Tips Mendidik Anak Dengan Teknik Hypnoparenting

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/11/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Orangtua, terutama orangtua baru mungkin merasa kesulitan dalam mendidik dan mengasuh anak. Ya, mendidik dan mengasuh anak bukan merupakan suatu hal yang mudah dilakukan. Ini tidak ada sekolah formalnya. Anda harus mempelajarinya secara otodidak. Anda mungkin mencontoh bagaimana pola asuh orangtua Anda ke Anda untuk diterapkan ke anak Anda. Atau, Anda juga bisa mempelajari teknik pengasuhan baru. Salah satunya yang bisa Anda coba adalah hypnoparenting. Apa itu hypnoparenting?

Apa itu hypnoparenting?

Hypnoparenting merupakan salah satu teknik mengasuh anak dengan memanfaatkan teknik hipnosis. Ya, hypnoparenting merupakan gabungan dari dua kata, yaitu “hipnosis” dan “parenting”. Dengan menggunakan teknik hipnosis dalam mengasuh anak, Anda bisa menyugesti anak untuk melakukan hal-hal positif yang Anda inginkan. Anak juga bisa menerima pelajaran dari orangtua dengan lebih mudah.  

Apa sih hipnosis itu? Hipnosis merupakan sebuah teknik yang dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi. Teknik ini dilakukan dengan menggunakan pengulangan verbal dan gambaran mental. Anda bisa memberikan sugesti ke anak Anda melalui hipnosis sehingga anak Anda bisa mengikuti sugesti-sugesti yang Anda berikan. Saat anak terhipnosis dengan pengulangan kata yang berkali-kali dari orangtuanya, anak biasanya akan merasa tenang, santai, dan tidak stres, sehingga lebih mudah menerima saran dari orangtua.

Hipnosis ini dapat membantu Anda sebagai orangtua untuk mengontrol perilaku anak yang tidak diinginkan. Membuat anak lebih mudah menerima saran dan masukan dari orangtua untuk melakukan hal-hal yang positif. Selain itu, juga bisa membuat anak lebih percaya diri untuk dapat mengatasi masalahnya, seperti tidak bisa bangun pagi, mengompol, malas, dan lainnya.

Bagaimana hipnosis bisa dimanfaatkan untuk mengasuh anak?

Orangtua merupakan panutan anak. Semua hal yang dilakukan dan diucapkan orangtua dapat ditiru oleh anak dengan mudahnya. Ya, memang anak-anak sangat mudah meniru perilaku dan perkataan yang sering ia lihat dan dengar dari sekelilingnya. Sehingga, Anda sebagai orangtua harus hati-hati dalam bersikap dan berkata di depan anak.

Dan, tahukah Anda bahwa secara tidak langsung itu adalah hipnosis? Perilaku dan perkataan yang diulang-ulang di depan anak Anda, bisa jadi itu dapat menghipnosis anak Anda. Secara tidak sadar, Anda telah melakukan hal ini dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, sebagai orangtua sebaiknya bersikap dan berkata yang baik di depan anak, sehingga secara tidak langsung Anda menanamkan hal-hal positif kepada anak, begitulah kurang lebih yang dikatakan Ariesandi Setyono, pakar hypnoparenting Indonesia, dalam bukunya “Hypnoparenting: Menjadi Orangtua Efektif dengan Hipnosis”.

Bagaimana cara menerapkan hipnoparenting dalam mengasuh anak?

Hypnoparenting dapat dilakukan dengan cara yang mudah, melalui perkataan Anda ke anak dan melalui perbuatan Anda yang dilihat anak sehari-hari. Beberapa contohnya adalah:

  • Gunakan selalu kata-kata positif setiap kali Anda berbicara dengan anak Anda. Sebisa mungkin hindarilah penggunaan kata-kata negatif, seperti kata “tidak”, “tanpa”, dan “jangan”. Contoh: sebaiknya gunakan kalimat “Sekarang waktunya bereskan kamarmu supaya rapi” daripada “Coba bereskan kamarnya agar tidak berantakan”. Katakan dengan halus sambil melihat mata anak Anda dan merangkulnya.
  • Katakan selalu bahwa ia anak yang hebat, puji dan hargai setiap usaha anak Anda. Contoh: Katakan pada anak “Anak mama pasti bisa mengerjakan soal ujiannya dan dapat nilai bagus” bukan “Kerjakan soalnya yang benar ya, jangan sampai dapat nilai jelek”.
  • Bisikkan kalimat-kalimat positif atau cerita positif pada anak menjelang tidur. Saat anak mengantuk di mana otak anak sedang rileks, ini adalah waktu yang tepat untuk menyugesti anak dengan kalimat atau cerita positif. Kalimat atau cerita positif ini akan diterima oleh alam bawah sadar anak, sehingga anak lebih mudah untuk mengikuti apa yang Anda mau. Cerita positif tentang pantang menyerah, mengasihi sesama, rajin belajar, dan sebagainya dapat menjadi gambaran positif bagi anak dalam menghadapi masalah di kehidupannya.

Satu hal lagi yang terpenting adalah berbuatlah yang baik di depan anak Anda sejalan dengan apa yang ingin Anda tanamkan ke anak Anda. Ingat, anak akan meniru setiap perbuatan orangtuanya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Baru-baru ini ilmuwan jepang menemukan rahasia cara sempurna memeiuk bayi. Bagaimana caranya agar bayi nyaman dan tenang?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Parenting, Tips Parenting 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

Membentak anak dapat memberikan dampak yang buruk. Apa akibat dari anak terlalu sering dibentak dan apa yang harus dilakukan orangtua?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Parenting, Tips Parenting 22/06/2020 . Waktu baca 8 menit

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Mata plus sering dikenal sebagai penyakit orang tua. Padahal banyak juga kasus mata plus pada anak. Baca terus dan pelajari berbagai penyebab dan gejalanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 20/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Memanfaatkan Hipnoterapi untuk Menyembuhkan Trauma Psikologis

Bagi orang yang memendam trauma psikologis yang serius, dampaknya begitu terasa dalam hidup sehari-hari. Untungnya, metode hipnoterapi bisa membantu Anda.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 18/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab stunting

Benarkah Cacingan Bisa Menyebabkan Stunting pada Anak?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
mengatasi ruam popok bayi

Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit
ruam susu bayi

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi ASI Eksklusif

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit