Pengaruh Sakit Kronis Pada Remaja

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Masa remaja adalah masa yang cukup menantang, apalagi jika ditambah dengan sakit kronis. Selain perihal kesehatan, sakit kronis dapat mempengaruhi hubungan dengan keluarga, teman-teman, dan dapat memiliki dampak pada citra diri. Sakit juga dapat membatasi atau mengganggu kegiatan sekolah, rekreasi dan aktivitas kerja.

Namun yang terpenting adalah, saat anak Anda bertumbuh menjadi remaja, tanggung jawab untuk mengatasi sakit kronis akan mulai ditanggung oleh anak Anda. Semakin dewasa anak Anda, tanggung jawab untuk mengatasi rasa sakit akan meningkat perlahan-lahan.

Bagian utama dari transisi ini akan berlangsung saat masa remaja. Cara terbaik untuk meminimalisir dampak buruk dari sakit kronis adalah sebisa mungkin memberi informasi pada anak.

Peran orangtua

Orangtua dapat membantu saat anak masih kecil dengan menyemangatinya untuk memiliki pikiran yang sehat dan mengatasi rasa sakit kronis: contohnya, menyediakan informasi yang relevan, melibatkan anak saat menentukan keputusan sedini mungkin, dan mengajari kemampuan menyelesaikan masalah.

Dukunglah anak remaja Anda untuk mengekspresikan perasaan dan kekhawatirannya tentang rasa sakit dan mencari cara untuk mengatasinya bersama-sama. Jika saatnya tepat, anak Anda dapat mulai mengambil tanggung jawab untuk mengatasi rasa sakitnya dengan mulai menemui tenaga medis sendiri.

Kunjungan sendiri dapat dibagi dalam beberapa tahap hingga remaja merasa nyaman. Hal ini dapat membantu transisi dalam mengambil kendali penuh akan penanganannya, serta kesempatan untuk mendiskusikan dengan lebih privat tanpa adanya orangtua. Melakukan kunjungan sendiri dapat menyadarkan remaja bahwa sebentar lagi tanggung jawab ini akan menjadi tanggungannya.

Namun dengan tanggung jawab yang diambil oleh anak, beberapa keputusannya mungkin akan menyebabkan masalah. Remaja perlu merasa percaya diri bahwa mereka dapat mendiskusikan apa yang terjadi tanpa takut dikritik. Berikan kepercayaan terhadap kemampuan anak Anda dalam memilih keputusan tanpa menjadi terlalu kritis. Penting untuk mendukung anak remaja secukupnya untuk membantunya memilih keputusan yang bijak.

Saat diperlukan, konsultasikan dengan ahli kesehatan seperti ahli isu remaja, pekerja sosial, psikolog, psikiater, atau spesialis pada pengobatan remaja. Konsultasi penting dilakukan jika anak Anda memiliki perilaku yang berisiko atau tampak tidak dapat mengatasi isu emosional.

Tips untuk mengingat pengobatan rasa sakit

Tidak selalu mudah untuk mengingat kapan perlu mengonsumsi obat. Remaja mempunyai kehidupan yang sibuk dan mudah lupa meminum obat. Minum obat sering dipandang negatif, beban, kurangnya kendali, atau pengingat akan kondisi yang mereka tidak ingin ingat. Walaupun adanya potensi masalah tersebut, mengikuti rutinitas pengobatan adalah hal yang penting dalam mengambil tanggung jawab mengatasi rasa sakit.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan oleh remaja:

  • Gabungkan minum obat dalam rutinitas sehari-hari, seperti mandi di pagi hari atau sikat gigi pada malam hari. Gunakan tempat pil pilihan mereka agar mudah mengingat obat apa dan kapan harus meminumnya. Anak Anda juga dapat menggunakan tempat obat yang berbentuk jam tangan, cincin atau anting-anting yang dirancang untuk menyembunyikan obat, jika anak tidak ingin terlihat membawa tempat obat.
  • Pertimbangkan pengingat elektronik untuk mengingatkan anak Anda meminum obat, seperti komputer, smartphone, atau jam tangan digital.
  • Jika rutinitas anak Anda berubah, seperti pergi berlibur, risiko lupa minum obat meningkat. Orangtua dapat membantu dengan memastikan obat dibawa dan disimpan pada tempat yang mudah diakses dan aman, seperti tas kosmetik atau tas kecil.

Melepas anak

Pada tahap tertentu, semua orangtua bergumul dengan kebebasan anak remajanya. Untuk beberapa orangtua, melepas anak untuk mandiri adalah proses yang sulit. Untuk orangtua dengan anak yang memiliki sakit kronis, hal ini dapat dirasakan lebih sulit.

Setelah mengurus perawatan anak, kadang sulit untuk memberi kebebasan dan melihat anak membawa tanggung jawabnya sendiri. Beberapa orangtua bahkan membatasi usaha anak untuk menjadi lebih mandiri. Namun orangtua perlu mulai menerima anak bertanggung jawab atas hidupnya sendiri, agar mereka dapat menjaga kesehatan mereka sendiri sebagai orang dewasa. Jika anak Anda siap, ia dapat dipercaya untuk menjaga dirinya sendiri dengan baik. Persiapan yang benar termasuk memastikan ia mengetahui apa yang ia butuhkan, penanganannya, dan konsekuensi dari lalai menjaga diri.

Bagaimana remaja menghadapi kebebasan?

Beberapa remaja ingin segera mandiri dan bertanggung jawab terhadap kesehatan dirinya sendiri. Beberapa merasa takut dan tetap bergantung pada orangtua. Penting untuk mencari garis tengah. Orangtua dapat tetap memberikan dukungan dan memberikan dorongan agar anak mulai melangkah sendiri. Tujuan utama adalah memindahkan tanggung jawab secara perlahan dari orangtua ke remaja. Anak Anda harus mengerti bahwa keputusan penting dalam hidup seperti edukasi, karir dan kehidupan sehari-hari harus juga mengingat bagaimana sakit kronis dapat diatasi dan bagaimana pengaruhnya terhadap kesehatan. Kuncinya adalah tetap optimis yang realistis tentang apa yang mungkin dan tidak mungkin terhadap masa depan.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

    Gangguan makan yang dialami oleh ibu hamil tentu akan memberikan dampak yang berbahaya bagi keselamatan dan perkembangan janin.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

    Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

    Pemeriksaan kehamilan amatlah penting. Di sisi lain, pemeriksaan kehamilan selama pandemi COVID-19 membuat ibu rentan tertular. Apa yang harus ibu lakukan?

    Ditulis oleh: Diah Ayu
    dr. Ivander Utama, F.MAS, Sp.OG
    Coronavirus, COVID-19 29/04/2020

    6 Makanan Bergizi untuk Memperkuat Kandungan

    Selain sehat untuk ibu, berbagai makanan ini juga dapat memperkuat janin dalam kandungan agar masa kehamilan tetap lancar.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Direkomendasikan untuk Anda

    Tips Mengajak Orang Tua Pindah ke Tempat yang Baru

    Tips Mengajak Orang Tua Pindah ke Tempat yang Baru

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 25/05/2020
    Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

    Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
    Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

    Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
    4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

    4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020