Menginjak Bulan Ke-8, Ini Cara Memilih MPASI Terbaik untuk Bayi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Memasuki usia 8 bulan, perkembangan makan anak biasanya akan berubah setingkat lebih maju ketimbang usia sebelumnya. Bukan itu saja, tekstur serta pilihan jenis makanan pendamping ASI (MPASI) untuk bayi di usia 8 bulan pun turut mengalami perubahan.

Sebagai orangtua, tentu Anda ingin selalu memberikan yang terbaik dalam setiap perkembangan usia, termasuk soal kebutuhan nutrisi anak. Nah, apa saja yang harus diperhatikan dalam pemberian MPASI untuk bayi usia 8 bulan ini?

Bagaimana perkembangan kemampuan makan bayi usia 8 bulan?

kebutuhan zat besi bayi

Menginjak bulan delapan, Anda akan dibuat bangga karena si kecil biasanya sudah mulai mampu menyeimbangkan tubuhnya untuk berdiri dan belajar merangkak.

Lebih dari itu, kemampuan bayi dalam menggunakan jari-jari tangannya pun sudah cukup lincah sehingga bisa mengambil benda-benda di sekitarnya sendiri.

Dalam hal ini, bayi usia 8 bulan juga umumnya sudah lebih terlatih untuk mengambil, menggenggam, serta memindahkan makanan.

Bahkan, si kecil secara refleks akan langsung memasukkan apa pun yang ada di genggamannya ke dalam mulut, termasuk makanan.

Meski belum mahir sepenuhnya, tidak ada salahnya untuk mulai memberikannya finger food. Sesuai namanya, finger food adalah makanan seukuran jari tangan.

Ukuran finger food yang kecil akan lebih memudahkan bayi untuk belajar makan. Ini karena makanan yang seukuran dengan jari tangan ini lebih mudah digenggam dan dimakan oleh bayi.

Oleh karena ini merupakan masa pembelajaran bayi dalam menggenggam dan memasukkan sesuatu ke dalam mulut, sebaiknya selalu awasi gerak-gerik si kecil.

Tidak ada salahnya juga untuk menyingkirkan benda-benda berukuran kecil di sekitar bayi. Pasalnya, ditakutkan si kecil refleks akan mengambil dan memasukkannya ke dalam mulut seolah ingin tahu benda apa yang ada di hadapannya tersebut.

Apa saja MPASI untuk bayi usia 8 bulan?

Sumber: Nurture With Nature

Masih sama seperti di awal perkenalannya dengan MPASI saat usia 6 bulan, sampai usia 8 bulan pun bayi masih bisa diberikan makanan lumat.

Hanya saja, tekstur MPASI lumat tersebut biasanya sudah berubah menjadi agak lebih kental ketika memasuki usia 8 bulan. Selanjutnya, tekstur makanan bayi berubah menjadi semakin kasar secara bertahap di bulan ke-8.

Melansir dari laman Kids Health, usahakan Anda tetap memasak dan memberikan makanan dengan tekstur lunak dan ukuran yang kecil.

Tekstur makanan yang lunak akan membantu bayi usia 8 bulan untuk memakannya sekaligusnya mencegahnya tersedak.

Sementara ukuran makanan pendamping ASI (MPASI) yang cukup kecil dapat membantu bayi usia 8 bulan untuk memegangnya dengan lebih mudah.

Namun jika memungkinkan, bayi usia 8 bulan sebaiknya masih tetap diberikan ASI untuk membantu mencukupi kebutuhan zat gizi hariannya.

Atau jika pemberian ASI ternyata sudah tidak memungkinkan, secara perlahan Anda bisa menggantinya dengan susu formula sesuai anjuran dokter.

Mengingat tekstur makanan bayi sudah mengalami perubahan disertai dengan kemampuannya dalam menggenggam makanan, Anda bisa mulai memberikannya finger food.

Sebaiknya jangan langsung mengganti semua MPASI lumat dengan finger food untuk bayi 8 bulan. Lakukanlah secara bertahap dengan tetap memberikan makanan lumat, disertai dengan sedikit campuran finger food.

Anda juga bisa memberikan finger food sebagai menu selingan di antara waktu makannya. Tak perlu khawatir jika bayi baru mulai tumbuh gigi atau justru belum tumbuh sama sekali.

Sebab Anda bisa memberikan finger food dengan tekstur lunak yang mudah dimakan oleh bayi. Bahkan meski tanpa gigi, gusi bayi 8 bulan pun telah cukup kuat untuk mengunyah MPASI tersebut menjadi bentuk yang lebih lumat agar mudah ditelan.

Pilihan MPASI lunak untuk bayi 8 bulan

Sebagai permulaan, berikut beberapa pilihan MPASI lunak finger food yang bisa diberikan untuk bayi usia 8 bulan:

  • Buah dengan tekstur lunak seperti pisang dan alpukat
  • Sayuran rebus misalnya brokoli, wortel, dan buncis
  • Pasta yang sudah direbus
  • Tahu dan kentang kukus
  • Keju lunak

Supaya lebih gampang saat digenggam dan dikunyah, sebaiknya potong MPASI sampai berukuran kecil sebelum diberikan untuk bayi usia 8 bulan.

Dengan begitu, si kecil tidak harus bersusah payah untuk mengunyahnya karena susunan giginya yang belum lengkap.

Sebaliknya, hindari memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) yang berukuran terlalu besar dan keras yang sangat mungkin membuat bayi 8 bulan tersedak.

Makanan yang berukuran terlalu besar dan keras untuk bayi seperti sayuran mentah, popcorn, kismis, kacang, dan lain sebagainya.

Kenali tanda ketika anak mulai siap makan finger food

Memperkenalkan bayi dengan makanan finger food sejak usianya menginjak 8 bulan dapat membantu melatih perkembangan bayi.

Perkembangan yang berhubungan kemampuan makan bayi yakni keterampilan motorik dan koordinasi tubuhnya. Mungkin Anda kerap bertanya-tanya kapan waktu yang benar-benar tepat untuk mulai mengenalkan anak dengan finger food.

Sebenarnya tidak sulit untuk mengetahui waktu ideal memperkenalkan bayi 8 bulan dengan finger food sebagai MPASI.

Anda bisa memerhatikan ketika si kecil mulai tertarik untuk ‘ikut campur’ saat makan dengan cara mengambil satu per satu makanan padahal ia sedang disuapi.

Menurut Mayo Clinic, sejak usia 8 bulan bayi biasanya sudah mulai mampu menggenggam finger food dengan ukuran kecil.

Ambil contohnya sayuran, buah-buahan, dan pasta yang telah dipototong dan dimasak sampai lunak. Jika dulu bayi hanya mampu mengambil dan mengarahkan makanan tersebut ke mulut tapi selalu berceceran, kini tidak lagi.

Sekarang bayi usia 8 bulan biasanya sudah cukup andal untuk memasukkan MPASI tersebut ke dalam mulut.

Di awal perkenalan, Anda bisa memberikannya finger food yang berukuran kecil sebanyak beberapa potong terlebih dahulu.

Bila bayi dirasa mulai tertarik untuk mencobanya, baru tambahkan lebih banyak potongan makanan tersebut. Selain itu, usahakan untuk selalu menempatkan bayi makan di kursi makan khusus atau meja berukuran kecil.

Di samping bertujuan agar bayi lebih fokus saat makan, hal ini juga berguna untuk mengurangi risiko bayi tersedak.

Berapa banyak porsi MPASI sehari untuk bayi usia 8 bulan?

memanaskan makanan bayi

Di usia 8 bulan ini, frekuensi dan porsi makanan bayi masih sama seperti ketika usianya berada di 6 dan 7 bulan.

Selain tetap rutin memberikan ASI setiap hari, frekuensi makan yang bisa Anda berikan untuk bayi yakni sebanyak 2-3 kali per hari.

Biasanya, di usia ini si kecil sudah lebih terbiasa untuk rutin makan makanan padat dan camilan. Maka itu, Anda bisa tetap memberikannya sebanyak 1-2 kali makanan selingan setiap hari di antara waktu makan utamanya.

Sementara untuk jumlah porsi dalam sekali makan MPASI, tidak jauh berbeda seperti saat usianya masih 8 bulan. Anda bisa memberikan sekitar ½ mangkuk atau ½ gelas air mineral (125 mililiter) makanan lumat.

Jam atau waktu makan MPASI bagi bayi 8 bulan juga sebaiknya cukup alias tidak lebih dari 30 menit. 

Tips memberikan makanan bagi bayi usia 8 bulan

makanan berserat bikin bayi sembelit

Berikut beberapa kiat yang bisa diterapkan saat memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) pada bayi usia 8 bulan:

1. Sajikan finger food dengan tekstur dan ukuran yang sesuai

Mengenalkan bayi dengan finger food di antara makanan lumatnya akan membantu melatih kemampuan mengunyahnya sejak dini.

Meski susunan gigi yang dimiliki si kecil belum lengkap atau belum tumbuh sama sekali, Anda tidak perlu khawatir.

Pasalnya, tekstur yang MPASI lembut dan lunak disertai dengan ukuran finger food yang kecil biasanya akan lebih memudahkan bayi 8 bulan untuk mengunyahnya.

Seiring bertambahnya usia, toh lama kelamaan bayi 8 bulan nantinya akan terbiasa untuk makan MPASI dengan ukuran yang lebih besar dan keras dengan sendirinya.

2. Berikan variasi makanan yang beragam

Pahami juga bahwa di usia 8 bulan ini bayi sedang sangat tertarik untuk mengenali tekstur MPASI. Selain itu, warna, serta aroma makanan terutama yang baru si kecil coba juga sedang ia kenali.

Itu sebabnya, usahakan untuk menyajikan beragam variasi MPASI guna membangkitkan keingintahuan serta selera makan bayi usia 8 bulan.

Hindari memberikan permen, kue, cokelat untuk bayi, maupun keripik dalam ukuran utuh yang cenderung sangat keras untuk usia si kecil saat ini.

Di sisi lain, pastikan Anda memilih sumber makanan yang bisa menyumbang sejumlah zat gizi penting untuk membantu mencukupi kebutuhan harian bayi sesuai usianya.

3. Tetap pilih-pilih sumber makanannya

Meski dianjurkan untuk menyajikan berbagai jenis makanan, tapi jangan sampai teledor saat mengolahnya. Ambil contohnya ketika Anda mengolah beberapa jenis buah-buahan untuk dicampur bersama potongan finger food.

Pastikan Anda telah membuang dan membersihkan buah-buahan tersebut dari kulit dan bijinya sehingga tidak membuat si kecil tersedak saat memakannya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

10 Cara Menyapih Anak agar Mau Berhenti Minum ASI

Meski tidak mudah, mau tidak mau Anda harus menerapkan cara menyapih anak. Tujuannya agar ia bisa lepas dari ASI. Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 7 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

8 Macam Makanan untuk Mendukung Kecerdasan dan Perkembangan Otak Bayi

Otak bayi berkembang pesat sejak dalam kandungan hingga usia 2 tahun. Ini daftar nutrisi dari makanan untuk kecerdasan otak bayi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 7 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Mengenal Baby Led Weaning (BLW), Saat Bayi Belajar Makan Sendiri

Ingin baby led weaning berhasil diterapkan pada si kecil? Anda harus tahu dulu apa yang harus dilakukan dan dihindari ketika melakukan metode ini. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 7 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit

8 Mitos Seputar Makanan Bayi yang Harus Ditinggalkan

Ada beragam mitos makanan bayi yang banyak beredar. Sudahkah Anda tahu apa saja mitos mengenai makanan bayi beserta kebenarannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 7 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

madu untuk bayi

Usia Berapa Bayi Mulai Boleh untuk Diberikan Madu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 5 November 2020 . Waktu baca 7 menit
vitamin untuk bayi

Kenali Kebutuhan Vitamin untuk Bayi dan Perannya Sebagai Penambah Nafsu Makan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit
resep menu mpasi bayi 6 bulan

Panduan Merancang Menu MPASI Bayi 6 Sampai 11 Bulan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit
buah untuk bayi

6 Pilihan Buah untuk Bayi yang Baik Dikonsumsi Sehari-Hari

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit