Kapan Tinggi Badan Anak Laki-laki Akan Berhenti Tumbuh?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 September 2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Masa remaja adalah masa di mana tinggi badan dan segala perubahan organ seksual di tubuh mengalami proses tumbuh kembang. Baik laki-laki dan perempuan, semuanya akan mengalami tahap ini sebagai titik puncak pertumbuhan, sebelum nantinya masuk ke usia dewasa. Namun ternyata pertumbuhan antara anak perempuan dan laki-laki berbeda.. Bisa dilihat, dari postur badan anak laki-laki yang lebih besar dan tinggi dibandingkan dengan perempuan. Meski begitu, anak laki-laki juga mengalami masa berhenti tumbuh kok. Sebaiknya, ketahui kapan tinggi badan anak laki-laki berhenti tumbuh, agar Anda bisa memaksimalkan pertumbuhannya.

Kapan pertumbuhan berhenti pada anak laki-laki?

Pertumbuhan tinggi badan anak laki-laki sangat erat kaitannya dengan masa pubertas. Anak laki-laki yang telah memasuki masa pubertas, biasanya akan mengalami puncak pertumbuhan. Di masa ini, si kecil akan tumbuh dengan pesat, maka itu Anda butuh tahu kapan ia mengalaminya. Berdasarkan masa pubertasnya, anak laki-laki terbagi dalam dua kelompok yaitu:

  • Perkembangan cepat (Early matures), yang akan mulai pubertas sekitar usia 11 sampai 12 tahun
  • Perkembangan lambat (Late matures), mulai pubertas sekitar usia 13 atau 14 tahun

Meski satu kelompok mengalami puncak pertumbuhan duluan tapi hasil akhir dari kedua kelompok sama saja. Dalam beberapa kasus, anak yang mengalami perkembangan lambat justru cenderung tumbuh lebih cepat karena ingin ‘membalas’ ketertinggalan sebelumnya dan akhirnya memiliki badan yang lebih tinggi. 

Berapa lama masa puncak pertumbuhan terjadi?

Proses pubertas ini membutuhkan waktu 2-5 tahun, yang artinya selama masa tersebut tinggi badan masih bisa tumbuh dengan pesatnya hingga tinggi maksimal.

Contohnya, jika anak laki-laki mulai pubertas di usia 13 tahun, maka kemungkinan ia akan berhenti tumbuh tinggi dalam waktu 5 tahun setelahnya. Waktu berhentinya tumbuh memang bervariasi tidak sama antara orang yang satu dengan lainnya. Namun begitu, kapan mulainya pubertas pada laki-laki ini lebih sulit dilihat dibandingkan anak perempuan sehingga kurang dapat diketahui secara pasti.

Agar lebih terbayang dan bisa dilihat lebih nyata, CDC (badan pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika) mengatakan bahwa kebanyakan anak laki-laki akan berhenti tumbuh tinggi di usia 16-17 tahun dan biasanya masih bisa tumbuh lagi hingga maksimal 18 tahun.

Sementara, pertumbuhan tinggi badan anak laki-laki sangat pesat terjadi ketika mereka berusia pada usia 14-15 tahun.

Berapa tinggi badan yang dapat dicapai oleh anak laki-laki saat remaja?

Anak laki-laki cenderung akan tumbuh sekitar 9.5 cm per tahun selama dalam masa pubertas. Jadi, tinggi badan anak laki-laki bisa bertambah sekitar 31 cm selama masa pubertas terjadi. 

Jumlah pertambahan tinggi badan yang terjadi pada anak perempuan biasanya masih lebih rendah daripada angkat tersebut. Jadi, ketika memasuki usia remaja, anak laki-laki akan tetap lebih tinggi ketimbang perempuan. Meski memang anak perempuan yang lebih dulu mengalami masa pubertas. 

Mungkin Anda melihat beberapa anak laki-laki terlihat lebih pendek dibandingkan dengan teman-teman perempuan lainnya yang seusianya. Hal ini disebabkan karena anak perempuan sudah menjalani tahap pubertas duluan, sehingga mereka sudah mengalami masa puncak pertumbuhan. Namun jangan khawatir, anak laki-laki Anda akan segera menyusul setelah ia memasuki pubertas.

Apa yang bisa menghambat pertumbuhan tinggi badan anak laki-laki?

Ada beberapa kondisi tertentu yang bisa menghambat pertumbuhan anak, termasuk kondisi kesehatan yang dipengaruhi oleh kelenjar tiroid dan kurangnya hormon pertumbuhan. Selain itu, pertumbuhan tinggi badan anak laki-laki tidak akan maksimal jika Anda tak memenuhi kebutuhan gizinya dengan baik. Waktu tidur dan aktivitas fisik juga telah terbukti dapat memengaruhi kecepatan pertumbuhan.

Anak yang mengalami kekurangan gizi tidak akan bisa tumbuh tinggi dan sekuat anak yang terpenuhi zat gizinya secara seimbang. Sementara anak yang mengalami berat badan lebih dan obesitas akan cenderung memiliki tingkat pertumbuhan yang lebih rendah. Maka itu, sangat penting untuk mengatur asupan makanan dan aktivitas fisik anak sedari kecil, supaya proses pertumbuhannya tetap optimal. 

Lalu apakah hanya tinggi badan saja yang berhenti tumbuh?

Bagi anak laki-laki, salah satu tanda awal terjadinya pubertas adalah pertumbuhan testis dan rambut kemaluan. 

Seperangkat alat kelamin laki-laki akan tumbuh dan berkembang sepanjang masa pubertas. Begitu pubertas selesai, pematangan alat kelamin ini pun sudah komplit. Jika masa pubertas yang terjadi selama 4 tahun, maka alat kelamin akan tumbuh dan berkembang hingga sempurna selama 4 tahun tersebut. Namun untuk ukurannya, dilansir dalam laman Healthline,  setelah 1 tahun masa pubertas berakhir penis dan testis masih bisa bertumbuh lagi 1 hingga 2 tahun ke depan.

Tak hanya itu, memasuki masa pubertas anak laki-laki juga akan mengalami banyak pertumbuhan rambut-rambut halus. Pada awalnya, rambuh halus ini muncul di area kemaluan dan kemudian di ketiak setelah satu tahun berikutnya.

Rambut di wajah dan bagian tubuh lainnya akan tumbuh juga 2 tahun setelah masa pubertas dimulai. Sama seperti perkembangan alat kelamin, timbulnya rambut-rambut akan cenderung berhenti saat masa pubertas juga berhenti.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Nonton TV Terlalu Dekat, Bisa Bikin Mata Anak Rusak?

Radiasi dari TV cembung zaman dulu memang mungkin merusak mata. Namun apakah efek yang sama dihasilkan dari perangkat televisi modern?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Penyakit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 10 Minggu

Kini usia kehamilan Anda sudah memasuki usia 10 minggu. Bagaimana perkembangan janin 10 minggu kehamilan? Cari tahu semua informasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Trimester 1, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

10 Fakta Unik Seputar Tinggi Badan Manusia

Tahukah Anda bahwa tinggi badan bertambah saat tidur dan akan menyusut mulai usia 40 tahun? Yuk, ketahui fakta unik tentang tinggi badan berikut ini.

Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kesehatan, Informasi Kesehatan 30 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Ibu, Ini Tinggi Badan Anak Balita Usia 1-5 Tahun yang Ideal

Mengukur tinggi badan balita sama penting dengan berat badan. Ini dilakukan untuk mencegah stunting. Jadi, berapa tinggi badan anak balita yang ideal?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 18 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bayi tumbuh gigi

11 Ciri Bayi Tumbuh Gigi yang Perlu Diketahui Orangtua

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
berat dan tinggi badan ideal anak 6-9 tahun

Berat dan Tinggi Badan Ideal Anak Usia 6-9 Tahun

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

7 Olahraga untuk Membantu Menambah Tinggi Badan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
usia bayi bisa melihat

Kapan Bayi Bisa Melihat Sekitarnya dengan Baik dan Jelas?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit