5 Nutrisi Agar Anak Tidak Mudah Sakit Saat Cuaca Tak Menentu

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Hujan kadang datang dan pergi tidak menentu, membuat orangtua memutar akal agar anak tidak mudah sakit. Perubahan cuaca memberi pengaruh pada daya tahan tubuh, karena adanya perubahan suhu dan kelembapan.

Perubahan yang terjadi membuat tubuh anak lebih bekerja keras untuk beradaptasi kembali. Kondisi cuaca seperti ini bisa memengaruhi daya tahan tubuh anak. Tak jarang perubahan cuaca bisa membuat anak bisa membuat anak lebih rentan terhadap gangguan pernapasan atau infeksi lainnya.

Supaya anak tetap sehat dan bisa aktif bermain di perubahan cuaca ini, ketahui dulu yuk nutrisi yang perlu dipenuhi anak agar tidak gampang sakit.

Agar anak tidak mudah sakit, yuk beri ia nutrisi ini

Cuaca tidak bisa dikontrol oleh manusia. Kontaminasi air dan polutan yang terbang di udara juga tidak bisa dihindari karena perubahan cuaca. Air hujan yang turun biasanya pun sudah tercemar. 

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan angin yang berhembus membawa polutan dan menetap pada air hujan. Mulai dari kotoran, dedaunan, feses dari burung dan hewan lainnya, serta serangga.

Air yang terkontaminasi bisa mengandung bakteri patogen penyebab penyakit. Belum lagi gabungan antara temperatur dingin dan kelembapan yang rendah bisa memicu penyakit sistem pernapasan seperti asma, flu, batuk, maupun ISPA pada anak.

Tak perlu cemas, orangtua bisa mendukung pemberian asupan nutrisi ini agar anak tidak mudah sakit.

1. LCPUFA (Long-Chain Polyunsaturated Fatty Acids)

LCPUFA merupakan asam lemak rantai panjang yang terdiri dari eicosapentaenoic acid (EPA) and docosahexaenoic acid (DHA). Kandungan ini mampu meregulasi respon sistem imunitas manusia. Dalam sebuah penelitian dikatakan bahwa LCPUFA dapat menurunkan risiko gangguan pernapasan, serta memperbaiki sistem pernapasan.

Agar anak tetap sehat, Anda bisa memberikan susu dengan kandungan tersebut. Sehingga anak bisa terlindung dari serangan penyakit pernapasan di cuaca yang tidak menentu.

2. Asam lemak omega-3

Nutrisi ini dapat diperoleh dari makanan seperti susu, kenari, atau minyak ikan. Kandungan ini dapat memberikan perlindungan anak dalam melawan penyakit. Salah satunya infeksi sistem pernapasan pada anak-anak. 

Anda bisa menyertakan nutrisi ini pada setiap menu makanan, bahkan pada camilan anak sekalipun. Konsumsi asam lemak omega-3 secara rutin dapat membantu tubuh anak agar tidak mudah sakit.

3. Vitamin C

Vitamin C dapat membantu sistem imunitas untuk melawan infeksi penyebab penyakit. Anda bisa memberikan makanan dengan kandungan tinggi vitamin C seperti stroberi, brokoli, jeruk, dan paprika.

Kandungan nutrisi ini penting dalam mencegah infeksi. Maka itu, pastikan anak mengonsumsi makanan dengan kandungan vitamin C setiap hari, agar si kecil tidak mudah sakit.

4. Probiotik

Probiotik biasa dikenal sebagai bakteri baik untuk sistem pencernaan. Probiotik juga baik untuk tubuh dalam melawan beragam penyakit. Melansir laman Web MD, probiotik dapat menurunkan risiko gangguan pencernaan, alergi, flu, dan infeksi kulit.

55 publikasi ilmiah dalam lebih dari 25 tahun penelitian menunjukkan bahwa prebiotik jenis FOS:GOS 1:9 terbukti klinis mendukung sistem imun terhadap infeksi. Prebiotik FOS:GOS 1:9 ini dapat ditemukan di susu pertumbuhan untuk anak. 

Probiotik lainnya juga dapat diperoleh dari yogurt dan kefir. Anda bisa memberikan camilan yogurt dan kefir, dicampur dengan buah-buahan atau kacang-kacangan untuk si kecil. Berikan secara rutin agar anak tidak mudah sakit di musim yang tidak menentu.

5. Protein, agar anak tidak mudah sakit

Protein berperan besar dalam tubuh manusia. Ketika ada jaringan tubuh yang rusak, protein membantu memperbaikinya. Tidak hanya itu saja, protein juga memberikan perlindungan sistem imunitas tubuh dalam menjalankan tugasnya dalam melawan penyakit.

Protein dapat meningkatkan daya tahan tubuh, terutama di musim hujan. Orangtua masih dapat melihat senyum ceria si kecil beraktivitas karena daya tahan tubuhnya terjaga. 

Sertakan makanan mengandung protein seperti ayam, daging sapi, dan ikan. Protein dan zat seng yang ada dalam makanan berdaging dapat membantu meningkatkan sistem imun untuk melawan infeksi.

Kini orangtua sudah bisa tahu nutrisi tepat agar anak selalu sehat. Jangan lupa untuk tetap mendukungnya melakukan aktivitas fisik, agar daya tahannya bekerja secara optimal.

Ayo berikan perlindungan terbaik untuk daya tahan tubuh si Kecil dari sekarang dan bantu penuhi nutrisinya terutama yang mengandung LCUPA (Omega 3 dan 6) dan probiotik FOS:GOS 1:9.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
flu pada anak

Kapan Harus Menemui Dokter Spesialis Saat Flu Anak Tak Kunjung Sembuh

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 15 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
mencegah anak terserang flu

4 Kebiasaan Baik untuk Mencegah Anak Terserang Flu

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 15 April 2020 . Waktu baca 4 menit
kebutuhan karbohidrat balita

Seberapa Penting Kebutuhan Karbohidrat untuk Balita Usia 2-5 Tahun?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 12 April 2020 . Waktu baca 7 menit
Konten Bersponsor
mencegah flu pada anak

7 Tips Mencegah Flu dan ISPA pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 11 Maret 2020 . Waktu baca 5 menit