5 Keuntungan untuk Anak Mengikuti Ekstrakurikuler Olahraga di Sekolah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 14 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sekolah tidak hanya berfokus pada kegiatan belajar dan mengajar. Sekolah juga menyediakan ekstrakurikuler untuk mengasah bakat dan kemampuan anak di bidang non-akademis, seperti olahraga. Lantas, manfaat apa saja yang didapat anak ketika mengikuti ekskul olahraga di sekolahnya? Simak ulasannya berikut ini.

Manfaat ekstrakurikuler olahraga di sekolah untuk anak

Anak-anak menghabiskan waktunya dengan bermain dan bergerak aktif. Namun, setelah masuk sekolah, mau tidak mau jam main harus dikurangi. Meski begitu, bukan berarti mereka tidak bisa tetap aktif bermain bersama temannya.

Ya, sekolah menawarkan klub olahraga atau umum dikenal dengan ekstrakurikuler, agar anak tetap bisa menikmati waktu bermainnya, seperti klub futsal, dance, basket, atau voli.

Selain menghindarkan anak dari bermain di luar rumah tanpa pengawasan, kegiatan ekskul ternyata memberikan banyak manfaat lainnya. Apa saja? Berikut manfaat ekstrakurikuler olahraga di sekolah untuk anak.

1. Meningkatkan aktivitas fisik bagi anak

Apa yang biasanya anak lakukan setelah pulang sekolah? Main game atau nonton TV hingga sore? Sebenarnya, tidak masalah jika anak melakukan kegiatan tersebut, tapi jika terlalu sering, kebiasaan ini akan membuatnya malas bergerak.

Apalagi jika kegiatan itu dibarengi dengan ngemil tidak sehat. Kebiasaan ini bisa menimbulkan masalah kesehatan anak di kemudian hari. Untuk itu, Anda pentingnya untuk membujuk anak mengikuti klub olahraga di sekolah.

Studi tahun 2015 menunjukkan bahwa kebiasaan nonton TV sambil ngemil cenderung membuat berat badan naik dan berisiko besar mengalami obesitas.

Nonton TV sambil ngemil, bisa membuat anak makan lebih banyak dari porsi seharusnya. Energi yang dihasilkan juga tidak digunakan dengan baik sehingga menumpuk dan membuat berat badan naik.

Saat mengikuti ekskul olahraga, anak akan menjadi lebih aktif bergerak. Dengan begitu, waktunya untuk bersantai dan makan makanan tidak sehat bisa dikurangi.

2. Menyehatkan tubuh anak

Anak yang mengikuti klub olahraga, pasti akan jauh lebih sehat. Kenapa? Ekstrakurikuler olahraga tersebut tentu mengharuskan anak untuk mengikuti latihan penunjang secara rutin.

Contohnya, anak yang ikut klub futsal biasanya diharuskan rutin untuk olahraga lari dan melakukan gerakan peregangan, setidaknya seminggu sekali sesuai dengan jadwal yang ditentukan sekolah.

Gerakan tersebut dilakukan untuk melatih pernapasan jadi lebih baik, meningkatkan fleksibilitas, dan meningkatkan performa anak ketika melakukan pertandingan. Sama seperti manfaat olahraga pada umumnya, latihan tersebut melancarkan peredaran darah dan mengendalikan kadar gula darah, kolesterol, dan tekanan darah.

Manfaat lain dari mengikuti olahraga adalah dapat memberikan dampak positif pada pemulihan orang yang depresi.

Studi yang diterbitkan pada Biological Psychiatry menunjukkan bahwa orang yang depresi memiliki ukuran hippocampus otak yang menyusut. Kondisi tersebut menyebabkan orang yang depresi akan sulit berkonsentrasi dan berpikir jernih.

Peneliti sepakat bahwa ekskul olahraga memberikan manfaat pada otak anak yang memiliki depresi. Ditambah lagi, aktivitas ini juga bisa meningkatkan mood, fungsi kognitif, dan daya ingat anak.

3. Membentuk kepribadian anak

Selain menyehatkan untuk tubuh, kegiatan ekstrakurikuler olahraga di sekolah juga membantu membentuk kepribadian anak. Demi mencapai kemenangan atau hasil yang diinginkan, anak akan tekun berlatih. Dari sana, ia juga dilatih untuk mengembangkan rasa percaya dirinya.

Anak yang mengikuti aktivitas ini di sekolah, cenderung lebih mematuhi peraturan dan disiplin. Selain itu, anak juga akan lebih mudah untuk belajar menerima kekalahan dan menerima kritik.

4. Mengembangkan kemampuan sosialisasi anak

Kebanyakan ekskul olahraga di sekolah dilakukan secara berkelompok. Anak akan bertemu anak dari kelas lain, bahkan sekolah lain. Selain memperluas lingkaran pertemanan anak, ia juga dapat mempelajari banyak hal, seperti kerja sama, sosialisasi, dan kemampuan untuk berkomunikasi.

5. Meningkatkan prestasi anak di sekolah

Kegiatan yang menyenangkan selama mengikuti klub olahraga, bisa mendorong anak untuk rajin mengikuti kelas. Selain itu, aktivitas fisik yang dilakukan anak ini juga memungkin memperlancar aliran darah di otak sehingga membuat anak mudah konsentrasi, memiliki daya ingat yang lebih tajam, dan dapat berpikir dengan jernih.

Apalagi, jika anak memperoleh prestasi dari kegiatan klub tersebut, kemungkinan anak untuk melanjutkan pendidikan juga lebih mudah dengan mulai banyaknya institusi pendidikan yang menyediakan beasiswa non-akademis.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Cara Menghadapi Anak Cengeng Tanpa Drama

Anak Anda suka merengek sepanjang hari dan mudah menangis untuk hal-hal yang sepele? Simak tips berikut untuk mengatasi anak cengeng.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Apakah Sehat Jika Wanita Berotot Kekar Bak Pria Binaragawan?

Otot kekar identik dengan pria yang sehat dan bugar. Bagaimana kalau wanita yang punya otot kekar? Apakah bisa? Apakah hal ini sehat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Latihan Kekuatan Otot, Kebugaran 15 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Tidak Boleh Sembarangan, Ini Cara Mengatasi Mata Kelilipan yang Benar

Kelilipan biasanya disebabkan karena benda asing yang masuk ke mata. Temukan informasi mengenai cara mencegah serta mengatasi kelilipan di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Mata, Perawatan Mata 11 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Mitos Keliru Tentang Orang Introvert

Semua orang introvert adalah pemalu — dan semua orang pemalu adalah introvert. Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 10 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tips pendinginan setelah lari

6 Jenis Pendinginan yang Wajib Dilakukan Setelah Lari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
manfaat yoga untuk kesehatan

Mengenal Jenis-Jenis Yoga dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fitriana Deswika
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
kesalahan membakar lemak perut

7 Kesalahan Umum saat Berusaha Membakar Lemak Perut

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
13 Olahraga Untuk Penyandang cacat

13 Olahraga yang Baik untuk Penyandang Cacat atau Disabilitas

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit