home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Sering Menghakimi Orang Lain? Berikut Dampak Buruknya Bagi Anda

Sering Menghakimi Orang Lain? Berikut Dampak Buruknya Bagi Anda

Sadar atau tidak, menghakimi orang lain bisa menjadi kebiasaan yang dapat melukai perasaan orang yang bersangkutan. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa kebiasaan ini juga berdampak buruk terhadap diri sendiri?

Dampak menghakimi orang lain terhadap diri sendiri

Mengkritik dan menghakimi orang lain tanpa tahu latar belakang apa yang membuat mereka seperti itu ternyata bisa menimbulkan efek buruk bagi si pengkritik. Hal ini juga berlaku jika Anda melakukannya pada orang yang sebenarnya tidak begitu dikenal.

Ini dia beberapa dampak buruk yang bisa muncul:

1. Membuat hubungan lebih renggang

pacar sahabat cemburu

Salah satu dampak dari menghakimi orang lain adalah memperburuk hubungan Anda dengan orang yang dikritik.

Jika mereka mengetahui bahwa Anda sering menghakiminya, kebiasaan tersebut bisa menjadi penghalang dalam menjalin hubungan sehari-hari.

Kemungkinan besar orang tersebut akan menjauhi Anda karena merasa takut atau tidak tahan dengan kritikan dan penghakiman Anda.

Akibatnya, hubungan Anda berdua mungkin jadi tak sedekat sebelumnya. Tidak jarang, perilaku buruk ini juga membuat Anda kehilangan teman atau koneksi.

2. Menghambat perkembangan diri sendiri

kenapa saya masih jomblo

Selain membuat hubungan dengan orang lain lebih renggang, menghakimi orang juga menghambat perkembangan diri sendiri.

Biasanya, orang yang suka menghakimi orang lain tak sadar bahwa dirinya juga melakukan hal yang sama.

Seperti kata pepatah, gajah di pelupuk mata tidak terlihat, semut di ujung lautan tampak jelas. Artinya, kesalahan orang lain tampak sangat jelas sementara kekeliruan diri sendiri tak terlihat.

Akibatnya, Anda lebih senang melihat kesalahan orang lain untuk menyenangkan diri sendiri tanpa sadar bahwa Anda juga perlu memperbaiki diri.

Oleh karena itu, sering menghakimi orang lain membuat perkembangan diri sendiri menjadi terhambat.

3. Melelahkan jiwa dan pikiran

mengatasi rasa sedih

Terlalu banyak menghabiskan waktu dengan mengkritik orang lain tentu dapat melelahkan diri sendiri. Mungkin awalnya menyenangkan bagi Anda. Hanya saja kesenangan tersebut cuma akan bertahan di awal saja.

Secara tak sadar, kebiasaan ini bisa menguras energi secara perlahan. Ini karena Anda akan terus berpikir sisi mana lagi yang bisa dikritik dari seseorang.

Oleh karena itu, coba lihat nilai yang lebih baik dalam sisi seseorang yang mungkin tidak Anda sadari. Jangan habiskan energi Anda untuk menghakimi orang lain hanya karena satu kesalahannya saja.

Selain melelahkan, tindakan ini bisa membuat Anda terlihat buruk di mata orang lain. Jika Anda terus menceritakan keburukan seseorang pada orang lain, bukan tidak mungkin orang yang mendengarkan merasa muak.

4. Membuat Anda takut menjadi diri sendiri

takut berhubungan intim

Seperti yang dilansir dari laman Psychology Today, mengkritik orang lain juga membangun prinsip bahwa orang lain melihat kehidupan seperti Anda.

Anda akan menganggap bahwa orang lain juga menilai apa yang Anda lakukan dan pikirkan.

Akibatnya, Anda menjadi takut untuk menjadi diri sendiri karena semua orang pada akhirnya akan menghakimi satu sama lain.

Jadi, sebelum orang lain menolak Anda, Anda sudah menolak diri sendiri dan menjadi apa yang mungkin Anda pikir diinginkan oleh orang lain.

Menghakimi orang lain memang tidak dilarang, tetapi bukankah lebih baik melihat nilai yang positif dalam diri seseorang dibandingkan sifat buruknya saja? Dengan begitu, Anda bisa menghargai orang lain dan diri sendiri.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Judging others hurt you https://blogs.webmd.com/mental-health/20190910/judging-others-hurts-you accessed Oct 7 2019. 

Why judging others bad for you https://www.psychologytoday.com/intl/blog/the-addiction-connection/201505/why-judging-others-is-bad-you accessed Oct 7 2019. 

By judging others, are you really judging yourself? https://www.goodtherapy.org/blog/by-judging-others-are-you-really-judging-yourself-0927165 accessed Oct 7 2019.

Foto Penulis
Ditulis oleh Nabila Azmi pada 30/03/2021
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x