ hati dan bisa menular kepada orang lain. Kabar baiknya, melakukan pencegahan hepatitis A bisa mengurangi risiko terkena penyakit ini. Bagaimana caranya?

Penyakit hepatitis A dapat menular melalui makanan, air minum, berbagi alat suntik, dan berhubungan seks dengan orang yang terinfeksi.
Penyakit ini bisa cepat menyebar pada lingkungan sanitasi yang buruk dan kelompok masyarakat yang kurangnya menjaga kebersihan diri.
Meskipun jenis hepatitis ini jarang menimbulkan infeksi serius, Anda tetap harus waspada terhadap risiko penularan penyakit ini.
Salah satu caranya adalah dengan melakukan langkah-langkah pencegahan sebagai berikut ini.

Mendapatkan vaksin merupakan salah satu langkah pencegahan yang paling efektif untuk penyakit hepatitis A.
Hal ini karena vaksin dapat merangsang tubuh untuk membuat antibodi. Antibodi akan berperan melawan virus hepatitis yang akan menginfeksi tubuh.
Pemberian vaksin biasanya dilakukan pada bayi dan anak-anak. Meskipun begitu, orang dewasa bisa mendapatkan vaksin dengan dosis yang disesuaikan.
Vaksin hepatitis A juga boleh diberikan pada ibu hamil. Namun, biasanya dokter menyarankan pemberian vaksin ketika bepergian di area penyebaran hepatitis A atau tinggal bersama orang dengan penyakit hepatitis.
Cara lainnya untuk mencegah risiko penularan virus hepatitis A adalah dengan memperhatikan kebersihan makanan atau minuman yang Anda konsumsi.
Hal ini karena kasus penyakit hepatitis A lebih banyak ditularkan melalui air minum dan makanan.
Misalnya, ketika feses penderita tidak sengaja mengontaminasi makanan dan minuman yang Anda konsumsi.
Oleh sebab itu, pastikan makanan dalam kondisi yang bersih. Jangan lupa menjaga kebersihan dapur dan alat-alat masak Anda.
Mengutip Medlineplus, buah dan sayuran mentah yang belum dikupas, kerang, es, dan air minum bisa berisiko menjadi sumber berkembangnya virus hepatitis.
Jadi, pastikan olah buah-buahan dalam kondisi matang sempurna. Hindari terlalu sering makan makanan mentah atau setengah matang seperti kerang dan makanan laut lainnya.
Jika Anda pergi ke luar kota dengan lingkungan sanitasi yang buruk, sebaiknya minum air mineral kemasan.
Apabila ada anggota keluarga yang menderita penyakit hepatitis A, sebaiknya hindari menggunakan alat makan bersama.
Cara pencegahan penyakit hepatitis A lainnya yang tidak kalah penting adalah dengan menjaga kebersihan diri, termasuk rutin mencuci tangan.
Hal ini karena virus penyebab hepatitis A bisa menular melalui feses orang yang terinfeksi ke makanan atau minuman yang Anda konsumsi.
Oleh sebab itu, biasakan diri untuk selalu mencuci tangan dengan sabun setidaknya sebelum dan sesudah makan atau setelah dari kamar mandi.
Cuci tangan dengan air mengalir yang bersih serta sabun hingga ke sela-sela jari Anda kurang lebih selama 20 detik.

Selain menjaga kebersihan diri, hindari menggunakan alat kebersihan seperti alat cukur, sikat gigi, gunting kuku, atau handuk bersama dengan orang lain.
Pasalnya, darah dari orang yang terinfeksi bisa menempel pada salah satu barang tersebut sehingga menjadi media penularan.
Penyakit hepatitis A bisa tidak menimbulkan gejala pada beberapa orang, sehingga Anda tidak pernah tahu jika seseorang terkena penyakit ini tanpa disadari.
Jadi, pastikan untuk memisahkan alat kebersihan pribadi Anda dan jangan pinjamkan atau gunakan bersamaan dengan orang lain sebagai langkah pencegahan hepatitis A.
Penularan penyakit hepatitis A juga paling banyak terjadi akibat berhubungan seks dengan pasien hepatitis.
Mengutip, Devon Sexual Health, penyakit hepatitis A biasanya menular karena kontaminasi feses penderita, misalnya saat berhubungan seks oral atau anal tanpa kondom.
Oleh sebab itu, pastikan untuk menggunakan kondom. Penting juga untuk mengetahui riwayat kesehatan pasangan Anda sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit hepatitis A.
Penyakit hepatitis A dapat menular ketika berbagi jarum suntik dengan orang lain atau menggunakan jarum suntik yang tidak steril.
Misalnya, jarum pada pembuatan tato atau penggunaan obat-obatan terlarang bisa menjadi sumber penularan penyakit hepatitis.
Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati saat menggunakan jarum suntik, terutama untuk petugas kesehatan yang berkontak langsung dengan orang yang terinfeksi.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Hepatitis A Virus (HAV). (2021). FDA. Retrieved 10 June 2024, from https://www.fda.gov/food/foodborne-pathogens/hepatitis-virus-hav
Vaccines that are not routinely recommended in pregnancy. (2023). Australian Government Departement of Health and Aged Care. Retrieved 10 June 2024, from https://immunisationhandbook.health.gov.au/resources/tables/table-vaccines-that-are-not-routinely-recommended-in-pregnancy-inactivated-viral-vaccines
What is hepatitis A? (n.d). Devon Sexual Health. Retrieved 10 June 2024, from https://www.devonsexualhealth.nhs.uk/stis/hepatitis-a/
Versi Terbaru
12/06/2024
Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes.
Diperbarui oleh: Fidhia Kemala