Awas, Anak-anak Juga Bisa Alami Penyakit Tremor. Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Apakah anak Anda pernah mengeluhkan tangannya tiba-tiba gemetaran? Hati-hati, sebab bisa jadi, itu penyakit tremor. Meskipun memang sebagian besar menyerang orang tua yang sudah memasuki usia 40 tahunan. Namun ternyata, anak-anak dan remaja dapat mengalami penyakit ini. Lalu seberapa sering anak-anak mengalami penyakit ini? Apa yang menyebabkan penyakit tremor pada anak-anak? Bagaimana menanganinya?

Penyakit tremor juga bisa terjadi pada anak dan remaja

Penyakit tremor memang lebih banyak ditemukan pada orang yang telah memasuki usia 40 tahunan. Amun bukan berarti anak-anak dan remaja tak bisa mengalaminya. Bahkan sebuah studi menyatakan bahwa penyakit ini dapat diidap oleh anak yang baru saja lahir.

Tremor yang identik dengan tangan yang gemetaran ini, pada dasarnya tak hanya membuat tangan gemetar saja. Bagian tubuh lain juga dapat gemetaran, seperti lengan, kaki, wajah, kepala, pita suara, dan area tubuh lainnya.

Penyakit tremor yang dialami oleh anak-anak, dapat memengaruhi kemampua motoriknya, seperti kemampuan menulis dan mencengkram suatu benda. Bahkan, bila anak sedang kelelahan atau stres, gerakan gemetar yang terjadi akan semakin buruk.

Apa yang menyebabkan anak mengalami penyakit tremor?

Gerakan gemetar pada anak dapat disebabkan oleh gangguan fungsi otak yang mengatur pergerakan suatu otot tubuh. gangguan ini bisa diakibatkan oleh berbagai hal seperti cedera kepala, penyakit saraf, genetik, dan beberapa obat-obatan yang mungkin memengaruhi kerja otak.

Jenis penyakit tremor apa saja yang dapat dialami anak?

Penyakit ini memiliki beberapa jenis, hal ini didasarkan dengan penyebab dan bagian tubuh mana yang bergetar. Berikut adalah tipe tremor berdasarkan dengan bagian tubuh yang gemetar dan kapan terjadinya:

  • Resting tremor, yaitu kondisi tubuh gemetar yang terjadi ketika istirahat
  • Postural tremor, yaitu terjadi ketika seseorang sedang melakukan gerakan tubuh tertentu.
  • Intention tremor, adalah tremor yang semakin memburuk ketika tubuh bergerak aktif.

Sementara, berikut adalah tremor pada anak berdasarkan penyebabnya:

  • Tremor esensial, adalah tremor yang paling sering terjadi. kondisi ini biasanya dirasakan pada bagian tangan, namun bisa juga terjadi pada bagian kepala, lidah, dan kaki.
  • Tremor fisiologis, adalah tremor yang dapat terjadi pada anak yang sehat sekali pun. Tremor jenis ini dapat memengaruhi bagian tubuh manapun dan akan bertambah buruk jika anak mengalami kelelahan serta kadar gula darah rendah. Kondisi ini tak disebabkan oleh gangguan otak.
  • Tremor distonik, merupakan tremor yang sering terjadi pada anak yang mengalami distonia, yaitu gangguan kontraksi otot.
  • Tremor serebelar, ditandai dengan gerakan gemetar perlahan, yang biasanya disebabkan oleh gangguan fungsi otak akibat multiple sklerosis, tumor otak, atau cedera pada otak.
  • Tremor Parkinson, adalah tremor yang sangat jarang terjadi pada anak-anak – namun kemungkinan untuk terjadi masih ada.

Apakah penyakit tremor pada anak dapat disembuhkan?

Pada dasarnya, tremor tidak dapat sepenuhnya disembuhkan. Pengobatan yang dilakukan hanya dapat meringankan gejala yang dialami oleh anak. Namun jangan khawatir, Anda juga bisa mengurangi intensitas tremor yang dialami anak dengan menghindari pemicu dari kondisi ini seperti kelelahan atau stres pada anak. Anda juga dapat mendiskusikan pilihan pengobatan dengan dokter anak Anda agar anak mendapatkan penanganan yang terbaik.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hati-hati! Ini 6 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

Tikus terkenal sebagai hewan yang jorok karena bisa menyebabkan penyakit. Berikut adalah beberapa penyakit yang disebabkan oleh tikus yang perlu diwaspadai.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Pernahkah Anda tiba-tiba mengeluarkan air mani meski tak menerima rangsangan apapun? Berikut ini penjelasannya secara medis.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

Beberapa orang memilih bleaching untuk memutihkan gigi. Namun adakah efek bleaching gigi yang perlu diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

Keduanya sama-sama karbohidrat, tapi apakah benar nasi lebih baik dari mie? Cari tahu lebih lanjut sebelum menentukan pilihan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Fakta Gizi, Nutrisi 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tidak tumbuh jenggot dan kumis

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
obat sariawan

Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
tips pendinginan setelah lari

6 Jenis Pendinginan yang Wajib Dilakukan Setelah Lari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
sakit kepala setelah cabut gigi

Kenapa Bisa Sakit Kepala Setelah Cabut Gigi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit