Tanda dan Gejala Rabdomiosarkoma, Kanker Otot yang Sering Menyerang Anak-anak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Penyakit kanker tidak hanya menyerang orang dewasa saja, tetapi juga dapat menyerang anak-anak. Salah satu jenis kanker yang paling sering menyerang anak balita adalah kanker otot alias rabdomiosarkoma.

Tidak mudah untuk mendeteksi kanker pada anak karena kebanyakan gejalanya samar. Maka, Anda perlu lebih waspada terhadap hal ini. Nah, seperti apa kanker otot itu? Apa saja penyebabnya dan pengobatannya? Semua jawabannya dapat Anda temukan pada ulasan berikut.

Apa itu rabdomiosarkoma?

Rabdomiosarkoma adalah pertumbuhan sel tumor ganas (kanker) di jaringan jaringan lunak tubuh, seperti otot dan jaringan ikat (tendon atau urat). Pada rabdiosarkoma, sel kankernya terlihat mirip dengan sel otot yang belum matang. Kanker otot ini termasuk jenis kanker yang langka.

Dalam kandungan, sel otot yang disebut rabdiomioblas mulai berkembang membentuk rangka otot pada minggu ketujuh usia kehamilan. Ketika sel otot ini tumbuh sangat cepat secara tidak normal dan mengganas, sel tersebut berubah menjadi sel kanker rabdomiosarkoma.

Karena perkembangan sel otot rabdiomioblas terjadi pada masa embrio, maka kanker otot lebih umum terjadi pada anak-anak. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga bisa mengalaminya. Sayangnya, penyakit ini cenderung lebih sulit diobati pada orang dewasa.

Rabdomiosarkoma paling sering terbentuk pada otot-otot di bagian tubuh berikut:

  • Kepala dan leher (contohnya di dekat mata, di dalam sinus hidung atau tenggorokan, atau di dekat tulang belakang bagian leher)
  • Organ kemih dan reproduksi (kandung kemih, kelenjar prostat, atau organ kewanitaan)
  • Tangan dan kaki
  • Dada dan perut

Jenis-jenis kanker otot yang perlu diwaspadai

Kanker otot terdiri dari dua jenis utama yang paling umum, di antaranya:

  • Rabdomiosarkoma embrional. Rabdomiosarkoma embrional biasanya menyerang anak-anak di bawah lima tahun. Kondisi ini cenderung terjadi di daerah kepala dan leher, kandung kemih, vagina, atau di sekitar prostat dan testis.
  • Rabdomiosarkoma alveolar. Kebalikan dari rabdomiosarkoma embional, jenis kanker otot ini  lebih cenderung terjadi pada anak-anak dan remaja yang berusia lebih tua. Rabdomiosarkoma aveolar paling sering menyerang otot besar dari dada, perut, lengan, dan leher. Jenis kanker otot ini cenderung tumbuh lebih cepat daripada rabdomiosarkoma embrional sehingga memerlukan perawatan yang lebih intensif.
  • Rabdomiosarkoma anaplastik, jenis yang sangat langka dan rentan menyerang orang dewasa.

Tanda dan gejala kanker otot

Kanker otot mungkin menyebabkan rasa sakit, tapi mungkin juga tidak. Gejalanya juga bervariasi tergantung pada lokasi pertumbuhan sel kankernya.

  • Tumor rabdomiosarkoma di hidung atau tenggorokan dapat menyebabkan mimisan, perdarahan, sulit menelan, atau masalah sistem saraf jika terjadi hingga ke otak
  • Tumor di sekitar mata menyebabkan mata menonjol, masalah penglihatan, bengkak di sekitar mata, atau nyeri pada mata
  • Tumor di telinga menyebabkan rasa sakit, pembengkakan, hingga kehilangan pendengaran
  • Tumor kandung kemih dan vagina menyebabkan masalah buang air kecil atau buang air besar dan masalah pengendalian urin (inkontinensia urin).

Penyebab dan faktor risiko kanker otot

Sama seperti jenis kanker lainnya, penyebab pasti dari kanker otot belum jelas diketahui. Namun, rabdiosarkoma lebih umum terjadi pada anak-anak. Dari kelompok usia ini, kemudian dapat diketahui apa-apa saja faktor risiko yang dapat membuat seorang anak rentan mengalami kanker otot. Yaitu:

  • Anak-anak berusia di bawah 10 tahun, namun dapat juga terjadi pada remaja dan dewasa.
  • Lebih sering terjadi pada laki-laki daripada perempuan.
  • Anak dengan cacat lahir.
  • Mutasi genetik turunan keluarga.
  • Sindrom Li-Fraumeni, kelainan genetik langka yang membuat seseorang cenderung terkena kanker dalam hidupnya.
  • Neurofibromatosis, suatu kondisi yang menyebabkan tumor tumbuh pada jaringan saraf.
  • Sindrom Beckwith-Wiedemann, kelainan kongenital yang menyebabkan terlalu banyak pertumbuhan sel dalam tubuh.
  • Sindrom Costello dan sindrom Noonan, kondisi yang menyebabkan kelainan bentuk, keterlambatan perkembangan, dan masalah lainnya.

Pengobatan kanker otot

Pengobatan kanker otot dilakukan berdasarkan lokasi dan jenis rabdomiosarkoma itu sendiri. Pilihan pengobatan untuk kanker otot meliputi kemoterapi, operasi, dan terapi radiasi. Secara umum, operasi dan terapi radiasi digunakan untuk menangani tumor yang berada di lokasi utamanya. Sedangkan kemoterapi digunakan untuk mengobati kanker yang sudah tersebar di seluruh bagian tubuh. Oleh karena itu, konsultasikan pada dokter untuk penanganan yang tepat sesuai dengan jenis kanker otot yang dialami.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

3 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Jika Suka Minum Teh Saat Hamil

Selama kehamilan, Anda harus menjaga asupan makanan dan minuman, termasuk minum teh. Simak panduan aman minum teh saat hamil berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Anda mungkin waspada ketika berjalan sendirian, takut dihipnotis oleh orang tak dikenal. Tahukah Anda tidak semua orang mudah dihipnotis?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Penyakit Saraf Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Angiosarkoma, Kanker yang Sering Menyerang Kulit Kepala dan Leher

Anda mungkin sudah sering mendengar tentang kanker payudara, kanker serviks, dan jenis kanker lainnya. Bagaimana dengan angiosarkoma?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Penyakit Kanker Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Kandungan mangga yang manis dan asam menyegarkan menjadikan buah musiman ini bintangnya rujak. Apa saja manfaat mangga untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berhenti minum pil kb

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
ciri tipes yang parah

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
mencium bau

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
gaya pengasuhan

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit