Suplemen Makanan untuk Anak Satu tahun

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10/04/2020
Bagikan sekarang

Jika Anda memberikan anak Anda pilihan dari masing-masing empat kelompok makanan dasar dan membiarkan mereka mencoba berbagai selera, warna, dan tekstur, maka ia harus makan makanan diet seimbang dengan banyak vitamin. Beberapa vitamin, seperti vitamin yang larut dalam lemak (A dan D), bahkan dapat menimbulkan risiko; mereka disimpan dalam jaringan ketika dikonsumsi secara berlebihan, dan pada tingkat yang sangat tinggi bisa membuat anak Anda sakit. Konsumsi mineral dalam dosis tinggi seperti zinc dan besi untuk jangka waktu yang lama juga dapat menimbulkan efek negatif.

Namun, bagi beberapa anak, suplemen bisa saja dianggap penting. Anak Anda mungkin perlu beberapa vitamin dan/atau suplemen mineral, bila praktik diet keluarga Anda membatasi kelompok makanan yang tersedia baginya. Misalnya, jika keluarga Anda adalah vegetarian, tanpa telur atau produk susu (bukan diet yang dianjurkan untuk anak-anak), ia mungkin perlu suplemen vitamin B12 dan D serta riboflavin dan kalsium. Rakhitis, misalnya, adalah penyakit di mana tulang rapuh, dan hal ini terkait dengan asupan vitamin D yang tidak memadai dan penurunan paparan sinar matahari. Konsultasikan dengan dokter anak Anda tentang suplemen yang dibutuhkan dan tanyakan berapa jumlahnya.

Kekurangan zat besi terjadi di antara beberapa anak dan dapat menyebabkan anemia (suatu kondisi yang membatasi kemampuan darah untuk membawa oksigen). Dalam beberapa kasus masalahnya adalah makanan. Balita harus menerima setidaknya 15 miligram zat besi per hari dalam makanan mereka, tetapi banyak orang gagal melakukannya.

Minum susu dalam jumlah besar dapat menyebabkan anemia, kekurangan zat besi, seorang anak mungkin kurang tertarik pada makanan lain, sedangkan beberapa di antaranya adalah potensi sumber zat besi.

Jika anak Anda minum 24-32 ons (720 -960 ml) susu atau kurang setiap hari, hal ini menjadi suatu kekhawatiran. Jika ia minum lebih dari itu dan Anda tidak bisa memberi makan lebih banyak makanan yang kaya zat besi, konsultasikan dengan dokter anak Anda tentang bagaimana menambahkan suplemen zat besi untuk makanannya. Sementara itu, terus beri vitamin D tetes (600 IU per hari setelah usia satu tahun) jika mengkonsumsi kurang dari 32 ons susu per hari. Terus berikan berbagai makanan kaya zat besi sampai suplementasi tidak lagi diperlukan.

Untungnya, ketika permen jauh dari pandangan anak Anda, mereka tidak akan memikirkannya, sehingga sebaiknya jangan membawa permen ke rumah atau sembunyikanlah permen dari anak Anda. Hindari juga menambahkan gula pada makanan, dan jangan terlalu sering membuat makanan penutup yang manis untuk konsumsi sehari-hari.

Adapun sebagai makanan ringan, jangan berikan makanan manis atau berlemak, biarkan ia mengkonsumsi porsi kecil makanan sehat seperti buah, roti gandum, biskuit, dan keju. Dengan kata lain, mulailah mendorong kebiasaan makan yang baik yang dapat berlangsung seumur hidup.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

    Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

    Pemeriksaan kehamilan amatlah penting. Di sisi lain, pemeriksaan kehamilan selama pandemi COVID-19 membuat ibu rentan tertular. Apa yang harus ibu lakukan?

    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Coronavirus, COVID-19 29/04/2020

    6 Makanan Bergizi untuk Memperkuat Kandungan

    Selain sehat untuk ibu, berbagai makanan ini juga dapat memperkuat janin dalam kandungan agar masa kehamilan tetap lancar.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Aturan Menjalankan Puasa yang Aman Bagi Ibu Hamil

    Ibu hamil yang sehat diperbolehkan untuk menjalankan ibadah puasa, namun harus lebih diperhatikan nutrisinya. Bagaimana cara menjalankan puasa saat hamil?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Hari Raya, Ramadan 25/04/2020

    Direkomendasikan untuk Anda

    hamil setelah keguguran

    Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
    menu puasa untuk ibu hamil

    Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
    puasa bagi ibu hamil

    4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
    gangguan makan ibu hamil

    Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 12/05/2020