Dahak yang menumpuk di tenggorokan pasti sangat tidak nyaman, apalagi jika terjadi pada anak. Kondisi ini tidak jarang membuat anak menjadi rewel. Untungnya, ada beberapa cara alami mengeluarkan atau menghilangkan dahak pada anak.
Dahak yang menumpuk di tenggorokan pasti sangat tidak nyaman, apalagi jika terjadi pada anak. Kondisi ini tidak jarang membuat anak menjadi rewel. Untungnya, ada beberapa cara alami mengeluarkan atau menghilangkan dahak pada anak.

Secara umum, cara ini sangat sederhana dan hanya menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah. Untuk mengetahuinya lebih lanjut, simak ulasan berikut ini.
Menurut Seattle Children’s dan beberapa sumber lainnya, berikut adalah berbagai cara menghilangkan atau mengencerkan dahak pada anak yang dapat Anda lakukan.

Manfaat madu untuk kesehatan tidak perlu diragukan lagi. Pasalnya, obat herbal yang satu ini dipercaya dapat membantu mengencerkan dahak pada anak.
Hal ini karena madu memiliki sifat antibakteri dan antiradang yang dapat meredakan gejala batuk dan membersihkan dahak.
Para ahli pun menyatakan bahwa madu memiliki efek yang lebih ampuh dalam menghilangkan dahak daripada obat penghilang dahak, seperti dekongestan.
Air putih merupakan salah satu alternatif terbaik untuk meredakan dahak yang menumpuk. Air putih termasuk dalam kelompok dekongestan alami yang dapat Anda andalkan.
Selain bisa menghilangkan dahak pada anak, mengonsumsi air putih dapat membantu tubuh melawan infeksi yang sedang terjadi.
Jadi, sebaiknya berikan anak Anda air putih hangat untuk mempercepat meredakan dahaknya yang menumpuk tersebut.
Tidak hanya itu, air putih juga dapat mencegah anak mengalami dehidrasi, yang tentunya dapat memperburuk kondisinya.
Cara alami lainnya yang dapat membantu mengatasi dahak pada anak adalah dengan menggunakan humidifier.
Berkat humidifier, udara di ruangan rumah Anda menjadi lembap yang dapat membantu mengencerkan dahak, sehingga efektif sebagai cara mengeluarkan lendir bayi dan anak.
Saluran pernapasan yang tersumbat akibat dahak yang menumpuk pun menjadi lebih lega. Untuk menciptakan sensasi relaksasi, Anda bisa menambahkan essential oil, seperti lavender atau eukaliptus.
Bila tidak mungkin menggunakan humidifier, Anda dapat membiarkan air panas di kamar mandi selama beberapa menit mengalir dan menimbulkan uap. Kemudian, biarkan anak menghirup uapnya pada jarak yang aman.
Cara alami untuk menghilangkan dahak pada anak, yaitu dengan memandikannya menggunakan air hangat.
Hal ini dapat membantu melegakan saluran pernapasan anak yang tersumbat akibat dahak yang menumpuk.
Mandi air hangat selama kurang lebih 10 menit juga memberikan dampak baik untuk kesehatan tubuh.
Ini di antaranya melancarkan aliran darah, membersihkan kuman penyakit, dan meringankan gejala pilek.
Cara lainnya yang dapat dilakukan untuk membantu mengeluarkan dahak anak yaitu dengan menepuk-nepuk punggungnya secara perlahan.
Untuk melakukan cara ini, Anda bisa memosisikan anak dengan tegak, lalu tepuk punggungnya dengan perlahan.
Dengan cara ini, dahak yang terjebak dalam saluran napas pun akan semakin mudah untuk dikeluarkan.

Untuk mengencerkan dahak pada anak agar lebih mudah dikeluarkan, Anda juga dapat menyemprotkan larutan saline ke setiap lubang hidungnya.
Cara ini dikenal dengan istilah cuci hidung. Larutan saline untuk cuci hidung dapat Anda beli di apotek terdekat atau membuatnya sendiri di rumah.
Caranya mudah, cukup campurkan ¼ sendok teh garam ke dalam 1 cangkir air matang hangat, aduk hingga garam dan air menyatu dengan sempurna.
Dengan larutan ini, tekstur dahak dapat menjadi lebih encer dan mudah dikeluarkan. Tidak hanya itu, cairan ini dapat menjaga saluran hidung tetap lembap.
Guna membersihkan hidung si Kecil dari lendir, Anda dapat menggunakan nasal aspirator untuk membantu mengeluarkannya.
Hal ini dapat membantu anak yang belum terbiasa membuang ingusnya sendiri.
Caranya pun cukup mudah dilakukan. Anda cukup memasukkan ujung aspirator ke lubang hidung si Kecil dan menyedotnya melalui ujung selang satunya.
Sebaiknya, hindari untuk mengisapnya terlalu keras. Hal ini karena dapat meningkatkan risiko iritasi pada hidung anak.
Selain menggunakan nasal aspirator, Anda juga bisa menggunakan bulb spuit. Alat ini berbentuk pipet karet yang dapat digunakan sebagai cara mengeluarkan lendir pada hidung anak.
Untuk menggunakan alat ini, Anda dapat memasukkan ujung bulb spuit ke dalam hidung si Kecil. Namun, sebelumnya buang udara yang ada di dalam spuit menggunakan ibu jari Anda.
Setelah masuk ke dalam hidung, lepas spuit secara perlahan dan biarkan ia mengembang kembali untuk menarik lendir yang ada di dalam hidung.
Ulangi cara ini sesuai kondisi dan banyaknya lendir pada hidung. Setelah selesai, bersihkan blub spuit menggunakan mangkuk air sabun dan cuci dengan air bersih.
Cara yang dapat dilakukan untuk membantu mengeluarkan dahak pada anak yang selanjutnya adalah berkumur menggunakan air garam.
Untuk membuat larutan air garam, Anda dapat mencampurkan ½ sendok teh garam dengan secangkir air hangat. Lalu, beri instruksi kepada anak untuk berkumur selama 30—60 detik.
Namun perlu diingat, cara menghilangkan dahak ini sebaiknya dilakukan bila anak sudah bisa berkumur, ya.
Saat anak berbaring, lendir dapat menumpuk di sinus, sehingga menyumbat saluran hidung dan membuat anak menjadi tidak nyaman.
Untuk meringankan kondisi ini, Anda dapat membantu menopang kepala anak dengan bantal yang lebih tinggi.
Hal ini bertujuan untuk mengurangi sumbatan di saluran hidung, sehingga anak dapat bernapas lebih nyaman.
Selain menggunakan cara alami di atas, Anda dapat memberikan anak obat over the counter (OTC) yang dapat digunakan sebagai cara mengeluarkan dahak pada anak yang menumpuk.
Anda dapat membeli obat flu anak di apotek sekitar Anda dan tanyakan lebih lanjut kepada apoteker untuk menentukan obat yang cocok sesuai dengan kondisi anak Anda.
Saat memberikan obat kepada anak, sebaiknya baca aturan pakai yang ada di dalam kemasan obat tersebut.
Apabila cara-cara di atas tidak efektif mengatasi keluhan yang terjadi, sebaiknya periksakan anak ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Cleveland Clinic. (2024). Will Honey Help Your Sore Throat and Cough? Retrieved 27 February 2025, from https://health.clevelandclinic.org/honey-for-sore-throat-and-cough
Gouveia, A. (2023). 6 Pediatrician-Approved Tips for Dealing with Mucus. Retrieved 27 February 2025, from https://healthtalk.unchealthcare.org/6-pediatrician-approved-tips-for-dealing-with-mucus/
Cleveland Clinic. (2024). Soak Away Your Worries (and Your Sore Muscles). Retrieved 27 February 2025, from https://health.clevelandclinic.org/reasons-to-take-a-bath
Suctioning Your Childs Nose and Mouth. (n.d.). Retrieved 27 February 2025, from https://www.chkd.org/patient-family-resources/health-library/suctioning-your-childs-nose-and-mouth/
Coughs: Meds or Home Remedies? (2025). Retrieved 27 February 2025, from https://www.seattlechildrens.org/conditions/a-z/coughs-meds-or-home-remedies/
Child’s Cough: Is No Medicine the Best Medicine? (n.d.). Retrieved 27 February 2025, from https://www.cedars-sinai.org/blog/best-medicine-childs-cough.html
Colds, coughs and ear infections in children. NHS. (N.d.). Retrieved 27 February 2025, from https://www.nhs.uk/conditions/baby/health/colds-coughs-and-ear-infections-in-children/
Learning About How to Help Your Child Cough Up Mucus. (n.d.). Retrieved 27 February 2025, from https://healthy.kaiserpermanente.org/health-wellness/health-encyclopedia/he.learning-about-how-to-help-your-child-cough-up-mucus.acl9968
Versi Terbaru
10/03/2025
Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari
Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto
Diperbarui oleh: Ihda Fadila
Ditinjau secara medis oleh
dr. Carla Pramudita Susanto
General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita