Membekali Remaja Putri Anda Agar Tumbuh Jadi Wanita Tangguh Seperti Kartini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21 April 2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Siapa yang tidak kenal dengan sosok pahlawan nasional perempuan Indonesia, R.A. Kartini? Sosoknya begitu dikenal, tapi sayangnya anak perempuan dan remaja putri kadang kesulitan untuk meneladan R. A. Kartini dalam kehidupan sehari-hari.

Padahal, R. A. Kartini telah memberikan contoh yang sangat baik tentang bagaimana setiap perempuan harus bersikap dalam masyarakat: berpendirian, tangguh, dan penuh kepedulian. Apalagi dalam masyarakat yang menganut budaya patriarki, di mana laki-laki sering dianggap lebih tinggi hak dan kedudukannya daripada perempuan. Mau tak mau, remaja putri yang kelak tumbuh jadi wanita masih harus meneruskan perjuangan R. A. Kartini dalam memajukan emansipasi wanita.

Untuk itu, sebagai orangtua Anda perlu mempersiapkan dan mendidik anak remaja putri Anda untuk menjadi sosok yang tangguh dan berani seiring dengan perkembangan zaman. Berikut adalah lima poin penting yang perlu Anda tanamkan agar remaja putri Anda bisa meneladan R. A. Kartini serta perempuan-perempuan tangguh lainnya.

1. Mengajari remaja putri untuk menghadapi stres

Anda tentu masih ingat, menjadi seorang remaja itu tidak mudah. Ada berbagai tantangan dan sumber stres yang harus dihadapi sehari-hari. Jika tidak dilatih sejak dini, remaja putri Anda akan kewalahan menghadapi stres di masa depan sehingga mentalnya tidak cukup kuat.

Maka, hal yang perlu Anda lakukan adalah membekalinya dengan berbagai cara mengelola stres dengan sehat. Misalnya daripada memarahi anak ketika ia sedang banyak pikiran, dekati anak dan ajak bicara baik-baik soal masalah yang merundungnya. Dengarkan keluh kesahnya tanpa menghakimi atau mencari kesalahan anak. Hibur juga dirinya dengan kata-kata yang memotivasi dan memberi harapan.

Kemudian ajak remaja Anda untuk mencari solusi atau menyalurkan emosinya dengan berolahraga, menekuni hobinya seperti bermusik, menulis, dan lain-lain. Tunjukkan bahwa stres adalah bagian yang normal dari kehidupan. Stres tak selalu jadi musuh yang harus ditakuti. Dengan begitu, bila suatu hari remaja Anda menghadapi masalah besar, ia akan menghadapinya dengan penuh keberanian seperti R. A. Kartini yang tak gentar mengatasi banyak tantangan dalam hidupnya.

2. Tanyakan pendapatnya

tips berkomunikasi dengan anak remaja

Ketika remaja putri Anda beranjak dewasa, biasanya identitas anak mulai terbentuk. Nah, tunjukkan padanya bahwa pikiran dan pendapatnya soal hal yang sepele hingga yang serius sangatlah penting buat Anda. Dorong anak untuk berani mengeluarkan pendapatnya dan berbicara tentang apa yang ia yakini yang ada dalam pikirannya.

Melalui komunikasi terbuka ini Anda sedang meningkatkan harga diri serta kepercayaan diri anak. Hal yang terpenting ialah dengarkan, tanggapi, dan hargai pendapat anak gadis Anda. Selain itu, cobalah sekali-kali pancing untuk mengajaknya berdiskusi mengenai isu dan kejadian di seluruh dunia terutama mengenai pandangannya akan peran laki-laki dan perempuan di masyarakat.

Dengan begitu Anda bisa mengetahui apa yang ada dalam pikirannya mengenai hal tersebut dan menanggapinya dengan hal yang relevan sambil memasukkan nilai-nilai pemberdayaan serta kesetaraan gender dalam pembicaraan Anda.

Jangan malah meredam suara anak misalnya dengan berkata, “Ah, kamu anak kecil tahu apa, sih?” atau, “Kamu itu masih kecil, tidak pantas ngomong begitu!”.

3. Dorong anak untuk mengejar mimpinya

pertumbuhan anak perempuan

Doronglah remaja putri Anda untuk terus berkembang dan mengeksplorasi diri serta kemampuannya. Tak lupa, ajak anak untuk mencoba hal-hal lain di luar kebiasaannya agar pikirannya senantiasa terbuka. Biarkan ia mengambil risiko dan mengikuti dorongan hatinya.

Misalnya anak perempuan Anda sangat suka mengotak-atik mesin dan ingin sekali belajar teknik di perguruan tinggi. Dukung cita-citanya ini agar ia tumbuh menjadi wanita yang percaya diri dan berbakat seperti R. A. Kartini yang sungguh yakin bahwa ia mampu mendirikan sebuah sekolah untuk semua anak, terutama anak perempuan.

4. Mustahil untuk menyenangkan semua orang

payudara tumbuh puber

Jangan lupa, ingatkan anak bahwa hidupnya bukan untuk menyenangkan semua orang. Mereka tidak harus mengiyakan dan menuruti untuk semua orang. Mereka berhak menjadi diri mereka sendiri dan berhak untuk membuat keputusan bagi dirinya sendiri, meski tidak semua orang menyukai keputusannya itu.

Asalkan keputusan yang diambil benar dan tidak merugikan diri sendiri serta orang lain, ia berhak mengambil keputusan tersebut. Ajarkan anak bahwa mereka perlu mendengarkan perasaan dan naluri mereka sebelum memutuskan dan menyetujui apa pun.

5. Jadilah contoh yang baik

rambut anak rontok

Cara terbaik untuk mendidik remaja putri Anda jadi sosok yang kuat dan tangguh adalah dengan memberikannya contoh langsung. Jika Anda tidak menjadi teladan baginya, maka semua kata-kata yang Anda lontarkan hingga berbusa tidak ada artinya.

Anak cenderung meniru apa yang orangtuanya lakukan. Perilaku Anda dan pasangan dalam menyikapi dan melakukan berbagai hal akan menjadi pedoman yang melekat kuat di otak anak. Oleh karena itu, Anda sendiri juga harus menanamkan nilai-nilai yang positif dan berdaya dalam diri Anda sendiri.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

10 Cara Seru Mengajarkan Anak Belajar Membaca

Hobi membaca buku wajib ditanamkan sejak kecil agar terus berlanjut sampai dewasa. Bagaimana cara mengajarkan anak mulai belajar membaca?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 16 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

TBC Pada Anak: Ketahui Gejala, Perbedaan dengan Orang Dewasa, dan Pengobatannya

Banyak kasus TBC atau TB pada anak terlambat ditangani karena gejalanya sering kali bukan batuk-batuk. Apa saja gejala yang biasanya muncul pada anak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Gangguan Pernapasan pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 14 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Ini 4 Gaya Pengasuhan Orangtua pada Anak yang Perlu Diketahui

Gaya pengasuhan orangtua bisa menentukan karakter anak saat ia dewasa kelak. Agar tak salah pilih, berikut penjelasan tiap gaya parenting.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 7 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Manfaat Baca Buku untuk Tumbuh Kembang Anak

Membaca merupakan kegiatan posistif bagi siapa pun, termasuk anak-anak. Apa saja manfaat baca buku untuk anak?Yuk cari tahu jawabannya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 5 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gaya pengasuhan

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
kasur tempat tidur bayi

4 Tips Mudah Memilih Kasur Bayi yang Aman dan Nyaman

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 27 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
anak cengeng

7 Cara Menghadapi Anak Cengeng Tanpa Drama

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Serba-Serbi Mengahadapi Anak Introvert

Serba-Serbi Membesarkan Anak Dengan Kepribadian Introvert

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 20 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit