Normalnya, Bagian Gigi Mana yang Tumbuh Pertama Kali Pada Bayi?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Bayi memang terlahir tanpa gigi yang lengkap. Seiring waktu, gigi akan tumbuh untuk membantu bayi makan, berbicara, dan membentuk wajah jadi lebih proporsional. Namun, tahukah Anda bagian gigi mana yang pertama kali tumbuh pada bayi? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini.

Gigi yang pertama kali tumbuh pada bayi

Bayi yang baru lahir hanya bisa minum ASI atau susu. Mulut mereka yang belum dilengkapi gigi, belum bisa mengunyah makan yang padat dan keras.

Pada usia 3 bulan, bayi biasanya akan menunjukkan tanda akan tumbuh gigi, namun belum tampak adanya gigi. Baru sebatas mengeksplorasi segala sesuatu dengan mulutnya.

Beberapa tanda tersebut antara lain air liur meningkat dan ia mulai memasukkan tangan atau benda lain ke dalam mulutnya.

Umumnya ketika usianya mencapai 6 bulan, rata-rata bayi sudah mulai memiliki gigi pertama. Namun, ada pula yang memilikinya pada usia 1 tahun.

Pada usia munculnya gigi pertama itulah, bayi mulai diperkenalkan dengan makanan yang lebih padat, seperti buah pisang yang dilembutkan atau bubur.

Namun, tahukah Anda gigi bagian mana yang pertama kali tumbuh? Jika Anda perhatikan, gigi yang pertama kali tumbuh pada si kecil adalah gigi depan bagian bawah atau disebut dengan gigi seri tengah bawah.

Setelahnya, akan disusul dengan tumbuhnya gigi depan bagian atas dan gigi lainnya. Hingga usia 3 tahun, si kecil akan memiliki gigi yang lengkap.

Cara merawat gigi pertama bayi

bayi tertawa sendiri

Gigi pertama bayi harus dirawat dengan baik. Pasalnya, gigi ini memiliki enamel yang tipis sehingga membuatnya rentan mengalami kerusakan dan infeksi.

Lantas, bagaimana cara merawat gigi bayi? Ikuti beberapa tipsnya berikut ini.

1. Atasi gejala tumbuh gigi yang membuat bayi rewel

Selama masa pertumbuhan gigi, si kecil akan merasa tidak nyaman. Ini meliputi gejala gusi bengkak, gatal dan terasa sakit.

Untuk meringankan gejala ini, Anda bisa memijat pipinya lembut dengan tangan yang bersih. Bisa juga dengan mengompres pipinya dengan air dingin.

Pada beberapa kasus, tumbuhnya gigi pertama juga bisa menyebabkan bayi demam. Namun, tidak perlu khawatir karena demam ini bukan pertanda adanya infeksi.

Jangan ragu untuk konsultasi pada dokter untuk mengatasi hal ini. Dokter mungkin akan meresepkan obat penurun demam, seperti paracetamol atau ibuprofen untuk anak di atas usia 6 bulan.

2. Rutin cek gigi bayi ke dokter

dokter gigi anak

Gigi pertama bayi bukanlah gigi yang permanen. Dalam beberapa tahun, gigi tersebut akan copot dan tergantikan dengan gigi yang lebih kuat.

Gigi pertama si kecil memiliki akar yang lebih pendek sehingga mudah hancur dan memberi ruang bagi gigi permanen untuk tumbuh.

Jadi, Anda tidak perlu khawatir jika si kecil mengalami pergantian gigi ini. Untuk memantau perkembangan dan kesehatan gigi anak lebih lanjut, konsultasikan pada dokter gigi khusus anak.

3. Rajin bersihkan gigi bayi

Bekas makanan yang tertinggal di gigi bayi bisa memicu munculnya bakteri penyebab infeksi. Terutama, makanan yang rasanya manis.

Supaya gigi bayi selalu bersih, Anda perlu menyeka gigi bayi dengan kain bersih setelah menyusui atau setelah makan.

Anak yang berusia di atas 18 bulan diperbolehkan untuk menggunakan sedikit pasta gigi berflouride. Pilih sikat gigi khusus bayi, bersihkan dengan air, dan pastikan ia tidak menelan busanya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca