Cara Berkomunikasi Dengan Bayi yang Baru Lahir

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10/08/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda ingat tangisan pertama bayi Anda? Sejak baru dilahirkan pun, bayi sudah mulai berkomunikasi.

Pada awalnya, tangisan bayi terasa seperti bahasa asing. Tapi, lama kelamaan Anda akan belajar mengenal “bahasa bayi” dan dapat menjawab kebutuhan bayi Anda.

Bagaimana cara bayi berkomunikasi?

Bayi terlahir dengan kemampuan untuk menangis. Itulah cara dia berkomunikasi untuk sementara waktu. Tangisan bayi akan memberi tahu bahwa terjadi sesuatu pada bayi Anda, entah itu rasa lapar, popok yang basah, kaki yang dingin, merasa lelah, atau ingin dipeluk, dll.

Terkadang, kebutuhan bayi dapat diidentifikasikan melalui tangisannya. Contohnya, ketika dia lapar, dia akan menangis sebentar dengan nada suara yang rendah. Ketika dia sedih, suara tangisannya akan terputus-putus. Lama kelamaan, Anda dapat memahami kebutuhan bayi Anda dan meresponnya dengan baik.

Tapi bayi juga dapat menangis tanpa alasan seperti ketika mendengar suara terlalu keras. Jadi, jika bayi Anda menangis dan Anda tidak dapat langsung menghiburnya, ingatlah bahwa tangisan adalah salah satu stimuli ketika mereka terlalu berat mencerna apa yang dirasakannya.

Menangis adalah cara utama bagi bayi untuk berkomunikasi, tapi mereka juga dapat menggunakan cara lain. Belajar mengenali tingkah mereka dapat memperat hubungan ibu dan bayi.

Bayi yang baru lahir dapat membedakan suara manusia dan suara lain. Cobalah untuk memperhatikan tanggapan bayi Anda terhadap suara Anda, karena suara Anda akan ia hubungkan makanan, kehangatan dan sentuhan.

Jika bayi Anda menangis dalam buaian Anda, lihatlah seberapa cepat suara Anda dapat membuatnya tenang. Lihat bagaimana cara bayi mendengar ketika Anda berbicara dengan suara penuh kasih sayang. Bayi Anda mungkin belum dapat berkoordinasi antara melihat dan mendengar, tapi meskipun ia melihat ke  rah lain, dia dapat medengar dengan saksama suara Anda ketika berbicara. Bayi Anda dapat menyesuaikan posisi tubuh atau ekspresi wajah, atau menggerakkan lengan dan kaki ketika Anda berbicara.

Terkadang di bulan pertama kelahiran bayi, Anda mungkin akan melihat senyum pertamanya – sebuah cara baru bagi bayi Anda untuk berkomunikasi.

Apa yang harus saya lakukan?

Saat Anda pertama kali memeluk bayi Anda setelah dilahirkan, Anda akan mulai berkomunikasi satu sama lain dengan memberikan pandangan, suara, dan sentuhan pertama. Bayi dapat dengan cepat belajar dunia dengan indra mereka.

Beberapa hari setelah kelahirannya, bayi akan terbiasa melihat Anda dan mulai fokus terhadap wajah Anda. Indra peraba dan pendengaran merupakan indra yang terpenting.

Bayi Anda akan penasaran tentang suara di sekitarnya, terutama suara manusia. Bicaralah dengan bayi Anda setiap Anda memiliki kesempatan. Meskipun bayi Anda tidak mengerti apa yang Anda katakan, suara Anda yang lembut akan menjadi penenang untuknya.

Berkomunikasi dengan bayi Anda penting untuk memenuhi kebutuhannya. Selalu tanggapi kebutuhan bayi Anda ketika ia menangis. Bayi tidak akan menjadi manja karena terlalu banyak diperhatikan. Sebaliknya, dengan merespon cepat saat dia menangis, akan membuat mereka tahu bahwa mereka penting dan diperhatikan.

Anda saatnya di mana Anda sudah memenuhi semua kebutuhannya, dan bayi Anda tetap menangis. Janganlah khawatir! Bayi Anda mungkin hanya merasa terlalu lelah, memiliki terlalu banyak energi, atau hanya menangis tanpa alasan.

Sangat wajar bagi bayi untuk memiliki masa rewel di waktu yang sama setiap hari, umumnya saat sore hari atau tengah malam. Meskipun semua anak yang baru lahir menangis dan menunjukkan sifat rewelnya, bayi yang sehat akan menangis lebih dari 3 jam sehari, lebih dari 3 hari per minggu, setidaknya selama 3 minggu. Kondisi ini disebuti kolik. Hal ini mungkin akan membuat Anda stress, tapi kabar baiknya, hal ini akan berlangsung sementara saja. Kebanyakan bayi akan melewati masa ini saat umur 3-4 bulan.

Cobalah menenangkan bayi Anda. Lakukan beberapa gerakan yang menenangkan, seperti menggoyangkannya, atau berjalan maju mundur mengelilingi ruangan, atau responlah dengan suara, seperti musik yang lembut atau suara berdengung vacuum cleaner. Mungkin akan butuh waktu untuk menemukan cara terbaik untuk menenangkan bayi Anda saat periode ini.

Apakah saya perlu khawatir?

Bicarakan dengan dokter Anda jika bayi Anda menangis pada jangka waktu yang tidak wajar, jika suara tangisannya terasa aneh bagi Anda, atau jika dia menangis dengan diikuti berkurangnya aktivitas, napsu makan, dan cara bernafas yang tidak biasa. Dokter Anda akan mencari penyebab medis atas keadaan bayi Anda. Kemungkinan bahwa semuanya baik-baik saja, dan dengan mengetahui hal ini dapat membuat Anda lebih rileks dan tenang saat mengetahui alasan bayi Anda menangis.

Beberapa alasan lainnya atas tangisan bayi:

  • Bayi sakit. Bayi yang menangis lebih sering ketika digendong mungkin sedang sakit. Hubungi dokter Anda, terutama jika suhu tubuh bayi mencapai 38°C atau lebih.
  • Bayi memiliki iritasi mata. Kornea mata yang tergores atau ada benda asing pada mata bayi dapat menyebabkan kemerahan dan mata berair. Hubungi dokter.
  • Bayi Anda sedang merasa kesakitan. Sebuah peniti atau objek lainnya dapat melukai kulit bayi. Cobalah lihat di setiap tempat, termasuk setiap jari tangan dan kaki (kadang rambut dapat melingkar di tempat ini dan menyebabkan rasa sakit; hal ini disebut hair tourniquet).

Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai kemampuan bayi Anda dalam melihat atau mendengar, hubungi dokter Anda dengan segera. Jika dibutuhkan, bayi dapat dites dengan menggunakan alat-alat medis yang canggih. Semakin cepat masalah ditemukan, semakin baik pula dapat diobati.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

    Kadang, ibu tidak memperhatikan kapan harus mengganti popok dan cenderung membiarkan bayinya memakai popok terlalu lama. Ini akibatnya pada bayi Anda.

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

    Bayi yang keseringan pakai popok, memang rentan terkena ruam popok. Jangan khawatir, ikuti cara berikut ini untuk mengobati dan mengatasi ruam popok.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit

    Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

    Baru-baru ini ilmuwan jepang menemukan rahasia cara sempurna memeiuk bayi. Bagaimana caranya agar bayi nyaman dan tenang?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Parenting, Tips Parenting 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit

    Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

    Membentak anak dapat memberikan dampak yang buruk. Apa akibat dari anak terlalu sering dibentak dan apa yang harus dilakukan orangtua?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Parenting, Tips Parenting 22/06/2020 . Waktu baca 8 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    Masturbasi Saat Hamil

    Masturbasi Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
    cek kehamilan dengan test pack

    Kapan Saya Bisa Mulai Cek Kehamilan dengan Test Pack?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 11/08/2020 . Waktu baca 6 menit
    mengatasi anak step kejang demam saat anak kejang

    Apa yang Harus Diakukan Jika Anak Step (Kejang Demam)

    Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
    Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 5 menit
    cara memandikan bayi yang baru lahir

    Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit