6 Cara Mengajarkan Kerendahan Hati Pada Anak

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Rendah hati ditandai dengan sikap sopan, lemah lembut, dan sederhana. Rendah hati sendiri adalah sifat seseorang yang sebetulnya memiliki kemampuan berlebih, tapi tidak sombong atau memamerkannya. Kerendahan hati juga merupakan wujud dari rasa syukur. Sayangnya, tidak semua anak memiliki sifat seperti itu. Anda bisa mengajarkan kerendahan hati pada anak sedini mungkin, agar kelak saat sudah besar ia sudah paham dalam bersikap.

Cara mengajarkan kerendahan hati pada anak

1. Jadi contoh yang baik

Anak bisa memiliki sifat yang rendah hati jika melihat orangtua juga memiliki sifat itu. Oleh karena itu, contohkan sifat yang baik-baik kepada anak Anda.

Sifat rendah hati ini bisa Anda terapkan sebagai prinsip hidup Anda dan keluarga sehari-hari. Mulai dari lingkungan keluarga dulu, maka anak akan terbiasa mengikuti sifat yang baik juga.

2. Buat kalender rendah hati

Anak-anak membutuhkan pengingat harian untuk mengembangkan karakternya. Buatlah kalender rendah hati untuk mencatat apa yang sudah dilakukan si kecil hari ini.

Anda bisa menggunakan kalender bekas atau kalender bagian belakang yang kosong. Kemudian beri judul di atas kalender tersebut, “Aku bisa rendah hati hari ini.” Bantu anak-anak mengisinya setiap hari dalam sebulan dengan contoh kerendahan hati.

Contoh kerendahan hati mungkin termasuk membantu ibu membereskan kamar meskipun di rumah ada asisten rumah tangga, membantu ibu memasak, mengucapkan terima kasih pada petugas kebersihan, atau membukakan pintu untuk seseorang.

3. Berikan pujian

Jika anak Anda mendapatkan prestasi atau nilai yang bagus di sekolah, berikan pujian pada si kecil. Namun, jika si kecil mendapat nilai jelek, jangan langsung memarahinya atau menyalahkan gurunya. Dengan begitu akan sulit mengajarkan kerendahan hati padanya. Sebaliknya, bantu dan temani si kecil belajar dengan baik, agar bisa mendapat nilai yang lebih baik lagi tanpa membuatnya berpikir bahwa jadi juara satu adalah segala-galanya.

4. Ajak anak untuk berbagi

Kenalkan anak pada perilaku saling berbagi. Ajak anak untuk membagikan barang yang sudah tidak terpakai kepada orang yang membutuhkan. Sebagai contoh, Anda bisa sama-sama membereskan lemari pakaian untuk melihat pakaian mana yang sudah tidak muat atau tidak terpakai lagi tapi masih layak. Lalu kumpulkan pakaian-pakaian tersebut dan berikan pada yang membutuhkan.

5. Belajar sopan santun

Kerendahan hati dikenal dengan cara Anda menanggapi atau menghargai orang lain. Anak-anak perlu diajar untuk mengatakan, “tolong” dan “terima kasih” sebanyak yang mereka butuhkan.

Ajarkan anak untuk mengucapkan terima kasih jika diberi sesuatu dan mengucapkan tolong saat meminta sesuatu. Untuk itu, Anda juga perlu melakukan hal yang sama pada anak Anda.

6. Ajarkan anak meminta maaf

Permintaan maaf yang tulus adalah kunci kerendahan hati. Terkadang anak berbuat salah tapi ia takut untuk meminta maaf dan justru tidak berani mengakui kesalahannya.

Oleh karena itu, jika anak Anda melakukan kesalahan, jangan langsung dimarahi. Tanyakan padanya kenapa ia melakukannya, berikan penjelasan padanya dengan lembut. Kemudian dorong si kecil untuk meminta maaf.

Jika Anda sudah menanamkan perilaku ini sejak kecil, maka ia akan terbiasa melakukan ini hingga dewasa nanti.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca