3 Hal yang Perlu Dilakukan Ketika Pasangan Mendiamkan Anda Saat Marah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 14 September 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pasangan Anda “hobi” diam seribu bahasa saat sedang marah? Di satu sisi, Anda mungkin lega karena tidak perlu mendengarkan omelan yang membuat telinga panas. Namun kalau kelamaan Anda pasti bingung harus bagaimana menghadapi pasangan yang diam saat marah. Anda mungkin juga jadi sebal sendiri ketika sudah bicara panjang lebar, tapi omongan hanya masuk telinga kanan dan keluar dari telinga kirinya. Tunggu dulu. Anda jangan sampai ikut diam ya! Ini yang perlu dilakukan.

Cara menghadapi pasangan yang diam saat marah

bercanda dengan pasangan kelewatan

Ada banyak alasan yang mungkin membuat pasangan diam seribu bahasa saat marah pada Anda. Bisa karena takut mengeluarkan kata yang tak mengenakkan, bingung bagaimana harus bersikap, atau hanya sekadar malas bicara pada Anda.

Apa pun alasannya, hal ini tentu sah-sah saja dan jadi hak pasangan Anda. Namun, agar hubungan kembali mencair, simak cara menghadapinya:

1. Dekati pasangan dengan lembut

Pendekatan yang lembut mungkin jadi salah satu cara efektif untuk memulai percakapan. Dekati pasangan Anda pelan-pelan, kemudian coba bicara padanya dengan intonasi lembut. Tanyakan padanya mengapa ia harus mendiamkan Anda.

Kemudian, beri tahu bahwa Anda ingin berdiskusi untuk menyelesaikan masalah ini. Sampaikan permintaan maaf jika kesalahan terletak pada Anda.

Jika pasangan ternyata masih tak juga merespon, beri ia waktu untuk mendinginkan hatinya terlebih dahulu. Jangan lupa nyatakan padanya bahwa setelah ia merasa lebih tenang, Anda ingin mengajaknya kembali untuk berdiskusi.

2. Beritahukan perasaan Anda

Saat pasangan sudah marah dan diam selama berjam-jam, bahkan berhari-hari, sampaikan perasaan Anda padanya.

Katakan bahwa sikapnya itu sangat membuat Anda sedih dan bingung. Hal ini justru membuat Anda tak tahu apa yang harus dilakukan dan akan menunggu akan sampai mau berbicara padanya.

Jika Anda merasa tidak bisa menyelesaikan masalah dengan cara ini, katakan juga sejelas mungkin padanya. Anda berhak menyuarakan pendapat Anda ketika sikapnya ini justru membuat keadaan makin memburuk.

3. Beri pasangan waktu hingga ia sendiri yang menghampiri Anda

Terkadang pasangan marah bukan karena Anda salah, tetapi bisa saja karena ia ingin Anda menuruti keinginannya. Diam kerap menjadi senjata yang kemudian diluncurkan agar Anda mau mengikuti aturan mainnya.

Namun, jika Anda merasa keinginannya tidak masuk akal dan Anda enggan melakukannya, tak perlu pusing. Sesekali, Anda bisa mendiamkannya hingga ia sendiri yang nantinya akan melunak.

Namun sebelum itu, Anda tetap perlu berusaha mengajak pasangan berbicara. Jika ternyata ia tidak menanggapi Anda dan tetap bersikeras pada pendiriannya, cobalah diamkan sejenak.

Lakukan saja kegiatan Anda seperti biasa seolah tak ada apa-apa. Jika ia adalah suami Anda, tetap persiapkan kebutuhannya seperti biasa tanpa ada yang berubah. Sikap ini memberi tahu pasangan secara tak langsung bahwa diam bukanlah cara untuk mendapatkan apa yang ia inginkan dari Anda.

Hindari ini ketika pasangan diam saat marah

pasangan marah

Selain ada cara-cara yang perlu dilakukan, ada beberapa sikap yang sebaiknya Anda hindari, seperti:

  • Merespon sikap pasangan dengan amarah yang meledak-ledak. Hal ini tak akan menyelesaikan masalah tetapi justru bisa memperparahnya
  • Mengemis atau memohon yang justru hanya akan membuat pasangan semakin mendiamkan Anda
  • Meminta maaf hanya untuk mengakhiri hal ini padahal Anda tak melakukan kesalahan apa pun
  • Mengancam pasangan akan mengakhiri hubungan

Intinya, komunikasikan pada pasangan dengan cara yang baik agar masalah tak semakin runyam dan bisa terselesaikan dengan baik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengapa Orgasme Wanita Berbeda dengan Pria?

Orgasme wanita bisa dicapai lewat berbagai cara, bahkan berulang kali. Namun, untuk mencapainya tidaklah semudah pria. Simak selengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Seksual, Tips Seks 4 November 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Gangguan Kesehatan Akibat Patah Hati

Dari mulai rambut rontok hingga tekanan darah tinggi, semua bisa terjadi hanya gara-gara putus cinta. Mengapa patah hati menyebabkan gangguan kesehatan?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Waktu Bercinta Terbaik Bagi Pasangan Usia 20, 30, dan 40-an

Waktu bercinta yang paling ideal ternyata bisa berbeda-beda untuk setiap orang, tergantung usia Anda dan pasangan. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Seksual, Tips Seks 19 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Tips Awet Bersama Pasangan dengan Borderline Personality Disorder

Memiliki pasangan dengan borderline personality disorder memang membuat Anda lebih sulit mempertahankan hubungan. Begini alasan dan tipsnya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 5 Juli 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

merasa ragu dengan pasangan

3 Hal yang Harus Anda Tanyakan Pada Diri Sendiri Ketika Mulai Ragu Dengan Si Dia

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
alasan suami selingkuh

Laki-laki yang Hobi Selingkuh Ternyata Punya IQ Rendah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 9 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
posisi seks menantang

12 Posisi Seks Menantang yang Bisa Anda Coba Malam Ini

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 8 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
posisi seks agar cepat hamil

3 Posisi Seks yang Meningkatkan Peluang agar Cepat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 10 November 2020 . Waktu baca 4 menit