Awas, Anak-anak Juga Bisa Alami Penyakit Tremor. Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Apakah anak Anda pernah mengeluhkan tangannya tiba-tiba gemetaran? Hati-hati, sebab bisa jadi, itu penyakit tremor. Meskipun memang sebagian besar menyerang orang tua yang sudah memasuki usia 40 tahunan. Namun ternyata, anak-anak dan remaja dapat mengalami penyakit ini. Lalu seberapa sering anak-anak mengalami penyakit ini? Apa yang menyebabkan penyakit tremor pada anak-anak? Bagaimana menanganinya?

Penyakit tremor juga bisa terjadi pada anak dan remaja

Penyakit tremor memang lebih banyak ditemukan pada orang yang telah memasuki usia 40 tahunan. Amun bukan berarti anak-anak dan remaja tak bisa mengalaminya. Bahkan sebuah studi menyatakan bahwa penyakit ini dapat diidap oleh anak yang baru saja lahir.

Tremor yang identik dengan tangan yang gemetaran ini, pada dasarnya tak hanya membuat tangan gemetar saja. Bagian tubuh lain juga dapat gemetaran, seperti lengan, kaki, wajah, kepala, pita suara, dan area tubuh lainnya.

Penyakit tremor yang dialami oleh anak-anak, dapat memengaruhi kemampua motoriknya, seperti kemampuan menulis dan mencengkram suatu benda. Bahkan, bila anak sedang kelelahan atau stres, gerakan gemetar yang terjadi akan semakin buruk.

Apa yang menyebabkan anak mengalami penyakit tremor?

Gerakan gemetar pada anak dapat disebabkan oleh gangguan fungsi otak yang mengatur pergerakan suatu otot tubuh. gangguan ini bisa diakibatkan oleh berbagai hal seperti cedera kepala, penyakit saraf, genetik, dan beberapa obat-obatan yang mungkin memengaruhi kerja otak.

Jenis penyakit tremor apa saja yang dapat dialami anak?

Penyakit ini memiliki beberapa jenis, hal ini didasarkan dengan penyebab dan bagian tubuh mana yang bergetar. Berikut adalah tipe tremor berdasarkan dengan bagian tubuh yang gemetar dan kapan terjadinya:

  • Resting tremor, yaitu kondisi tubuh gemetar yang terjadi ketika istirahat
  • Postural tremor, yaitu terjadi ketika seseorang sedang melakukan gerakan tubuh tertentu.
  • Intention tremor, adalah tremor yang semakin memburuk ketika tubuh bergerak aktif.

Sementara, berikut adalah tremor pada anak berdasarkan penyebabnya:

  • Tremor esensial, adalah tremor yang paling sering terjadi. kondisi ini biasanya dirasakan pada bagian tangan, namun bisa juga terjadi pada bagian kepala, lidah, dan kaki.
  • Tremor fisiologis, adalah tremor yang dapat terjadi pada anak yang sehat sekali pun. Tremor jenis ini dapat memengaruhi bagian tubuh manapun dan akan bertambah buruk jika anak mengalami kelelahan serta kadar gula darah rendah. Kondisi ini tak disebabkan oleh gangguan otak.
  • Tremor distonik, merupakan tremor yang sering terjadi pada anak yang mengalami distonia, yaitu gangguan kontraksi otot.
  • Tremor serebelar, ditandai dengan gerakan gemetar perlahan, yang biasanya disebabkan oleh gangguan fungsi otak akibat multiple sklerosis, tumor otak, atau cedera pada otak.
  • Tremor Parkinson, adalah tremor yang sangat jarang terjadi pada anak-anak – namun kemungkinan untuk terjadi masih ada.

Apakah penyakit tremor pada anak dapat disembuhkan?

Pada dasarnya, tremor tidak dapat sepenuhnya disembuhkan. Pengobatan yang dilakukan hanya dapat meringankan gejala yang dialami oleh anak. Namun jangan khawatir, Anda juga bisa mengurangi intensitas tremor yang dialami anak dengan menghindari pemicu dari kondisi ini seperti kelelahan atau stres pada anak. Anda juga dapat mendiskusikan pilihan pengobatan dengan dokter anak Anda agar anak mendapatkan penanganan yang terbaik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pilihan Obat Sakit Gigi Antibiotik dan Apotek yang Ampuh untuk Anda

Obat apa yang Anda andalkan ketika sakit gigi menyerang? Berikut adalah obat sakit gigi paling ampuh yang bisa dijadikan pilihan!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit

Alergi Binatang Kucing dan Anjing: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Suka gatal dan bersin saat di dekat hewan berbulu? Bisa jadi itu pertanda Anda alergi binatang seperti kucing atau anjing. Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 15 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

7 Cara Ampuh Mengobati Dermatitis Stasis, Eksim yang Muncul di Kaki

Eksim di tangan dan kaki disebut dengan eksim dishidrosis. Cari tahu cara mengobati eksim di tangan dan kaki pada artikel ini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Penyakit Kulit, Dermatitis 14 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Telat haid memang bisa jadi ciri hamil, tapi bisa juga tidak. Jadi berapa lama sejak telat datang bulan bisa menjadi pertanda kehamilan. Cek di sini ya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bahaya makanan asin

Kenapa Kita Tak Boleh Terlalu Banyak Makan Makanan Asin?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
vaksin MMR

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit
efek samping imunisasi

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
tips menjaga kesehatan gigi dan mulut

11 Prinsip Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sehari-hari

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit