Halo Ibu, Ini Camilan Sehat dan Bergizi untuk Balita Demi Tumbuh Kembangnya

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/04/2020
Bagikan sekarang

Usia balita merupakan masa di mana si kecil mulai belajar mengenal dan mencoba berbagai jenis makanan baru. Di sinilah orangtua punya peran penting dalam memilah-milah berbagai sumber makanan terbaik dan sehat untuk anak, termasuk soal camilan pada balita.

Bukan hanya mempertimbangkan rasanya saja, tapi pastikan juga camilan yang Anda berikan sehat untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak balita. Lalu, apa saja yang hal penting yang harus dipertimbangkan? Berikut penjelasannya.

Mengapa camilan sehat penting untuk tumbuh kembang balita?

Di samping menu makanan utama, pemberian camilan sehat harian juga tidak kalah penting untuk balita. Bukan hanya bermanfaat untuk memperkenalkan jenis makanan baru, camilan sehat juga ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak balita.

Hal ini terutama jika kebutuhan gizinya tidak mampu tercukupi dengan optimal dari makanan utama.

Ini karena di usia balita, anak mungkin kerap mengalami masalah makan yang membuatnya susah makan. Ya, bukan hal baru rasanya melihat anak balita menolak ketika diberikan semangkuk nasi dengan lauk dan sayur.

Atau hanya memakan nasi dan sayur yang diberikan dalam porsi makan sedikit, tapi mau menghabiskan sisa lauknya.

Kalau sudah begini, Anda mungkin akan dibuat cemas dan bertanya-tanya apakah makanan utama yang dimakan anak mampu memenuhi semua kebutuhan gizinya? Nah, di sinilah pentingnya memberikan camilan sehat untuk anak balita.

Camilan membantu memberi nutrisi tambahan

Camilan atau snack akan membantu memberikan asupan nutrisi tambahan ketika makanan utama kurang mampu memenuhi kebutuhan zat gizi harian balita.

Di sisi lain, camilan sehat untuk balita juga bisa berguna sebagai pengganjal perut sebelum waktu makan utamanya tiba.

Meski namanya camilan, tapi penting untuk tetap mempertimbangkan kandungan gizinya sebelum menyajikan untuk si kecil.

Sebagai orangtua, kebiasaan dan pola makan Anda tentu dapat sangat berpengaruh dalam pembentukan pola makan anak.

Apalagi saat ini si kecil sudah memasuki usia balita, di mana kecenderungannya untuk menyukai dan tidak menyukai jenis makanan tertentu mulai terbentuk.

Tidak seperti orang dewasa, anak balita hanya mengenal dan mengetahui berbagai jenis makanan sebatas dari apa yang Anda sediakan saja di rumah.

Maka itu, mulailah berperan aktif dan lebih selektif dalam memberikan sumber makanan untuk anak balita, tak terkecuali mengenai pilihan camilan sehat.

Bagaimana cara menentukan sehat atau tidaknya camilan untuk balita?

camilan sehat untuk anak

Sebenarnya ada beragam pilihan camilan sehat yang bisa Anda sajikan sebagai selingan di tengah-tengah menu makan utama anak balita.

Menurut Pedoman Gizi Seimbang yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, sebaiknya batasi anak balita dalam mengonsumsi camilan yang terlalu asin, manis, atau berlemak.

Pasalnya, makanan dan minuman yang kelewat manis, asin, dan berlemak dapat meningkatkan risiko serangan penyakit kronis di kemudian hari. Berbagai penyakit ini misalnya penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, dan lain sebagainya.

Itu sebabnya, Anda lebih dianjurkan untuk menyiapkan camilan yang sehat bagi anak balita. Anda bisa memilih makanan yang kaya dengan beragam zat gizi, seperti protein, serat, vitamin, serta mineral.

Sebaliknya, sebisa mungkin hindari memberikan makanan kemasan yang telah melalui banyak proses pengolahan.

Alasannya karena makanan jenis ini biasanya mengandung banyak gula, garam, dan lemak, yang sebaiknya dibatasi konsumsinya oleh anak balita.

Selain mempertimbangkan rasa camilan sehat untuk balita, pikirkan juga mengenai bentuk dan ukuran camilan sehingga tidak menyulitkan anak saat memakannya.

Sebab di masa ini, anak balita sedang giat-giatnya belajar makan sendiri. Jadi, pilih atau bentuklah makanan dengan ukuran kecil yang mudah digenggam dan digigit oleh balita.

Dari beragam jenis camilan, berikut yang dinilai sehat untuk diberikan pada anak balita:

  • Sereal sarapan rendah gula
  • Buah segar yang diiris tipis atau dipotong kecil-kecil
  • Biskuit gandum dan muffin berukuran mini
  • Keju yang dipotong menjadi irisan tipis atau diparut dan dicampur bersama makanan

Bukan hanya itu saja, masih ada beragam jenis camilan sehat lainnya yang bisa Anda sesuaikan dengan kesukaan balita usia 2-5 tahun. Jangan lupa, pertimbangkan juga jenis makanan tertentu jika anak memiliki alergi.

Pilihan camilan sehat untuk balita di rumah

Mengingat camilan sangat penting untuk membuat balita lebih sehat, ada beberapa pilihan camilan yang bisa diberikan pada si kecil ketika sedang bersantai, yaitu:

1. Buah segar

Buah segar merupakan pilihan yang paling baik sebagai camilan sehat untuk balita. Berikan buah dengan warna-warna yang menarik, seperti mangga, stroberi, melon dan jeruk.

Kemas dan sajikan secara menarik, misalnya dengan cara dicetak atau diukir pada bagian daging buah. Anda juga bisa menggunakan piring motif kartun atau gambar kesukaan buah hati agar ia makin semangat melahap camilannya.

Selain dapat merangsang indera pengecapnya dengan berbagai rasa dan tekstur, indera penglihatannya pun juga akan dilatih dengan melihat variasi warna yang mungkin belum pernah dilihatnya.

2. Roti atau buah celup

Sembari memberikan camilan sehat untuk balita yang sedang mengenal makanan, para orangtua juga bisa melatih kreatifitas dan motorik anak dari camilan yang diberikan.

Anda bisa menyediakan yoghurt, coklat cair, ataupun saus mustard yang gurih sebagai saus atau celupan camilan anak.

Sediakan juga roti atau buah sebagai bahan utama camilan. Berikan beberapa iris roti atau buah yang bisa dicelup ke saus, yoghurt atau coklat cair. Biarkan anak memegang, memakan, dan bereskplorasi dengan camilan yang ia makan.

3. Telur

Selain buah atau roti, telur bisa menjadi alternatif camilan yang baik untuk anak. Berikan telur orak-arik atau telur rebus utuh.

Selain simpel, lezat, yang pasti bergizi untuk tubuh kembang anak. Tambahkan irisan sayur atau brokoli yang dihaluskan guna menambah variasi gizi camilan anak.

4. Es loli

Balita mana yang tidak suka es krim? Ya, daripada membeli dan tidak mengetahui kandungan apa yang ada pada es krim yang dijual di pasaran, Anda bisa membuat sendiri krim sehat untuk si kecil, lho.

Untuk menyiapkan camilan balita yang sehat ini, sapkan jus buah segar, yoghurt, dan agar-agar sebagai bahan utama es krim. Sediakan juga cetakan es krim dengan bentuk yang menggemaskan dan stik kayu yang tidak terlalu panjang.

Setelahnya, campur semua bahan baku es krim, aduk rata, dan masukan ke dalam cetakan bersama stik kayu. Letakkan di dalam lemari pendingin selama beberapa 3-4 jam sebelum memberikannya pada buah hati di siang hari terik.

5. Keju

Kandungan protein dalam keju dapat mendukung asupan energi anak tetap tinggi selama ia bermain dan belajar.

Anda bisa memotong keju cheddar panjang-panjang seukuran genggaman anak, potong kubus kecil-kecil untuk dijadikan selingan pada sate buah segar, atau sebagai isian roti panggang untuk bekal sekolah anak.

Tapi baiknya jangan memberikan keju kalau balita Anda memiliki alergi susu atau intoleransi laktosa yang bisa membuat anak tidak sehat.

6. Ubi manis

Ubi manis dikemas dengan vitamin A dan merupakan sumber B6, C, dan folat yang baik untuk tumbuh kembang anak.

Anda bisa memanggangnya utuh seperti kentang panggang dan tambahkan keju lumer dan potongan brokoli di atasnya. Anda juga bisa mengiris ubi tipis-tipis lalu dipanggang sebagai keripik, atau potong memanjang layaknya kentang goreng.

7. Pancake atau waffle mini

Anda bisa mengolah adonan terigunya dari nol atau menggunakan adonan kering siap olah yang dijual di toko. Tambahkan madu, sirup maple, dan potongan buah segar favorit si kecil sebagai toppingnya.

8. Mini pizza

Siapkan adonan pizza beku siap olah sesuai instruksi kemasan, atau Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Kemudian, oleskan satu sendok makan saus marinara di atasnya.

Tambahkan beberapa sayuran cincang dan satu sendok makan keju parut, kemudian panggang di oven selama satu atau dua menit sampai keju mencair.

Camilan untuk anak balita yang satu ini lebih sehat dibanding beli di luar karena Anda memilih bahannya sendiri sesuai kebutuhan si kecil.

9. Pasta

Pasta adalah sumber karbohidrat kompleks yang baik, asalkan Anda memilh pasta gandum utuh daripada pasta terigu.

Masak satu batch untuk disimpan di kulkas. Saat waktunya ngemil, hangatkan semangkuk pasta di microwave sajikan dengan sayuran atau ayam matang dan saus tomat yang lezat.

Apa yang harus dihindari dalam pemberian camilan sehat untuk balita?

makanan dan minuman manis

Kebanyakan orangtua mungkin akan “menyogok” anak balita dengan menjanjikan beberapa hadiah, seperti permen atau cokelat bila anak susah makan. Sayangnya, sebenarnya hal tersebut bukanlah strategi yang tepat.

Menggunakan permen atau cokelat sebagai hadiah bisa menciptakan kesan tersendiri. Tidak menutup kemungkinan, anak balita akan menganggap bahwa makanan tersebut lebih berharga atau lebih baik ketimbang jenis camilan lainnya yang lebih sehat.

Sebenarnya bukan berarti tidak boleh sama sekali. Hanya saja, anak tidak disarankan untuk makan permen atau cokelat terlalu sering karena kandungan gula dan kalorinya yang sangat tinggi. Hal ini dilakukan agar anak tidak kecanduan makan manis.

Jika memang Anda menyimpan camilan yang kurang sehat untuk anak balita di rumah, jaga agar makanan tersebut tidak sampai terlihat olehnya. Pasalnya, anak bisa merengek dan menangis untuk meminta makanan tersebut saat melihatnya.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Sumber

Quick and healthy snacks for toddlers | BabyCenter. (2020). Retrieved 4 March 2020, from https://www.babycenter.com/0_quick-and-healthy-snacks-for-toddlers_1186677.bc

The 54 Best Snacks for Kids. (2020). Retrieved 4 March 2020, from https://www.parents.com/toddlers-preschoolers/feeding/healthy-eating/the-20-best-snacks-for-kids/

Healthy Snacks for Kids: 24 Toddler-Friendly Ideas. (2020). Retrieved 4 March 2020, from https://www.whattoexpect.com/toddler-nutrition/healthy-snacks-for-kids.aspx

Snacks for Toddlers (for Parents) - Nemours KidsHealth. (2020). Retrieved 4 March 2020, from https://kidshealth.org/en/parents/toddler-snacks.html

Garoo, R. (2014). 18 Quick And Healthy Snacks For Toddlers. Retrieved 4 March 2020, from https://www.momjunction.com/articles/quick-and-nutritious-snacks-for-your-toddlers_0080079/#gref

28 Healthy Snacks Your Kids Will Love. (2020). Retrieved 4 March 2020, from https://www.healthline.com/nutrition/healthy-snacks-for-kids

Yang juga perlu Anda baca

Manfaat Kacang Hijau untuk Anak dan Contoh Olahannya

Kacang hijau mengandung beragam nutrisi yang penting untuk tumbuh kembang anak. Ini sederet manfaat kacang hijau dan contoh olahannya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Tak Cemas Berat Badan Naik, Ini Pilihan Camilan Selama di Rumah Saja

Takut naik berat badan karena kerja sambil ngemil? Coba beberapa camilan tepat dan sehat ini sebagai teman ngemil saat Anda bekerja!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Coronavirus, COVID-19 30/04/2020

Vitamin Terbaik untuk Sistem Pencernaan Anak

Vitamin merupakan salah satu nutrisi yang penting untuk kesehatan sistem pencernaan anak. Lantas, jenis vitamin mana yang paling baik? Lihat di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Nutrisi yang Penting untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

Daya tahan tubuh berperan sebagai pelindung anak agar terhindari dari penyakit. Kenali nutrisi yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Direkomendasikan untuk Anda

Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 30/05/2020
Manfaat Protein Whey untuk Daya Tahan Tubuh Anak

Manfaat Protein Whey untuk Daya Tahan Tubuh Anak

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020
6 Tips Agar BAB Anak Lancar dan Tidak Keras

6 Tips Agar BAB Anak Lancar dan Tidak Keras

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
Peran dan Manfaat Nutrisi dalam Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

Peran dan Manfaat Nutrisi dalam Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020