Memeluk Anak Ternyata Bermanfaat Bagi Kesehatannya, Loh!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/12/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sebagian besar orangtua pasti sudah mengungkapkan rasa sayang lewat menjemput atau mengajak anak bermain, membelikan mainan yang mahal, ataupun memberi makanan bergizi pada buah hati. Namun, tidak ada yang bisa mengalahkan pelukan sebagai cara mengungkapkan kasih sayang ampuh antara orangtua pada anak.

Ya, anak kecil dan bayi setidaknya membutuhkan 5 sampai 6 pelukan setiap harinya untuk bertahan hidup. Penelitian juga mengungkapkan, bahwa sering memeluk anak bisa membuat mereka hidup dan berkembang lebih baik. Kira-kira apa sih, manfaat memeluk anak yang bisa mereka dapatkan nanti?

4 manfaat memeluk anak yang penting untuk tumbuh kembangnya

1. Membuat anak tambah pintar

Manfaat memeluk anak bukan hanya sekadar menunjukkan kasih sayang, lho. Nyatanya dengan memeluk, hal tersebut bisa berdampak pada perkembangan otak mereka. Penelitian mengungkapkan, kalau orang tua yang menunjukkan rasa cintanya lewat pelukan dapat memberikan kesan lingkungan yang aman dan kasih sayang juga untuk anak.

Selain itu, otak mereka akan lebih berkembang jika dibandingkan dengan anak yang jarang dipeluk. Meskipun hal ini bukan berarti bisa meningkatkan IQ mereka, pelukan orang tua bisa memaksimalkan cara kerja dan perilaku mereka. Memeluk anak secara rutin, akan berdampak baik untuk masa depan, lingkungan dan perilaku mereka dewasa nanti.

2. Menghindari anak dari rasa stress dan cemas

Produksi hormon endorfin dalam tubuh, menjadi salah satu dari sekian manfaat memeluk anak. Mengapa hormon endorfin bagus untuk anak? Pada dasarnya, hormon ini berfungsi untuk mengurangi ketegangan saraf dan juga tekanan darah. Artinya, anak yang lebih banyak atau sering dipeluk oleh orang tuanya akan terhindar dari stress dan cemas.

Kebiasaan berpelukan antara orangtua dan anak ini, akan berdampak pada aktivitas yang anak Anda jalani sehari-hari. Maka dari itu, kontak fisik seperti memeluk, berguna melepaskan zat kimia tertentu di otak yang meningkatkan kebahagiaan dan menurunkan hormon stres buah hati Anda.

3. Mereka akan merasa nyaman dan menjadi penyayang

Pernahkah Anda mencoba memeluk seseorang yang tidak suka disentuh secara fisik? Pasti rasanya jadi canggung, bukan? Sentuhan fisik tidak harus isyarat menyatakan cinta atau semacamnya. Dengan dibiasakan memeluk atau dipeluk, anak akan menganggap hal ini sebagai rasa kasih sayang. Kemungkinan juga, ketika anak besar nanti mereka akan menjadi lebih empati dan penyayang, karena arti dan manfaat pelukan tersebut dapat mentransfer energi baik untuk anak.

4. Memperkuat sistem kekebalan tubuh anak

Seperti diketahui, kondisi stres dapat memicu produksi hormon kortisol pada tubuh. Dan sayangnya, sistem saraf otonom pada anak belum cukup berkembang untuk mengatur emosi-emosi pada skala besar. Kalau dibiarkan terlalu lama, hal tersebut akan membunuh sel-sel otak tertentu, yaitu area hippocampus.

Maka dari itu, berpelukan punya kegunaan sendiri untuk kesehatan anak, yang bermanfaat membawa sistem saraf mereka ke keadaan seimbang. Lalu dengan terjadinya pelukan, hormon oksitosin yang dilepaskan ke dalam aliran darah juga akan membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh buah hati tercinta.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Munculnya kista saat hamil adalah hal yang umum terjadi. Walau biasanya tidak berbahaya, ibu hamil perlu memahami apa saja pengaruhnya terhadap kandungan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran? Ini Hal yang Harus Diketahui!

Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bayi demam naik turun

Penyebab Demam Naik Turun Pada Bayi (dan Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 3 menit
mengatasi anak step kejang demam saat anak kejang

Yang Harus Anda Lakukan Saat Anak Anda Kejang

Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
penyebab stunting

Benarkah Cacingan Bisa Menyebabkan Stunting pada Anak?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 5 menit
pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit