×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:

Perkembangan Setiap Minggu

Buat Para Ortu, Ini Tanda-tanda Balita Anda Sudah Siap Masuk PAUD

Oleh Data medis direview oleh dr. Tania Savitri.

Apakah anak Anda sudah cukup besar untuk mulai memasuki dunia prasekolah? Mengenalkan dunia prasekolah pada anak mungkin salah satu hal yang harus dipertimbangkan. Dengan memasuki prasekolah atau lebih tepatnya pendidikan anak usia dini (PAUD), anak bisa belajar cara bersosialisasi dan membangun karakternya sendiri. Anak juga bisa mengembangkan kemampuan akademiknya. Lalu bagaimana tanda-tanda anak sudah siap masuk PAUD?

Mengapa anak harus masuk PAUD terlebih dahulu?

Dilansir dari WebMD, sebuah penelitian menyimpulkan bahwa memulai pendidikan di usia dini dapat membuat anak lebih bisa mengikuti pelajaran dan lulus dari sekolah menengah dan perguruan tinggi. Anak-anak yang memasuki PAUD sejak kecil bisa lebih siap untuk sekolah. Anak jadi mempunyai bekal kemampuan dasar yang lebih banyak dibandingkan anak yang melewati pendidikan usia dini ini.

Mengenalkan sekolah kepada anak bisa mengajarkan anak bahwa belajar itu menyenangkan. Sehingga anak tidak memandang belajar dan sekolah sebagai beban. Tidak hanya dalam sisi akademis, PAUD juga dapat melatih anak cara bersosialisasi, mengajari anak bagaimana caranya berbagi, menyelesaikan masalah dengan orang lain, dan bergaul dengan teman sebayanya.

Apakah anak Anda sudah siap masuk PAUD?

Usia mungkin bukan menjadi patokan anak sudah siap masuk dunia prasekolah atau belum. Hal ini karena tahap perkembangan setiap anak pasti berbeda-beda. Memaksa anak untuk memasuki PAUD saat dirinya belum siap pun tidak baik. Ini justru bisa berdampak negatif pada anak. Untuk itu, kenali terlebih dahulu apakah anak Anda sudah siap untuk memasuki dunia prasekolah atau belum.

Berikut ini tanda-tanda anak balita Anda sudah siap masuk PAUD.

1. Berani komunikasi dan berinteraksi dengan orang lain

Coba perhatikan, apakah anak sudah mengerti dengan perintah sederhana, bisa menjawab jika ditanya, meminta bantuan pada orang lain, atau bentuk komunikasi lainnya dengan orang lain. Jika sudah bisa, artinya anak sudah siap untuk masuk dunia prasekolah.

Untuk membantu anak mempersiapkan diri sebelum masuk prasekolah, sebaiknya latih anak untuk berani menjalin komunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Ini bisa dimulai dengan cara mengajak anak bermain di taman atau di tempat bermain yang banyak teman sebayanya. Bermain dengan teman sebaya dapat melatih anak untuk berani dan percaya diri di depan orang lain.

2. Bisa menggunakan toilet sendiri

Ini juga bisa menjadi salah satu pertimbangan untuk menentukan apakah anak sudah siap masuk dunia prasekolah atau belum. Anak yang sudah bisa menggunakan toilet sendiri lebih mudah untuk masuk PAUD dibandingkan anak yang belum bisa. Anda bisa melatih anak menggunakan toilet sendiri sejak dini. Jika anak belum bisa tapi sudah ingin masuk PAUD, sebaiknya ajarkan anak untuk memberi tahu gurunya saat ia ingin menggunakan toilet.

3. Sudah bisa makan sendiri

Ini menunjukkan bahwa anak sudah mampu melayani kebutuhan dasarnya sendiri tanpa bantuan orang lain. Artinya, anak sudah cukup besar, pintar, dan mandiri. Hal ini juga bisa menjadi pertimbangan apakah anak sudah bisa masuk PAUD atau belum. Jika anak sudah bisa makan sendiri, Anda jadi tidak perlu khawatir saat anak makan bersama temannya di PAUD.

4. Bisa Anda tinggal atau jauh dari Anda dalam waktu sementara

Apakah anak Anda merasa nyaman jika Anda tinggal sebentar, sementara ia bermain dengan teman-temannya? Jika ya, artinya anak mungkin sudah siap untuk memasuki dunia prasekolah. Tapi, jika anak belum bisa lepas dari Anda padahal usianya sudah besar (sekitar tiga atau empat tahun), bukan berarti Anda harus menunggu anak sampai siap untuk memasuki PAUD.

Jika anak belum mencobanya, mungkin anak tidak akan siap. Untuk itu, sebaiknya coba dulu untuk memasukkan anak ke PAUD jika usianya sudah lumayan besar. Di awal-awal anak masuk sekolah, anak mungkin akan menangis dan khawatir jika ditinggal ibunya. Tapi, ini wajar. Lama-kelamaan, anak akan terbiasa untuk bermain sambil belajar dengan temannya di PAUD. Beri pengertian ke anak bahwa teman-temannya yang lain pun juga melakukan hal yang sama, jadi ia tidak perlu khawatir jika Anda tinggal sebentar saat ia sekolah.

Baca Juga:

Sumber
×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda untuk membantu memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan We’re excited to guide you on your parenting journey. Your first email will arrive shortly. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca