Pentingnya Memenuhi Asupan Nutrisi Si Kecil dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tahukah Ibu jika 1000 hari pertama kehidupan merupakan kesempatan terbaik untuk membentuk masa depan si Kecil yang lebih sehat? Ya, waktu antara saat ibu mengalami konsepsi atau mulai hamil sampai dengan si Kecil dilahirkan dan berusia dua tahun merupakan jendela unik yang mungkin sebagian orang masih belum tahu. Oleh karena itu, asupan nutrisi untuk anak setiap harinya harus dapat terpenuhi jika tidak ingin menyesal di kemudian hari.

Apa pengaruh asupan nutrisi untuk anak pada periode ini?

Nutrisi pada 1000 hari pertama kehidupan si Kecil berdampak besar pada kemampuan si Kecil dalam tumbuh, belajar, dan lebih sejahtera di masa depan.

Menurunkan risiko terjangkit penyakit

Bagi anak-anak yang berusia di bawah dua tahun, kekurangan asupan gizi dan nutrisi dapat berbahaya hingga mengancam nyawa. Hal ini dikarenakan kekurangan asupan nutrisi untuk si Kecil berdampak pada lemahnya daya tahan tubuh dan meningkatkan risiko penyakit seperti pneumonia, diare, dan malaria.

Selain itu, risiko kesehatan si Kecil maupun orangtua pun dapat diatur pada periode ini. Penyakit seperti obesitas, hipertensi, dan diabetes berhubungan dengan status nutrisi dan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan.

Mendorong pertumbuhan otak

Nutrisi prenatal ibu dan si Kecil dalam dua tahun pertama kehidupan (1000 hari) merupakan salah satu faktor penting dalam perkembangan saraf dan kesehatan mental di masa mendatang.

Sebagian besar asupan nutrisi untuk anak dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan otak. Akan tetapi, terdapat beberapa nutrisi kunci untuk mendukung perkembangan saraf, seperti:

  • Protein
  • Zinc
  • Zat besi
  • Kolin
  • Folat
  • Yodium
  • Vitamin A, D, B6 dan B12
  • Asam lemak tak jenuh

Apabila ibu tidak mampu memenuhi kebutuhan nutrisi pada periode yang mempengaruhi pertumbuhan otak si Kecil ini, si Kecil mungkin mengalami defisit fungsi otak.

Rekomendasi dalam memenuhi asupan nutrisi untuk anak

Ibu selalu dapat berkonsultasi pada dokter atau ahli gizi untuk meminta masukan dalam pemenuhan asupan nutrisi untuk si Kecil. Para ahli mungkin merekomendasikan beberapa hal berikut ini:

1. Pemberian ASI eksklusif

Tentu rekomendasi ini berlaku setelah ibu dan si Kecil melalui proses persalinan. American Academy of Pediatrics merekomendasikan pemberian ASI eksklusif kurang lebih selama enam bulan pertama usia si Kecil.

Asupan nutrisi si Kecil melalui pemberian ASI juga dapat berlanjut bersamaan dengan makanan pendamping (seperti pengenalan makanan padat) setidaknya untuk satu tahun pertama. Jika ibu masih mampu atau tidak berhalangan dan si Kecil masih menginginkan ASI, tahun berikutnya pun pemberian masih masih diperbolehkan.

2. Mengonsumsi beragam sumber makanan sehat

Sumber makanan terbaik si Kecil tentu saja adalah ASI, terutama pada enam bulan pertama usia si Kecil. Namun, setelah melalui masa pemberian ASI eksklusif, asupan nutrisi si Kecil tetap harus diperhatikan dan selalu mempertimbangkan kandungan nutrisi dalam makanan.

Seiring dengan berjalannya waktu, asupan nutrisi si Kecil akan beralih dari ASI ke makanan sesuai yang dipilih ibu dan si Kecil sendiri. Untuk itu, ibu dapat meminta rekomendasi dokter atau ahli gizi dalam memilih sumber makanan terbaik.

3. Pemilihan susu formula yang tepat

Meski tidak banyak, tidak semua ibu dapat memberikan nutrisi dari ASI yang diperlukan si Kecil. Apabila si Kecil tidak mendapatkan ASI, susu formula dapat menjadi pengganti.

Akan tetapi, mungkin Ibu kesulitan memilih susu formula karena terdapat berbagai jenis formula yang tersedia. Oleh karena itu, ibu perlu berkonsultasi dengan dokter anak mengenai formula mana yang sudah diakui dan mengandung nutrisi yang dibutuhkan si Kecil.

Asupan nutrisi untuk anak pada 1000 hari pertama kehidupan berdampak besar pada kesehatan dan perkembangan otak si Kecil. Ibu disarankan untuk peka terhadap hal ini dan berupaya untuk mendapat semua nutrisi yang dibutuhkan pada periode ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Anak Saya Sekarang Jadi Tidak Nafsu Makan?

Saat anak tidak nafsu makan, Anda pasti khawatir. Hal ini bisa berlangsung sementara atau lebih lama. Namun, apakah hal ini wajar terjadi pada tiap anak?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Parenting, Nutrisi Anak 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Manfaat ASI dan Pentingnya Kolostrum untuk Mendukung Kesehatan Ibu dan Bayi

Manfaat pemberian ASI, termasuk ASI eksklusif, penting bagi ibu dan bayi. Apalagi ASI berisi kolostrum yang semakin melengkapi kandungannya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 5 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit

Jangan Sembarang Minum, Ini Daftar Pilihan Obat yang Aman untuk Ibu Menyusui

Ketika sakit saat menyusui,obat tentu jadi solusi cepat. Namun ternyata, Ibu tidak boleh minum sembarang obat. Apa saja obat yang aman untuk ibu menyusui?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 2 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

Berbagai Jenis Obat Penambah Darah yang Umum Diresepkan Dokter

Meski umumnya bersifat ringan, pada beberapa kasus Anda mungkin butuh obat anemia. Tak hanya zat besi, dokter mungkin meresepkan obat kurang darah lainnya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kandungan asi

Mengenal ASI: Jenis, Warna, Kandungan, dan Kebutuhan Harian untuk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 14 menit
pengganti nasi untuk ibu hamil

3 Pengganti Nasi yang Lebih Sehat untuk Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
bra kawat

Mana yang Lebih Sehat Buat Payudara: Bra Biasa Atau Berkawat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
masalah ibu menyusui

10 Masalah Ibu Menyusui Beserta Cara Mengatasinya yang Tepat

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 7 Oktober 2020 . Waktu baca 16 menit