Apakah Normal Kalau Bayi Sendawa Terus-terusan?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update Mei 19, 2020
Bagikan sekarang

Bayi bersendawa adalah hal yang umum, terutama setelah ia minum susu. Justru, bayi sebenarnya harus dibantu jika ia tak kunjung bersendawa agar perutnya tak kembung akibat kebanyakan gas. Namun, apa jadinya jika si kecil bersendawa terlalu sering? Apakah bayi sendawa terlalu sering itu normal?

Mengapa penting membuat bayi sendawa?

Sama seperti orang dewasa, bayi akan bersendawa sesaat setelah ia selesai mengisi perutnya. Selama ia menyusu, entah itu ASI (bayi 0-6 bulan) atau minum susu formula (bayi lebih dari 6 bulan), sejumlah udara ikut masuk ke dalam perut. Bahkan saat tidak makan pun, dilansir dari WebMD, biasanya udara bisa masuk ke dalam perut bayi hingga 13-21 kali per hari – dari menangis, ketika ia menggigit-gigit mainannya, hingga tertawa. Perut yang kemasukan banyak gas dapat membuat si kecil kembung dan merasa tidak nyaman.

Selain itu, ketika makanan atau ASI yang ia konsumsi sedang dicerna di dalam tubuh, bakteri baik yang ada di dalam pencernaan dapat menghasilkan sejumlah gas, sehingga membuat kadar gas di dalam perutnya semakin banyak.

Jadi memang hal yang harus Anda lakukan adalah membuat bayi sendawa dan mengeluarkan udara yang berlebihan dari perutnya untuk membuat ia nyaman kembali. Singkatnya, bayi sendawa cukup sering itu wajar saja. Malah Anda yang harus membuatnya bersendawa setiap kali ia selesai menyusu.

Kapan bayi harus bersendawa?

Menurut American Academy of Pediatrics Anda perlu membuat bayi sendawa bahkan ketika mereka tidak menangis atau merengek akibat perut bayi kembung. Jika bayi sedang diberikan ASI, maka Anda harus membuat si kecil bersendawa setiap ia pindah menyusu pada payudara satunya. Sementara, jika si kecil minum susu dengan botol, Anda harus bikin ia bersendawa setiap ia selesai minum sebanyak 60-90 ml susu.

bayi jatuh dari tempat tidur

Untuk membuat bayi sendawa, Anda dapat melakukannya sambil menggendong bayi dan taruh kepala serta badannya di dada Anda, biarkan dagu bayi menempel pada bahu Anda. kemudian, pegang bagian belakang kepala dan bahunya dengan satu tangan. Sementara tangan yang lain menggosok dan menepuk bagian punggung bayi dengan perlahan serta lembut.

Lalu, kapan Anda harus cemas?

Bila bayi tidak dapat bersendawa atau jarang Anda buat bersendawa, maka jumlah udara yang ada di dalam perut bayi semakin banyak. Hal ini yang kemudian membuat bayi semakin rewel dan dapat mengganggu kesehatannya. Anda sebaiknya segera membawa bayi Anda ke dokter bila ia mengalami:

  • Tidak bisa buang air besar, atau BAB berdarah
  • Muntah terus menerus
  • Sangat amat rewel dan tak bisa didiamkan
  • Mengalami demam berhari-hari hingga mencapai 38 derajat celcius

Dokter dapat menentukan apa yang menyebabkan si kecil tidak kunjung bersendawa dan memberikan penanganan yang tepat.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Penyebab dan Gejala Trauma PTSD Pada Anak

Trauma anak yang tidak segera diatasi dapat menjadi PTSD. Apa itu trauma PTSD pada anak? Adakah cara mengetahui gejala dan pengobatannya?

Ditulis oleh Novita Joseph
Hertha Christabelle Hambalie, M.Psi., Psikolog
Kesehatan Anak, Parenting Januari 3, 2020

Idealnya, Berapa Kali Balita Buang Air Besar dalam Seminggu?

Tidak sedikit orangtua yang khawatir saat balitanya sering atau jarang BAB. Adakah patokan angka normal untuk balita buang air besar dalam sehari?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Serat Anak, Parenting, Nutrisi Anak Desember 11, 2019

Kenali Berbagai Masalah Perkembangan Bayi Sejak Dini

Penting bagi orangtua memerhatikan tanda masalah perkembangan bayi. Semakin cepat masalah ini ditemukan, semakin cepat pula perawatan bisa diberikan

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Perkembangan Bayi November 28, 2019

Memahami Tahap Perkembangan Kemampuan Bahasa Bayi

Kecepatan perkembangan kemampuan bahasa bayi tidak tidak selalu sama. Ketahui tahap-tahap perkembangan kemampuan bayi sesuai usia.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Perkembangan Bayi November 26, 2019

Direkomendasikan untuk Anda

Tips Membuat Rumah Aman untuk Anak Bebas Bergerak

Tips Membuat Rumah Aman untuk Anak Bebas Bergerak

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Ihda Fadila
Tanggal tayang April 5, 2020
Mencegah Anak Shopaholic, Begini Caranya

Mencegah Anak Shopaholic, Begini Caranya

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Ihda Fadila
Tanggal tayang Maret 27, 2020
Tips Menyusui yang Baik Sesuai Bentuk Puting Ibu

Tips Menyusui yang Baik Sesuai Bentuk Puting Ibu

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal tayang Februari 23, 2020
Bermain Bersama Membuat Otak Bayi dan Orangtua Makin Terhubung

Bermain Bersama Membuat Otak Bayi dan Orangtua Makin Terhubung

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Diah Ayu
Tanggal tayang Januari 16, 2020