Apakah Kebutuhan Anak Minum Air Sama Dengan Orang Dewasa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Dalam satu hari, berapa banyak cairan yang diminum oleh anak Anda? Kebutuhan air bagi anak tidak boleh diremehkan. Sama seperti kebutuhan gizi, menjaga kadar cairan normal di dalam tubuh mampu menjaga fungsi organ-organ tubuh. Bila anak minum air dengan cukup setiap harinya, tumbuh dan kembangnya akan maksimal.

Nah, ada yang bilang kalau kebutuhan minum air buat anak sama dengan orang dewasa yaitu, minimal delapan gelas per hari. Apa benar? Bagaimana jika si kecil tak suka minum air?

Banyak orangtua mengabaikan pentingnya kebutuhan air minum anak 

Mungkin selama ini Anda hanya fokus dengan kebutuhan zat gizi yang harus dipenuhi si kecil dan melewatkan kebutuhan cairan tubuhnya. Padahal kebutuhan air anak tak kalah penting untuk diperhatikan.

Anak-anak membutuhkan cairan yang cukup banyak. Hal ini tergantung pada ukuran berat badannya. Belum lagi jika si kecil sangat aktif, pasti ia membutuhkan minum yang banyak untuk menggantikan cairan yang dikeluarkan akibat aktivitasnya.

Sekitar 70-80% kebutuhan air anak didapatkan dari minum air. Sisanya berasal dari makanan. Hal ini membuat si kecil harus membiasakan diri untuk minum air secara berkala hingga kebutuhan minimalnya terpenuhi.

Namun, sayangnya banyak orangtua yang tak menyadari jika anak-anak mereka kurang minum air. Pasalnya, sebuah survei menyatakan jika hanya 6,1% anak yang berusia 11-12 tahun yang terbiasa minum air di pagi hari. Sementara 24,4% anak lainnya, baru minum air ketika mereka makan siang dan 33,5% minum ketika sore hari. Hal ini menandakan bahwa masih banyak anak-anak yang tak dibiasakan minum air sesuai kebutuhannya.

Padahal, kurang minum air bisa menghambat perkembangan otaknya. Sebuah studi mengungkapkan bahwa dehidrasi ringan yang dialami anak akan mengganggu konsentrasi mereka dalam belajar. Penelitian ini membuktikan kalau anak yang mengonsumsi cairan 250 ml lebih banyak dari kebutuhan minimalnya, cenderung mempunyai kemampuan berpikir dan fokus yang lebih baik ketimbang yang kurang minum.

air putih basi kok bisa

Berapa banyak seharusnya anak minum air dalam sehari?

Sebenarnya memang kebutuhan air anak setiap hari tak jauh berbeda dengan dewasa. Untuk bayi yang masih menyusu pada ibu, kebutuhan cairannya mencapai rata-rata sebagai berikut:

  • 175-200 ml/kgBB/hari pada tiga bulan pertama setelah kelahiran.
  • 150-175 ml/kgBB/hari ketika bayi berusia 4-6 bulan.
  • 130-140 ml/kgBB/hari pada bayi berusia 7-9 bulan.
  • 120-140 ml/kgBB/hari saat bayi berusia 10-12 bulan.

Bagi anak yang telah berusia lebih dari satu tahun, maka sesuai dengan angka kecukupan gizi 2013 yang ditentukan Kementerian Kesehatan RI, yaitu:

  • 1-3 tahun: membutuhkan cairan sebanyak 1200 ml (4-5 gelas) per hari.
  • 4-6 tahun: membutuhkan cairan sebanyak 1500 ml (6 gelas) per hari.
  • 7-9 tahun: membutuhkan cairan sebanyak 1900 ml (7-8 gelas) per hari.
  • 10-18 tahun: membutuhkan cairan sebanyak 2000 ml (8 gelas) per hari.

Angka yang telah disebutkan di atas adalah kebutuhan minimal yang harus dipenuhi si kecil. Bila aktivitas yang dilakukan lebih banyak, maka Anda harus membujuk anak minum air lebih banyak lagi untuk mencegah dehidrasi.

Terkadang, mungkin Anda sudah membujuk si kecil untuk membiasakan diri minum air. Tetapi, sebagian besar mereka menolaknya, karena air putih terasa hambar dan membosankan. Jangan ragu untuk terus mengajak anak minum air. Sebab pada dasarnya air putih adalah cairan yang paling aman dan sehat untuk dikonsumsi si kecil.

Bila Anda membiarkan mereka mengonsumsi minuman manis atau minuman kemasan lainnya, maka mereka akan berisiko terkena penyakit kronis dan obesitas saat dewasa kelak. Anda dapat menambahkan air putih dengan buah-buahan segar ke dalamnya, untuk menambahkan rasa pada air tersebut, jadi si kecil lebih tertarik untuk meminumnya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca