Tips dan Trik Jitu Menghadapi Si Kecil yang Suka Menggigit Temannya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sebagai orangtua dari balita yang sedang aktif-aktifnya bermain, pernahkah Anda menghadapi situasi berikut? Ketika di taman bermain, tiba-tiba Anda melihat si kecil menggigit lengan teman bermain sampai menangis. Panik, Anda buru-buru menariknya dari “TKP” dan sibuk meminta maaf pada ibu si teman. Selanjutnya, Anda jadi terheran-heran. Kenapa anak suka menggigit, tidak hanya temannya tapi juga mainannya di rumah, dan apa cara terbaik untuk menangani situasi ini?

Kenapa anak suka menggigit?

Balita usia 1-3 tahun suka menggigit obyek terdekatnya. Mungkin satu waktu Anda atau pasangan yang jadi “korban”, di waktu lainnya mungkin kakaknya sendiri, hingga guru atau teman-temannya di PAUD. Kebiasaan menggigit di rentang usia ini masih tergolong normal, dan biasanya dipicu sesuatu hal seperti:

Rasa penasaran dan ingin tahu

Kebiasaan bayi suka menggigit umumnya berasal dari kombinasi rasa ingin tahu terhadap lingkungan sekitarnya dan insting mencari makanan. Ditambah dengan kemampuan motorik serta jangkauan gerak tubuh yang mulai berkembang pesat, ia akan lebih mudah meraih suatu benda dan memasukkannya ke dalam mulut karena mengiranya makanan.

Membutuhkan perhatian

bayi pakai empeng isap jempol

Rasa penasaran juga memicu keingintahuan mereka terhadap respon orang lain dari tindakannya. Apakah orang itu (Anda atau pasangan, misalnya) akan marah, tertawa, menangis, atau kaget ketika ia menggigit tangan Anda atau barang di sekitarnya.

Mengusir rasa sakit

Ketika bayi mulai tumbuh gigi, ia akan lebih sering menggigit jari atau mainannya untuk meringankan rasa sakitnya. Atau bahkan puting susu ibunya saat menyusui.

Mengekspresikan rasa marah dan kesal

Bayi masih cenderung sulit untuk mengekspresikan emosi mereka. Maka ketika anak merasa kesal atau diabaikan, menggigit adalah satu cara bayi untuk berkomunikasi demi mendapatkan perhatian.

Tips dan trik menghadapi anak yang suka menggigit

Jika lain waktu Anda memergoki anak menggigit temannya atau benda apa pun yang ada di dekatnya, jangan panik. Ikuti beberapa langkah berikut untuk mengatasinya.

  • Jangan langsung memarahi atau meneriakinya. Tetap tenang dan sebaiknya langsung jauhi anak Anda dari orang yang digigitnya. Marah-marah hanya membuat si kecil ikut merasa frustrasi hingga semakin sulit ditangani. Tindakan ini juga berlaku ketika Anda melihat anak menggigit benda yang seharusnya tidak dimakan atau dimasukkan ke mulut.
  • Tenangkan anak dan tanyakan padanya, kenapa ia menggigit orang lain. Tunjukkan hasil gigitannya pada anak, supaya ia mengerti bahwa tindakannya itu menyakiti orang lain. Ini membuat anak merenungkan perbuatannya dan tidak lagi mengulangi perbuatannya.
  • Kemudian, ajarkan anak untuk meminta maaf kepada orang yang digigitnya. Selanjutnya, biarkan anak kembali bermain dengan temannya.

Tips untuk menghentikan kebiasaan menggigit pada anak

anak menggigit

Kebiasaan menggigit pada anak harus dihentikan. Anda bisa membantu anak untuk menghilangkan kebiasaan tersebut dengan cara berikut:

  • Tegaskan pada anak bahwa menggigit itu perilaku yang tidak baik. Menggigit temannya bisa membuat mereka kesakitan, sementara menggigit mainan atau benda lain bisa membuat benda tersebut jadi rusak.
  • Pertimbangkan untuk memilih playgroup atau tempat penitipan anak yang lebih sedikit jumlah muridnya. Ini menghindari anak merasa terabaikan sehingga kemungkinan besar tidak akan menggigit temannya untuk mendapatkan perhatian pengawas atau pengasuh.
  • Ajari anak untuk mengekspresikan dirinya, saat sedang sedih, marah, kesal, atau butuh perhatian. Ini menghindari anak meluapkan perasaannya lewat gigitan.
  • Siapkan empeng untuk mengalihkan perhatiannya jika anak suka menggigit benda di sekitarnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    4 Cara Menghilangkan Dahak pada Anak Secara Alami

    Dahak yang menumpuk di tenggorokan bisa membuat anak Anda tidak nyaman. Berikut cara alami yang dapat membantu menghilangkan dahak pada anak.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Parenting, Tips Parenting 9 September 2020 . Waktu baca 3 menit

    11 Gejala Pneumonia Pada Anak yang Perlu Diwaspadai

    Pneumonia pada anak diklaim sebagai penyebab kematian anak tiap 20 detik. Berikut beberapa gejala pneumonia pada anak yang sebaiknya Anda ketahui.

    Ditulis oleh: Theresia Evelyn
    Parenting, Tips Parenting 3 September 2020 . Waktu baca 3 menit

    Bayi Menangis Terus? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

    Karena belum bisa berbicara, menangis adalah satu-satunya cara bayi berkomunikasi. Apa saja penyebab bayi menangis dan bagaimana mengatasinya?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Yurika Elizabeth Susanti
    Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 3 September 2020 . Waktu baca 10 menit

    Mengulik Tahapan Perkembangan Emosi Anak Usia 6-9 Tahun

    Kemampuan dalam mengelola emosi perlu ditumbuhkan dalam diri anak sejak kecil. Sudah tahukah Anda tahapan perkembangan emosi anak usia 6-9 tahun?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 3 September 2020 . Waktu baca 9 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    gangguan atau penyimpangan makan pada remaja

    Penyebab Gangguan Makan pada Remaja dan Cara Mengatasinya

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 19 September 2020 . Waktu baca 10 menit
    pendidikan montessori

    Mengenal Metode Pendidikan Montessori: Membebaskan Anak untuk Bereksplorasi

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 17 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    mengajari anak gosok gigi

    6 Cara Efektif Mengajarkan Anak Gosok Gigi

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 5 menit
    bakat anak

    Tips Mencari Tahu dan Mengembangkan Bakat Anak

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 10 September 2020 . Waktu baca 4 menit