Anak Remaja Rentan Terjerumus Diet Berbahaya Akibat Orang Tuanya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Menurut The American Academy of Pediatrics, orang tua memiliki peranan sangat besar untuk mencegah obesitas dan gangguan makan pada anak-anak dan remaja. Mengapa? Karena orang tua mampu mendorong kebiasaan anak remaja untuk makan sehat dibandingkan hanya fokus pada berat badan saja. Cara ini dinilai lebih baik untuk menjaga kesehatan anak dan mencegah remaja terjerumus pada diet tidak sehat.

Orang tua yang fokus pada berat badan anak, bisa memicu diet tidak sehat

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas Minnesota, saat orang tua meminta anak remaja untuk menurunkan berat badan, remaja ini akan berpikir tentang cara-cara cepat untuk menurunkan berat badan, dan cara yang mereka pilih justru cenderung tidak sehat. Penelitian tersebut mengambil data dari dua kelompok yang telah disurvei, yaitu remaja dan orang tua. Ada 2.348 remaja dengan rata-rata umur 14 tahun dan ada 3.528 orang tua yang terlibat dalam survei tersebut.

Ditemukan bahwa di antara para remaja yang ibunya melakukan perbincangan tentang pola makan yang sehat, hanya sedikit di antaranya yang menjalani diet tidak sehat untuk mengontrol berat badan. Diet dan kebiasaan mengontrol berat badan yang tidak sehat lebih sering dialami remaja yang kelebihan berat badan, atau bahkan dengan berat badan normal, yang ibunya lebih fokus pada berat badan si anak dibanding kesehatannya.

Misalnya, dari penelitian tersebut, ada 64% remaja yang kelebihan berat badan, yang ibunya memperbincangkan tentang berat badan dan cara menurunkan berat badan, dan akhirnya akan cenderung melakukan kebiasaan berbahaya untuk menurunkan berat badannya. Namun, hanya ada 41% remaja yang menggunakan cara tidak sehat saat perbincangan di keluarga hanya tentang makan sehat.

Ada juga 53% remaja yang melakukan diet tidak sehat meski orang tuanya tidak pernah menyinggung-nyinggung tentang berat badan maupun makanan sama sekali. Yang mengejutkan, ada 39% remaja yang sebenarnya memiliki berat badan normal, namun tetap menjalani diet tidak sehat, akibat ibunya sering membicarakan tentang penurunan berat badan.

Cara memastikan kesehatan anak remaja

Para ahli menyarankan agar Anda menciptakan lingkungan yang sehat, memberi contoh untuk melakukan kebiasaan yang sehat, dan memberi dukungan pada anak atau remaja untuk tetap menjaga kesehatannya.

Menerapkan pola hidup sehat kepada anak bukanlah hal yang mudah. Ada saja faktor internal maupun eksternal yang kerap menghambat, seperti kehadiran jajanan di pinggir jalan dan polusi udara dari kendaraan bermotor.

Belum lagi perilaku anak-anak yang cenderung bebas dan kurang disiplin. Orangtua perlu perhatian ekstra untuk mengawasi mereka. Ada tidak boleh membiarkan hal ini. Bila kebablasan, dampaknya buruk terhadap kesehatan anak.

Daya tahan tubuh mereka bisa menurun sehingga menjadi rentan terkena penyakit. Menerapkan pola hidup sehat kepada anak bisa dimulai dengan cara-cara sederhana seperti berikut ini.

1. Menjaga asupan makanan

Menjaga asupan makanan bisa menjadi awal pengenalan gaya hidup sehat kepada anak. Orang tua perlu memastikan anak makan secara teratur sesuai dengan jam makan. Berikan makanan bergizi yang mencakup menu empat sehat lima sempurna. Agar anak tidak bosan, orang tua perlu menghadirkan menu yang bervariasi.

2. Olahraga teratur

Olahraga tidak selalu identik dengan sesuatu yang berat. Orang tua bisa mengajak anak mencoba olahraga yang menyenangkan, seperti jogging, berenang, atau bersepeda. Jika sudah terbiasa berolahraga sejak kecil, mereka tidak akan merasa kesulitan meneruskan pola hidup sehat ini hingga dewasa. Anak pun tidak lagi rentan terhadap penyakit.

3. Istirahat cukup

Cara ketiga adalah hal yang menantang bagi orangtua. Pastikan anak dan remaja tidur cukup selama delapan jam dalam sehari. Jangan lupa mereka untuk tidur siang setiap hari. Untuk membuat langkah ini lebih mudah, orangtua perlu membatasi penggunaan gadget seperti ponsel atau tablet yang kerap membuat pikiran mereka teralihkan.

4. Lingkungan sehat

Pola hidup sehat pada anak dimulai dari lingkungan sekitar misalnya dari rumah tempat ia biasa bermain dan belajar. Usahakan agar kondisi rumah selalu bersih. Cobalah untuk menanam pepohonan kecil sehingga udara di sekitar rumah terasa segar.

5. Minum suplemen multivitamin bila perlu

Suplemen multivitamin bisa digunakan untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak dan remaja. Anda bisa mulai memberikan anak suplemen yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Cara ini bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan anak.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca